Pengobatan Kanker Tulang

Pengobatan Kanker Tulang

Pengobatan Kanker Tulang

Pengobatan Kanker Tulang – Kanker tulang merupakan penyakit yang relatif langka, dimana sel-sel kanker tumbuh pada jaringan tulang. Kanker tulang terjadi ketika sel-sel di dalam tulang membelah atau berkembang dengan tidak teratur. Biasanya sel-sel akan membelah dan berkembang dengan teratur. Jika sel-sel tulang terus membelah tak teratur sementara sel-sel baru yang tumbuh itu tidak dibutuhkan tubuh, maka akan membentuk massa atau jaringan, yang disebut sebagai tumor. Berbeda dengan tumor jinak yang tidak menyebar, kanker adalah tumor yang ganas dan cepat penyebarannya.

 

Jenis Kanker Tulang

Kanker tulang terjadi pada tulang atau menyebar ke tulang di bagian tubuh lain. Ketika kanker tulang terjadi hanya di salah satu jaringan tulang, maka disebut kanker tulang primer. Sedangkan ketika sel-sel kanker tersebut sudah menyebar ke tulang lain, maka disebut kanker tulang sekunder.

Terdapat beberapa jenis kanker tulang, antara lain:

  • Osteosarcoma. Biasanya terjadi di lengan, kaki atau panggul. Osteosarcoma merupakan kanker tulang yang paling umum terjadi.
  • Chondrosarcoma. Jenis kanker kedua dari kanker tulang yang paling umum terjadi.
  • Ewing Sarcoma. Tumor yang biasanya berkembang di rongga kaki dan tulang lengan.
  • Fibrosarcoma dan Malignant Fibrous Histiocytoma. Kanker pada jaringan lunak (misalnya tendon, ligamen, lemak dan otot) dan berpindah ke tulang-tulang kaki, lengan, hingga tulang rahang.
  • Giant cell tumor. Kanker tulang ganas yang paling sering mengenai tulang lengan atau kaki. Persentasenya mencapai 10% dari kasus kanker tulang.
  • Chordoma. Kanker tulang yang biasanya terjadi pada tulang tengkorak atau tulang belakang.

 

Pengobatan Kanker Tulang

Setelah kanker ditemukan staging test dilakukan untuk mengetahui apakah kanker telah menyebar dan jika benar,sudah sejauh mana Pengobatan Kanker Tulang akan tergantung pada jenis, stadium dan lokasi kanker, serta kondisi kesehatan umum Anda.

Jenis-jenis Pengobatan Kanker Tulang antara lain:

  1. Terapi radiasi

Pengobatan Kanker Tulang yang menggunakan radiasi untuk membunuh sel-sel kanker dan menyusutkan tumor.Pengobatan Kanker Tulang dengan terapi radiasi terdiri dari 2 teknik, yaitu:

  • Terapi radiasi eksternal. Diarahkan pada tumor dengan sumber radiasi dari luar tubuh.
  • Terapi radiasi internal. Radiasi ditempatkan ke dalam tubuh di dekat sel-sel kanker.

 

  1. Kemoterapi

Kemoterapi adalah Pengobatan Kanker Tulang dengan menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi sendiri dapat diberikan dalam berbagai bentuk, antara lain pil, suntik dan melalui kateter. Obat-obat kemoterapi akan memasuki aliran darah dan beredar ke seluruh tubuh, membunuh sebagian besar sel-sel kanker, tetapi juga membunuh sebagian sel-sel normal. Obat kemoterapi yang paling umum digunakan untuk mengobati kanker tulang adalah:

  • Methotrexate dengan kalsium
  • Leucovorin
  • Doxorubicin
  • Cisplatin
  • Ifosfamide
  • Etoposide

 

  1. Pembedahan

Pengobatan Kanker Tulang dengan metode pembedahan adalah cara pengangkatan tumor kanker dan jaringan sekitarnya, dan mungkin kelenjar getah bening di dekatnya. Mungkin dalam pembedahan diperlukan amputasi pada ekstremitas yang terkena kanker. Bila mungkin, dokter akan berusaha mengangkat bagian dari kanker tulang tanpa harus mengamputasi. Dalam hal ini, pelat logam atau cangkok tulang akan menggantikan jaringan kanker yang telah dibuang.

Terkadang, dengan menambahkan Pengobatan Kanker Tulang dengan terapi radiasi atau kemoterapi dapat menghindari kemungkinan amputasi. Jika tumornya besar dan agresif, atau risiko menyebarnya tinggi, kemoterapi dan terapi radiasi dapat dikombinasikan untuk membantu mencegah kekambuhan di lokasi operasi. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah penyebarannya ke organ yang lebih jauh.

 

  1. Terapi myeloablative dengan stem cell support

Untuk kanker yang telah menyebar, terapi kemoterapi yang intens terkadang juga diberikan untuk membunuh sel kanker. Namun Pengobatan Kanker Tulang dengan menggunakan terapi ini juga akan merusak sumsum tulang. Sel induk, yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi sel tipe lain, kemudian diberikan untuk menggantikan sumsum tulang yang hilang.

