Kanker Yang Menyerang Remaja

Kanker Yang Menyerang Remaja

Kanker Yang Menyerang Remaja

Selama ini kanker selalu dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang-orang yang sudah tua atau lanjut usia. Namun ternyata angka penderita kanker khususnya yang berusia 18-24 tahun semakin tinggi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya gaya hidup anak muda yang kurang sehat, khususnya dari segi makanan dan kebiasaan terpapar oleh antikoksidan tinggi seperti polusi yang bisa memicu munculnya kanker. Kanker ini muncul karena penyebab atau kondisi di mana sel tumbuh dan berkembang dengan cara yang tidak terkendali. Berikut ini beberapa jenis kanker yang menyerang remaja:

 

  1. Osteosarkoma

Ini merupakan salah satu jenis kanker yang menyerang remaja pada tulang yang biasanya mulai berkembang dengan seiringnya pertumbuhan tulang. Biasanya terjadi sejak masa remaja atau anak-anak, pada mereka yang memiliki tinggi di atas rata-rata orang sesusianya. Jenis kanker ini umumnya muncul pada tulang di sekitar lutut, bahkan pada beberapa kasus yang parah ada yang menyebar hingga ke paru-paru dan tulang lain.

Beberapa gelaja dari kanker ini adalah pembengkakan pada salah satu lengan yang biasanya disertai gumpalan pada beberapa orang biasanya gejalanya juga ditunjukan dengan munculnya rasa nyeri hebat saat melakukan aktivitas fisik yang berat atau berolahraga.

 

  1. Limfoma

Sesuai namanya, kanker ini berkembang pada sistem limfa/kelenjar getah bening, mulai dari kelenjar limfa, timus (kelenjar kecil yang berada dekat jantung), amandel hingga sumsum tulang. Limfoma ini terdiri dari dua jenis yaitu Hodgkin dan non-Hodgkin.

Limfoma Hodgkin ini merupakan jenis kanker yang menyerang remaja mulai di usia 15-40 tahun, khususnya di usia 20-an. Umumnya muncul di leher, ketiak, dada, atau bagian tubuh lainnya. Dapat dikatakan Hodgkin limfoma bila diketemukan sel Reed-Stenberg/beberapa sel-sel “raksasa” dalam sel kanker dan hanya bisa terdeteksi melalui mikroskop setelah dilakukan prosedur biopsy (prosedur pengambilan sebagian atau seluruh jaringan).

Sedangkan non-Hodgkin lebih jarang terjadi pada remaja atau anak muda, namun resikonya semakin tinggi seiring bertambahnya usia (memasuki usia lanjut). Pada non-Hodgkin limfoma saat dilakukan pemeriksaan mikroskop, tidak diketemukan sel Reed-Stenberg.

 

  1. Kanker Otak

Kanker yang menyerang remaja berikut ini adalah astrocitomas dan ependimomas. Astrisitoma adalah tumor otak yang berawal dari sel-sel otak bernama astrosit. Biasanya tumor ini tidak menyebar keluar otak sehingga tidak memengaruhi organ tubuh lain.

Sedangkan ependymoma adalah tumor yang berkembang dari jaringan yang melapisi ventrikel otak (rongga pada otak yang berisi cairan serebrospinal). Ada empat ventrikel pada otak kita yang berfungsi untuk menampung cairan serebrospinal yang melindungi otak dan sum-sum tulang belakang dari trauma.

Tidak ada penyebab pasti dari kanker otak. Namun umumnya kanker atau tumor otak ini diduga disebabkan oleh adanya masalah yang timbul pada sel-sel otak saat tahap pembentukan otak dan tulang selangka. Tumor otak biasanya ditandai dengan gelaja sakit kepala hebat yang terus-menerus semakin parah, mual, muntah, penglihatan kabur atau ganda, pusing, kejang, kesulitan berjalan atau penanganan benda, dan gejala lainnya.

 

  1. Leukemia

Leukemia atau yang dikenal sebagai kanker sel darah putih umumnya sudah banyak menyerang sejak usia anak-anak, namun kanker yang menyerang remaja ini sering terjadi kasusnya. Leukemia yang menyerang anak muda umumnya bersifat akut atau ganas. Jadi cepat berkembang dan menyebar, yang biasanya disebut Leukemia Limfositik Akut (LLA) dan Leukemia Mieloblastik Akut (LMA), untuk membedakan kedua leukemia ini, haruslah dilakukan pemeriksaan darah dengan mikroskop. Leukemia dapat menyebabkan kelelahan, tubuh lemah, kulit pucat, mudah terluka dan memar, demam, turun berat badan dengan drastis, nyeri otot dan tulang, dan gejala lainnya.

 

  1. Kanker Tiroid

Risiko kanker tiroid cenderung meningkat menjelang usia tua, tapi kanker yang menyerang remaja ini sering ditemukan daripada orang tua dan lebih banyak menyerang perempuan daripada laki-laki. Gejala yang paling umum dari kanker tiroid adalah munculnya benjolan di leher. Kebanyakan benjolan tiroid bukan kanker, tetapi penting untuk diperiksakan ke dokter agar pasti. Gejala lain dari kanker tiroid adalah rasa sakit dan bengkak di leher, kesulitan bernapas atau menelan, dan perubahan suara.

 

  1. Melanoma

Melanoma atau kanker kulit termasuk kanker yang menyerang remaja yang berusia di bawah 30 tahun, khususnya bila ada keturunan secara genetik. Tanda paling penting dari kanker ini adalah munculnya noda cokelat tua atau hitam dan kadang memerah yang terus berubah bentuk dan ukurannya.

 

Jika menemukan tanda seperti ini, sebaiknya segera periksakan pada dokter karena melanoma masih bisa diatasi dengan baik jika segera dirawat. Namun jika didiamkan, melanoma akan sangat mudah dan cepat menyebar sehingga sulit untuk disembuhkan.

 

 

 

Kanker Yang Menyerang Remaja

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*