Kanker Otak Praya SMS / WA 0812 9127 3879

https://www.youtube.com/watch?v=o3mIO7jfj0A

 

Kanker otak merupakan tumor otak ganas yang dapat menular dengan singkat kebagian lain dari otak & tulang belakang. Perlu diketahui, tidak semua tumor otak bersifat ganas & dapat dikategorikan sebagai kanker. Ada juga tumor otak yang bersifat jinak. Tumor otak jinak adalah sekumpulan jaringan-jaringan otak yang tumbuh perlahan & tidak menyebar ke bagian lain.

Tumor otak sendiri merupakan pertumbuhan jaringan-jaringan otak yang tidak wajar & tidak terkendali. Pada otak, tumor dapat berkembang dari sel yang menyusun sel otak, dari saraf yang keluar-masuk ke otak, dan dari selaput pelindung otak & saraf tulang belakang (meninges).

Menurut asalnya, tumor otak terbagi menjadi 2 yaitu primer & sekunder. Tumor otak primer ialah tumor yang nampak pada otak, sedangkan tumor otak sekunder adalah tumor yang berasal dari bagian tubuh lain tetapi menular ke otak.

Keseringan kasus kanker otak adalah tipe kanker otak sekunder, dimana kanker berasal dari organ tubuh lain lalu menular ke otak. Bila dilihat dari tingkat perkembangannya serta kecepatan pertumbuhan dan penularannya, keganasan tumor otak dibagi menjadi empat level yaitu:

  • Tingkat 1 dan 2: umumnya bersifat jinak.
  • Tahap 3 dan 4: normalnya bersifat ganas, & dapat disebut sebagai ‘kanker’.

 

Efek Kanker Otak

Pengidap Kanker Otak di Indonesia

Tumor otak tidak mengenal usia & dapat menjangkiti siapa saja, termasuk anak-anak. Menurut data WHO, pada tahun 2012 terdapat sekitar 4900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia. Bila dilihat dari jenis kelaminnya, jadi penderita kanker otak berjenis kelamin laki-laki sedikit lebih banyak dibanding perempuan.

Penyakit genetik seperti neurofibromatosis (penyakit genetik yang menyebabkan tumor tumbuh di saraf) dapat menaikkan risiko timbulnya tumor otak. Akan tetapi, pemicu utama dari kebanyakan tumor otak belum diketahui.

 

Indikasi Kanker Otak

Indikasi tumor otak beragam dari satu penderita ke pengidap lain tergantung pada ukuran dan bagian otak yang terjangkit. Tumor bisa membuat area otak yang terserang tidak berfungsi dengan baik & menekan sel otak sehingga mengakibatkan sakit kepala serta kejang-kejang.

Berikut ini beberapa indikasi normal tumor otak yang lain:

  • Kecapekan berlebihan & mudah mengantuk
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan berjalan & berbicara
  • Muntah-muntah

 

Penyembuhan Kanker Otak

Kanker otak primer mempunyai 3 faktor yang bisa memengaruhi hasil penyembuhan:

  • Jenis sel otak yang menjadi tumor
  • Letak tumor di dalam otak
  • Keadaan kesehatan dan umur penderita saat di diagnosis dengan tumor

 

Penyakit ini wajib diatasi secepat mungkin, seringnya dengan tindakan pembedahan untuk mengangkat sel-sel kanker sebanyak mungkin. Proses penyembuhan bisa dilanjutkan dengan radioterapi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya. Jika tidak cepat dilakukan pembedahan, kanker bisa berpeluang menjalar dan merusak bagian dari otak & saraf tulang belakang, bahkan sampai ke organ lainnya.

Sedangkan pada kanker otak sekunder, manfaat perawatan cuma untuk menurunkan gejala dan memperpanjang usia saja. Karena kecilnya kemungkinan bagi pengidap untuk sembuh tuntas, terutama tumor maupun kanker yang ada sudah menular ke bagian tubuh lainnya.

 

Bagi Pengidap Kanker Otak

Merasa takut adalah hal yang wajar bagi pengidap kanker otak. Seluruh keluarga pengidap wajib dikaitkan dalam segala penentuan keputusan dan metode menjalani kehidupan sehari-hari. Keluarga juga harus memahami & mengerti tentang apa yang sedang & mungkin akan terjadi.

Berikut ini beberapa hal yang mungkin membantu Anda, keluarga, dan teman dekat buat menangani perubahan di dalam hidup :

  • Mencari informasi medis yang akurat mengenai penyakit & pilihan proses penyembuhan kanker otak
  • Bila Anda merasa kesulitan mengingat pertanyaan & jawaban, tulis semuanya sebagai pengingat. Siapkan sesuatu buat mencatat.
  • Sangat baik untuk Anda mengambil keputusan secara aktif dalam pilihan langkah penanganan dan perawatan Anda. Ini dapat menolong menghilangkan rasa takut akibat ketidak pahaman dan Anda pun bisa merasa punya kendali atas apa yang terjadi.
  • Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas seperti sebelum di diagnosis. Tentukan batas untuk diri sendiri.

Kanker otak bisa berakibat pada kemampuan motorik, bicara, visual, serta pola pikiran pada saat dan setelah pengobatan. Ada berbagai tipe terapi bisa dilakukan untuk membantu proses pemulihan. Anda dapat menjalani konseling jika ingin membahas seputar aspek emosional dari diagnosis dan perawatan Anda.

 

Kanker Otak

This entry was posted in Kanker Otak and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*