 

 

Pengobatan Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Tulang Primer

Kanker Tulang Primer

Kanker Tulang Primer

Kanker Tulang Primer merupakan kanker yang berasal dari tulang. Yang termasuk ke dalam kanker tulang primer adalah Mieloma multipel; Osteosarcoma; Fibrosarcoma dan Histiositoma Fibrosa Maligna; Chondrosarcoma; Ewingsarcoma; Limfoma Tulang Maligna.

Kanker tulang sekunder merupakan kanker dari organ lain yang menyebar ke tulang, jadi kankernya bukan berasal dari tulang. Contohnya adalah kanker paru yang menyebar ke tulang, dimana sel-sel kankernya menyerupai sel paru dan bukan merupakan sel tulang.

 

  • Mieloma Multipel

Mieloma Multipel merupakan Kanker Tulang Primer yang paling sering ditemukan, yang berasal dari sel sumsum tulang yang menghasilkan sel darah. Umumnya terjadi pada orang dewasa. Tumor ini dapat mengenai satu atau lebih tulang sehingga nyeri dapat muncul pada satu tempat atau lebih. Pengobatannya rumit, yaitu meliputi kemoterapi, terapi penyinaran, dan pembedahan.

  • Osteosarcoma

Osteosarcoma (Sarkoma Osteogenik) adalah Kanker Tulang Primer yang termasuk kanker ganas, yang biasanya berhubungan dengan periode kecepatan pertumbuhan pada masa remaja. Osteosarcoma merupakan tumor ganas yang paling sering ditemukan pada anak-anak. Rata-rata penyakit ini terdiagnosis pada umur 15 tahun. Angka kejadian pada anak laki-laki dan anak perempuan adalah sama, tetapi pada akhir masa remaja penyakit ini lebih banyak ditemukan pada anak laki-laki.

Penyebab yang pasti tidak diketahui. Bukti-bukti mendukung bahwa osteosarcoma merupakan penyakit yang diturunkan. Osteosarcoma cenderung tumbuh di tulang paha (ujung bawah), tulang lengan atas (ujung atas), dan tulang kering (ujung atas). Ujung tulang-tulang tersebut merupakan daerah dimana terjadi perubahan dan kecepatan pertumbuhan yang terbesar. Meskipun demikian, osteosarcoma juga bisa tumbuh di tulang lainnya.

Gejala yang paling sering ditemukan adalah nyeri. Sejalan dengan pertumbuhan tumor, juga bisa terjadi pembengkakan dan pergerakan yang terbatas. Tumor di tungkai menyebabkan penderita berjalan timpang, sedangkan tumor di lengan menimbulkan nyeri ketika lengan dipakai untuk mengangkat suatu benda. Pembengkakan pada tumor mungkin teraba hangat dan agak memerah. Tanda awal dari penyakit ini bisa merupakan patah tulang karena tumor bisa menyebabkan tulang menjadi lemah. Patah tulang di tempat tumbuhnya tumor disebut fraktur patologis dan seringkali terjadi setelah suatu gerakan rutin.

  • Fibrosarcoma & Histiositoma Fibrosa Maligna

Kanker Tulang Primer ini biasanya berasal dari jaringan lunak (jaringan ikat selain tulang, yaitu ligamen, tendo, lemak dan otot) dan jarang berawal dari tulang. Kanker Tulang Primer ini biasanya ditemukan pada usia lanjut dan usia pertengahan. Tulang yang paling sering terkena adalah tulang pada tungkai, lengan, dan rahang. Fibrosarcoma dan Histiositoma Fibrosa Maligna mirip dengan osteosarcoma dalam bentuk, lokasi dan gejala-gejalanya. Pengobatannya juga sama.

  • Chondrosarcoma

Chondrosarcoma adalah Kanker Tulang Primer yang terdiri dari sel-sel kartilago (tulang rawan) yang ganas. Kebanyakan chondrosarcoma tumbuh lambat atau merupakan tumor derajat rendah, yang sering dapat disembuhkan dengan pembedahan. Tetapi, beberapa diantaranya adalah tumor derajat tinggi yang cenderung untuk menyebar. Untuk menegakkan diagnosis perlu dilakukan biopsi.

Chondrosarcoma harus diangkat seluruhnya melalui pembedahan karena tidak bereaksi terhadap kemoterapi maupun terapi penyinaran. Amputasi tungkai atau lengan jarang diperlukan. Jika tumor diangkat seluruhnya, lebih dari 75% penderita bertahan hidup.

  • Ewingsarcoma

Ewingsarcoma adalah Kanker Tulang Primer yang muncul pada masa pubertas, dimana tulang tumbuh sangat cepat. Jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 10 tahun dan hampir tidak pernah ditemukan pada anak-anak Afro-Amerika. Kanker Tulang Primer ini bisa tumbuh di bagian tubuh manapun, paling sering di tulang panjang anggota gerak, panggul, atau dada. Tumor juga bisa tumbuh di tulang tengkorak atau tulang pipih lainnya.

Gejala yang paling sering dikeluhkan adalah nyeri dan kadang pembengkakan di bagian tulang yang terkena. Penderita juga mungkin mengalami demam. Tumor mudah menyebar, seringkali menyebar ke paru-paru dan tulang lainnya. Pada saat terdiagnosis, penyebaran telah terjadi hampir pada 30% penderita.

  • Limfoma Tulang Maligna

Limfoma Tulang Maligna (Sarkoma Sel Retikulum) adalah Kanker Tulang Primer yang biasanya timbul pada usia 40-50 tahun. Bisa berasal dari tulang manapun atau berasal dari tempat lain di tubuh kemudian menyebar ke tulang. Biasanya Kanker Tulang Primer ini menimbulkan nyeri dan pembengkakan, dan tulang yang rusak lebih mudah patah. Pengobatan terdiri dari kombinasi kemoterapi dan terapi penyinaran, yang sama efektifnya dengan pengangkatan tumor. Amputasi jarang diperlukan.

 

 

Kanker Tulang Primer

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Kanker Tulang

Bahaya Kanker Tulang

Bahaya Kanker Tulang

Bahaya Kanker Tulang belakang merupakan salah satu sub bagian dari kanker tulang, dimana terdapat suatu sel kanker yang tumbuh dan juga berkembang dan menyerang bagian tulang belakang tubuh pasiennya. Kanker tulang merupakan salah satu jenis kanker yang cukup jarang terjadi pada manusia, apabila dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, seperti kanker payudara, kanker usus dan juga kanker hati. Meskipun demikian, kanker tulang belakang pun harus diperhatikan, karena dapat menyebabkan berbagai macam masalah bagi kesehatan tulang kita.

Penyebab kanker tulang sendiri masih sulit untuk di ketahui dan yang pasti gaya hidup yang tidak sehat menempati peringkat pertama yang dapat meningkatkan faktor resiko terserang kanker. Selain itu, konsumsi alkohol dan merokok yang berlebihan juga merupakan salah satu faktor lainnya yang dapat memunculkan kanker tulang belakang. Berbeda seperti jenis kanker lainnya, Bahaya Kanker Tulang belakang tidaklah disebabkan oleh penularan dari kanker, sehingga kanker tulang belakang ini merupakan kanker yang muncul dengan sendirinya. Di bawah ini ada beberapa Bahaya Kanker Tulang yang harus Anda ketahui, diantaranya :

 

  1. Dapat menyebabkan pengeroposan pada tulang belakang

Bahaya Kanker Tulang belakang adalah sudah pasti dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada tulang belakang. Hal ini akan menyebabkan bagian tulang belakang dapat mengalami pengeroposan, yang tentunya dapat menyebabkan struktur tulang belakang yang menjadi tidak normal.

  1. Posisi tubuh yang menjadi tidak normal

Bahaya Kanker Tulang ini merupakan lanjutan dan juga efek domino yang muncul karena terjadinya pengeroposan tulang. Pengeroposan tulang dapat menyebabkan posisi tubuh dari penderitanya menjadi tidak normal, seperti menjadi terlalu membungkuk, kondisi tulang punggung yang miring dan juga berbagai masalah lainnya.

  1. Rasa nyeri dan sakit yang luar biasa pada punggung

Munculnya sel kanker pada bagian tulang belakang juga akan menyebabkan munculnya rasa sakit dan juga nyeri yang luar biasa dan juga berlebihan pada bagian punggung. Bahaya Kanker Tulang ini akan terasa sangat menyiksa dan juga tidak tertahankan, seperti merasakan sakit punggung, namun terjadi secara terus menerus.

Rasa sakit luar biasa pada punggung juga menjadi tanda kanker lainnya seperti :

  • kanker hati
  • kanker ginjal
  1. Sulit untuk bergerak

Rasa sakit yang muncul pada bagian tulang belakang dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih sulit dalam bergerak, sehingga penderita kanker tulang belakang akan lebih banyak diam. Bahaya Kanker Tulang ini akan berefek pada kondisi tubuh yang tidak terlalu banyak bergerak, sehingga dapat berpengaruh pada penurunan metabolisme tubuh dan dapat menyebabkan tubuh mengalami berbagai macam gangguan kesehatan. Namun kesulitan bergerak in juga ditemui pada gejala kanker otak.

  1. Pembengkakan pada bagian tulang belakang

Bahaya Kanker Tulang belakang adalah munculnya pembengkakan pada bagian punggung dan juga tulang belakang, sama seperti ciri-ciri dari kanker lainnya. Dalam tahapan yang parah dan sudah mencapai stadium akhir, kanker tulang belakang dapat lebih berbahaya, karena dapat menyebabkan:

  • Kelelahan
  • Anemia
  • Menyebarnya sel kanker pada bagian tubuh lainnya
  • Berkurangnya imunnitas tubuh
  • Rasa nyeri pada bagian tubuh lain yang terinfeksi kanker
  • Mudah terinfeksi oleh penyakit
  • Rasa sakit kepala dan pusing yang berlebihan

 

Gejala kanker tulang belakang stadium lanjut ini akan sangat berbahaya, karena memiliki kemungkinan yang sangat besar untuk menginfeksi kelenjar getah bening. Apabila kelenjar getah bening sudah terinfeksi oleh kanker, maka kanker akan lebih mudah menyebar ke bagian tubuh lainnya, sehingga dapat menyebabkan terjadinya komplikasi penyakit.

Demikianlah artikel mengenai Bahaya Kanker Tulang belakang. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi anda semua dan juga dapat menambah wawasan anda semua.

 

 

Bahaya Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Tulang

Cara Mencegah Kanker Tulang

Cara Mencegah Kanker Tulang

Cara Mencegah Kanker Tulang – Tidak ada yang bisa membantah jika penyakit kanker merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh semua orang. Pasalnya, tentu saja rekam medis yang selama ini tersebar tentang betapa mematikannya penyakit kanker. Parahnya, menurut para pakar kesehatan yang juga ditunjang dengan hasil penelitian menyebut jika ternyata setiap bagian tubuh tidak hanya di bagian tapi juga di bagian dalam memiliki risiko terjangkit penyakit kanker. Mungkin hal tersebut sangat mengejutkan tapi selain hati, usus, paru-paru, kulit dan payudara tulang juga bisa menjadi tempat pertumbuhan sel-sel kanker.

Tulang juga bisa terjangkit penyakit berbahaya, tidak hanya masalah pengeroposan tulang tapi juga penyakit kanker. Kanker tulang mungkin belum terlalu populer tapi hasil penelitian menyebut setiap tahunnya angka penderita terus bertambah. Hal tersebut tentu membuat kita harus bertindak untuk mencegah kanker tulang, pasalnya penyakit mematikan ini tidak hanya bisa membuat tulang mengeropos tapi benar-benar menghancurkan tulang dari dalam, mengerikan bukan. Tapi tenang hasil studi dari sejumlah pakar kesehatan mengungkan beberapa Cara Mencegah Kanker Tulang yang mengerikan tersebut. Apa saja? Berikut ulasannya.

 

  1. Meningkatkan asupan vitamin D

Cara Mencegah Kanker Tulang yang pertama yaitu meningkatkan asupan vitamin D. Vitamin D merupakan asupan yang penting untuk menguatkan tulang. Nah, dengan memenuhi asupan vitamin D dan juga meningkatkan cadangan vitamin D secara alami sangat baik untuk mencegah penyakit kanker tulang. Sering terpapar sinar matahari merupakan Cara Mencegah Kanker Tulang yang alami karena sinar matahari sangat baik untuk meningkatkan cadangan vitamin D dari dalam tubuh. Sinar matahari yang baik yaitu sinar matahari pagi dari mulai pagi hari sampai pukul 10 pagi.

  1. Mengonsumsi lidah buaya

Lidah buaya mungkin selama ini dikenal sebagai bahan alami yang bermanfaat untuk rambut. Tapi ternyata lidah buaya juga bermanfaat Cara Mencegah Kanker Tulangsebagai Cara Mencegah Kanker Tulang yang sangat baik. Hasil penelitian menyebut, lidah buaya memiliki sifat aloeride yang merupakan senyawa alami bersifat anti-kanker. Maka dari itu mengonsumsi lidah buaya disebut sebagai bahan alami untuk Cara Mencegah Kanker Tulang.

  1. Memenuhi asupan vitamin A

Selain vitamin D yang sangat baik untuk tulang, vitamin A juga menjadi asupan penting sebagai Cara Mencegah Kanker Tulang yang sangat mengerikan ini. Vitamin A merupakan asupan tubuh yang sangat ampuh melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Untuk itu mulai sekarang perbanyaklah konsumsi sayuran dan buah seperti apel atau wortel.

  1. Mengonsumsi jahe atau kunyit

Jahe dan kunyit menurut pakar kesehatan juga menjadi bahan alami untuk mencegah penyakit kanker tulang. Hasil penelitian pun sudah membuktikan jika rutin mengkonsumsi jahe atau kunyit bisa digunakan sebagai Cara Mencegah Kanker Tulang juga bisa menyembuhkan kanker tulang secara bertahap.

  1. Mengonsumsi teh hijau

Teh hijau memang sudah terkenal sebagai bahan alternatif untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang datang di dalam tubuh. Namun, perlu diketahui juga ada beberapa kandungan yang dapat di manfaatkan didalam teh hijau untuk melawan serangan sel kanker terutamanya kanker tulang. Oleh karena itu Cara Mencegah Kanker Tulang yang disarankan banyak orang yaitu untuk mengkonsumsi teh hijau ini dengan maksimal. Dengan berbagai olahan berupa jus teh hijau dan membuat teh seperti biasanya.

 

Namun, perlu diketahui juga kanker tulang ini juga memiliki gejala dan tanda-tanda yang dapat diketahui dengan mudah. Tanda-tanda itu berupa menurunnya berat badan, demam tinggi mendadak, keringat dingin pada malam hari dan juga terdapat menjolan kecil yang ada dilutut kaki anda. Penyakit kanker tulang merupakan penyakit yang mengerikan dan umumnya sulit dideteksi. Memeriksakan kondisi kesehatan dan melakukan Cara Mencegah Kanker Tulang adalah cara yang terbaik.

 

 

Cara Mencegah Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang – Kanker tulang merupakan tumor ganas pada tulang yang dapat menghancurkan jaringan tulang yang normal. Perlu diketahui, tidak semua tumor tulang itu ganas. Bahkan, tumor tulang yang jinak lebih banyak daripada yang ganas (kanker). Bedanya, tumor jinak hanya tumbuh membesar dan menekan tulang yang sehat serta jaringan disekitarnya, sedangkan kanker tulang akan merusak struktur tulang, dapat menyebar, dan mengancam nyawa.

Atas dasar itulah mengetahui ciri-ciri atau gejala kanker tulang serta penyebab kanker tulang akan sangat diperlukan guna mendapatkan terapi secara dini serta mengupayakan langkah pencegahan. Karena semakin dini ditangani angka keberhasilan terapi akan lebih tinggi.

 

Gejala Kanker Tulang

Gejala kanker tulang meliputi:

  • Nyeri pada tulang
  • Pembengkakan dan nyeri di dekat daerah yang terkena
  • Patah tulang tak wajar (kesenggol sedikit atau kebentur sedikit, patah)
  • Lemah
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Rasa sakit atau nyeri pada tulang adalah gejala kanker tulang yang paling sering muncul, akan tetapi tidak semua kanker tulang menyebabkan nyeri. Rasa sakit yang persisten atau tidak biasa atau pembengkakan pada tulang atau daerah sekitarnya dapat disebabkan oleh kanker tulang atau kondisi medis lainnya.

 

Penyebab Kanker Tulang

Meskipun kanker tulang tidak memiliki Penyebab Kanker Tulang yang jelas, para peneliti telah mengidentifikasi beberapa faktor yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker tulang ini, diantaranya :

  1. Kelainan tulang

Penyebab Kanker Tulang dapat timbul karena terdapat kelainan pada tulang tersebut. Kelainan itu seperti penyakit paget bone. Penyakit Paget bone adalah kelainan formasi tulang. Sel tulang (osteoblast) biasanya membentuk tulang baru di permukaan yang lunak dan rata. Penyakit Paget tulang mengganggu proses daur ulang tulang yang normal di dalam tubuh. Sepanjang waktu, tulang yang terpengaruh mungkin menjadi rapuh dan cacat. Tulang apapun dapat terpengaruh, tapi yang paling umum adalah tengkorak, tulang punggung, kaki, pelvis, dan selangka.

  1. Radioterapi

Penyebab Kanker Tulang yang kedua adalah efek pengobatan radioterapi. DNA sel-sel tulang dapat rusak karena pengobatan radioterapi. Dan sel-sel yang rusak tersebut dapat menjadi kanker pada tulang.

  1. Genetik predisposisi

Penyebab Kanker Tulang berikutnya yaitu dapat di sebabkan oleh kelainan gen yang diturunkan oleh orang tua. Orang tua yang mempunyai riwayat pernah mengalami kanker tulang sebelumnya akan mewarisi genetiknya kepada sang anak. Maka dari itu para peneliti mengidentifikasi hal ini juga sebagai Penyebab Kanker Tulang.

  1. Jenis kelaminPenyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang selanjutnya yaitu jenis kelamin. Laki-laki lebih besar beresiko terkena kanker tulang daripada wanita, karena mayoritas laki-laki lebih tinggi daripada wanita.

  1. Tinggi badan

Penyebab Kanker Tulang sangat dipengaruhi oleh tinggi badan. Orang yang memiliki badan yang tinggi lebih beresiko karena perkembangan pada tulang lebih cepat dari orang yang memiliki tubuh kurang tinggi.

  1. Lingkungan

Lingkungan dapat menjadi Penyebab Kanker Tulang, ini dikarenakan udara lingkungan tercemar oleh berbagai virus dan bakteri. Paparan dari pestisida dan fluoride dan perawatan radioterapi dapat memicu tumbuhnya sel kanker pada tulang.

  1. Pembengkakan

Penyebab Kanker Tulang lainnya yaitu juga bisa disebabkan karena pembengkakan. Pembengkakan yang terjadi akibat patah tulang saat kecelakaan dapat memicu timbulnya sel kanker jika tidak segera melakukan pengobatan dengan operasi atau pengobatan lainnya. Karena pembengkakan yang terjadi sangat mudah memicu virus yang membawa sel kanker masuk ke dalamnya.

  1. Warna kulitPenyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang yang telah diidentifikasi berikutnya yaitu warna kulit. Anak yang memiliki kulit putih lebih beresiko terkena kanker tulang daripada anak berkulit gelap.

  1. DNA

Jumlah DNA yang berubah juga dapat memicu terdapatnya sel kanker pada tulang. DNA adalah seperti sebuah paket yang terdiri dari gen-gen dalam jumlah besar. Tiap gen membawa “instruksi” yang mengatur fungsi tiap sel di dalam tubuh. Kesalahan “instruksi” dapat menyebabkan sel tidak berfungsi secara normal sehingga menjadikannya bersifat kanker.

  1. Mutasi gen

Gen sering bermutasi pada saat proses pertumbuhan sel-sel tubuh terjadi. Normalnya, sel-sel memiliki mekanisme yang dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam DNA. Namun ada kalanya kesalahan ini terlewatkan dan akhirnya sel ini pun bersifat kanker.

 

Walaupun belum jelas apa Penyebab Kanker Tulang yang sebenarnya namun para peneliti sudah mengidentifikasi faktor yang menjadi Penyebab Kanker Tulang tersebut. Hati-hatilah karena kemungkinan tentang Penyebab Kanker Tulang di atas benar adanya. Tetaplah menjaga pola hidup sehat dengan konsumsi makanan yang sehat dan berolahraga teratur. Semoga bermanfaat…

 

Penyebab Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Tulang

Gejala Kanker Tulang

Gejala Kanker Tulang

Gejala Kanker Tulang awal lainnya berupa benjolan yang muncul pada permukaan tulang, terjadinya peradangan, rasa lelah yang berlebihan, turunnya berat badan, turunnya kemampuan beraktifitas, serta bengkak dan rasa sakit yang terus menerus pada bagian persendian tulang. Bermula dari Gejala Kanker Tulang awal itulah kanker tulang terus berkembang melalui beberapa fase atau tahapan dengan Gejala Kanker Tulang sebagai berikut:

 

  1. Rasa Sakit / Nyeri Berkepanjangan Pada Tulang

Gejala Kanker Tulang yang paling mudah dideteksi adalah rasa sakit yang berkepanjangan pada tulang belakang, utamanya bagian punggung dan leher disertai dengan Gejala Kanker Tulang lainnya seperti rasa nyeri dan ngilu. Rasa sakit tersebut tidak hanya berhenti pada bagian tulang belakang saja, tapi lambat laun menyebar ke bagian-bagian tubuh yang lain. Penyebaran tersebut dipengaruhi oleh tempat pertumbuhan abnormal. Jika sel-sel kanker hanya menyebabkan iritasi dan peradangan kecil, maka rasa sakit pada umumnya hanya muncul di bagian belakang tubuh. Namun jika syaraf ditekan oleh sel-sel kanker, maka rasa sakit akan menyebar ke bagian-bagian yang menjadi tempat penyebaran sel kanker tersebut.

 

  1. Turunnya Kemampuan Beraktifitas

Gejala Kanker Tulang yang selanjutnya adalah akan Gejala Kanker Tulangmempengaruhi aktifitas anda. Sel-sel kanker yang menekan syaraf dengan sangat kuat, dapat membuat kemampuan seseorang dalam beraktifitas menurun. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya gangguan terhadap tulang belakang terutama pada impuls-impulsnya. Karena saat kanker memicu terjadinya peradangan besar, kemampuan otak dalam berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain tidak lagi dapat berjalan dengan maksimal, sehingga kaki terasa sulit untuk dipakai berjalan, tangan terasa kaku untuk dipakai berpegangan atau meraih sesuatu, dan Gejala Kanker Tulang lainnya.

 

  1. Kepekaan Menurun

Gejala Kanker Tulang lainnya yaitu kepekaan menurun. Sensasi sentuhan juga semakin melemah disebabkan peradangan, tekanan dan pengaruh kanker tulang belakang, karena syaraf pusat berada pada bagian sumsung tulang belakang. Karena menurunnya kepekaan inilah maka penderita kanker tulang mulai sulit untuk dapat merasakan suhu yang panas atau dingin saat menyentuh sesuatu, sama halnya dengan menurunnya kemampuan otak saat berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain.

 

  1. Inkontinensia

Gejala Kanker Tulang inkontinensia hampir sama dengan menurunnya kemampuan beraktifitas, hanya saja Gejala Kanker Tulang ini berakibat pada hilangnya kemampuan seseorang dalam mengontrol kinreja dari usus serta kandung kemih disebabkan karena impuls impuls syaraf yang terganggu.

 

  1. Kelumpuhan

Pada stadium tertentu, seseorang yang terkena kanker tulang dapat mengalami kelumpuhan, baik pada salah satu, beberapa, atau bahkan pada keseluruhan anggota badan, tergantung dari lokasi dan ukuran pertumbuhan sel-sel kanker, karena syaraf yang terserang kanker seolah terputus dari rangkaian syaraf secara keseluruhan.

 

  1. Pembengkakan

Gejala Kanker Tulang yang bisa diketahui lainnya yaitu pembengkakan. Anda mungkin mengalami rasa sakit di sekitar terjadinya kanker, dan mungkin akan menunjukkan pembengkakan pada tulang, benjolan atau ada sesuatu yang ada di dalamnya.

 

  1. Fraktur

Sel kanker dapat melemahkan tulang, dan ini kadang-kadang menyebabkan patah tulang. Kerusakan tulang mungkin terjadi pada tulang yang sebelumnya terasa sakit.

 

  1. Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan kelelahan yang menyertai nyeri tulang mungkin merupakan tanda dari kanker tulang. Gejala Kanker Tulang lain, seperti kesulitan bernapas, mungkin berkembang jika kanker telah menyebar ke organ lain.

 

Metode Diagnosis Kanker Tulang

Untuk memastikan apakah Gejala Kanker Tulang sebagaimana tersebut di atas yang diderita oleh seseorang merupakan kanker tulang atau jenis penyakit lainnya, maka perlu dilakukan diagnosis dengan beberapa metode berikut ini:

  • Pencitraan. Yakni dengan menggunakan peralatan pemeriksaan seperti CT Scan, Sinar X, MRI serta peralatan lainnya yang dilakukan oleh dokter.
  • Scan Tulang. Yakni menyuntikkan bahan kontras serta memakai perangkat kamera khusus guna menampilkan struktur dan gambaran tulang.
  • Biopsi. Yakni pengambilan jaringan tumor untuk diperiksa. Biopsi sendiri terdiri atas dua macam, yakni biopsi dengan menggunakan aspirasi jarum atau memakai jarum untuk mengambil potongan kecil jaringan tumor, serta biopsi bedah, yakni memotong sebagian kecil kulit penderita untuk diangkat jaringan tumornya, baik secara keseluruhan maupun sebagian untuk dilakukan pemeriksaan.

 

Pengobatan Kanker Tulang

Jika seseorang memang dipastikan menderita kanker tulang, maka langkah-langkah pengobatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah:

 

  1. Pembedahan

Pembedahan dilakukan jika kanker masih belum terlalu menyebar. Upaya pembedahan sendiri terdiri atas 3 jenis, yakni:

  • Kuretase atau memotong bagian dinding tulang yang terserang kanker, serta menguret bersih seluruh jaringan tumor yang ada, reseksi
  • Reseksi, yakni mengangkat tumor yang keluar dari tulang dengan melakukan pembedahan dari dalam.
  • Amputasi, adalah memotong keseluruhan bagian daru tulang yang menjadi tempat pertumbuhan tumor.

 

  1. KemoterapiGejala Kanker Tulang

Kemoterapi dilakukan dengan cara memasukkan obat tertentu yang memiliki kemampuan dalam membunuh sel-sel kanker yang membelah diri dengan sangat cepat.

 

  1. Terapi Radiasi

Terapi radiasi dilakukan dengan cara menyinari atau memberikan energi tertentu guna mengurangi atau mengecilkan sel-sel kanker dengan cara merusal DNA dari sel tersebut sehingga tidak memiliki kemampuan lagi untuk berkembang.

 

Kanker tulang memang tergolong penyakit yang langka, namun mengingat besarnya risiko bagi para penderita, maka sebisa mungkin bagi siapa saja untuk senantiasa mencegah, mengetahui Gejala Kanker Tulang, serta melakukan pengobatan sedini mungkin sebelum penyakit kanker yang satu ini semakin berkembang dan berakibat fatal.

 

Gejala Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diagnosis Kanker Tulang

Diagnosis Kanker Tulang

Diagnosis Kanker TulangUntuk mengetahui apakah seorang pasien menderita kanker tulang, selain menanyakan tentang gejala-gejala yang dirasakan, dokter perlu melakukan beberapa Diagnosis Kanker Tulang. Jenis-jenis Diagnosis Kanker Tulang ini di antaranya adalah:

  • Tes darah

Diagnosis Kanker Tulang ini dapat mengetahui adanya kanker tulang melalui perubahan yang terjadi di dalam darah. Misalnya naiknya kadar enzim alkalin fosfatase akibat Osteosarkoma. Kegunaan lain dari tes darah adalah untuk memastikan bahwa pasien bukan menderita kondisi lain, misalnya artritis atau radang sendi yang juga dapat menyebabkan gejala nyeri seperti pada kanker tulang.

  • Biopsi

Selain dapat mendeteksi keberadaan kanker tulang, Diagnosis Kanker Tulang ini juga dapat menentukan tingkat keparahan penyakit tersebut bila ada. Biopsi dilakukan dengan cara mengambil sedikit sampel dari tulang untuk selanjutnya diteliti di laboratorium. Diagnosis Kanker Tulang ini dianggap sebagai cara paling akurat untuk mendiagnosis kanker tulang.

  • Sinar-X

Melalui Diagnosis Kanker Tulang ini dapat diketahui apakah kerusakan tulang yang dialami oleh pasien disebabkan oleh kanker atau kondisi lainnya. Selain kerusakan tulang, pertumbuhan tulang yang tidak wajar akibat kanker juga dapat terdeteksi melalui pemindaian X-ray.  – Diagnosis Kanker Tulang

  • Pemindaian Tulang

Diagnosis Kanker Tulang ini dilakukan dengan cara menyuntikkan sejumlah bahan radioaktif ke dalam pembuluh vena. Bahan tersebut nantinya akan diserap oleh tulang. Biasanya tulang yang bermasalah atau tidak normal akan lebih cepat melakukan penyerapan dibandingkan tulang yang normal. Informasi soal tulang yang didapat lewat Diagnosis Kanker Tulang dengan pemindaian tulang ini biasanya lebih rinci daripada yang didapat melalui pemeriksaan sinar-X.

  • MRI Scan

Melalui Diagnosis Kanker Tulang ini, tingkat Diagnosis Kanker Tulangkeparahan penyebaran kanker di dalam tulang dapat diketahui. Dengan dibantu gelombang radio dan medan magnetik, MRI scan dapat menghasilkan gambar tulang secara lebih rinci.

  • CT Scan

Diagnosis Kanker Tulang ini dilakukan untuk mencari tahu apakah kanker tulang telah menyebar, misalnya ke paru-paru. Diagnosis Kanker Tulang dengan pemindaian yang menggunakan rangkaian sinar-X dan bantuan komputer ini dapat menghasilkan gambar bagian tubuh secara rinci dalam bentuk 3 dimensi.

 

Pengobatan Kanker Tulang

Pengobatan kanker tulang sangat bergantung pada tingkat keparahan kanker, lokasi kanker, dan bahkan jenis kanker itu sendiri. Meski demikian, penanganan utama kanker tulang biasanya dilakukan melalui operasi yang dikombinasikan dengan pengobatan lainnya, seperti kemoterapi dan radioterapi.   – Diagnosis Kanker Tulang

 

Beberapa jenis operasi bisa dilakukan untuk mengatasi kanker tulang, di antaranya:

  • Operasi pengangkatan tulang

Prosedur ini biasanya dilakukan jika kanker belum menyebar keluar tulang. Bagian tulang atau sendi yang terinfeksi kanker akan diangkat untuk selanjutnya diganti dengan tulang atau sendi buatan. Operasi pengangkatan ini juga masih bisa diterapkan jika kanker hanya baru menyebar ke jaringan-jaringan di sekitar tulang.

  • Amputasi

Amputasi biasanya dilakukan jika kanker tidak berhasil ditangani dengan operasi pengangkatan tulang atau jika kanker tulang telah menyebar, misalnya menuju saraf, pembuluh darah, serta kulit.    – Diagnosis Kanker Tulang

  • Kemoterapi

Kemoterapi merupakan metode pengobatan kanker yang melibatkan pemberian sejumlah obat-obatan. Pada penyakit kanker tulang, obat-obatan tersebut diinfuskan ke dalam pembuluh darah.

Pada kasus kanker tulang, kemoterapi biasanya dilakukan sebelum operasi dengan tujuan untuk menyusutkan kanker agar tidak perlu dilakukan amputasi, serta dilakukan setelah operasi agar kanker tidak muncul kembali. Jika penderita kanker tulang sudah tidak bisa ditangani lagi dengan cara apa pun, kemoterapi biasanya diberikan dengan tujuan untuk memperlambat gejala.

Beberapa efek samping kemoterapi adalah rambut rontok, rasa lelah, sariawan, diare, mual dan muntah, serta melemahnya sistem kekebalan tubuh. Biasanya efek samping ini akan hilang setelah pengobatan kemoterapi berakhir.   – Diagnosis Kanker Tulang

  • Radioterapi

Metode radioterapi dilakukan dengan menggunakan pancaran radiasi untuk menghancurkan sel-sel kanker. Pada kasus kanker tulang, radioterapi dapat digunakan sebelum atau sesudah operasi. Metode ini juga dapat dilakukan untuk memperlambat gejala kanker tulang pada penderita yang tidak bisa lagi diobati dengan cara apa pun.

Sama seperti kemoterapi, radioterapi juga memiliki efek samping. Beberapa di antaranya adalah lelah, rambut rontok, nyeri sendi, mual, iritasi dan kemerahan pada kulit. Umumnya efek samping ini akan hilang setelah pengobatan radioterapi berakhir.

 

Peluang Sembuh Penderita Kanker Tulang

Kanker tulang yang belum menyebar ke organ tubuh lainnya atau yang masih terlokalisasi, lebih mudah ditangani ketimbang kanker tulang yang sudah menyebar atau bermetastasis. Faktor inilah yang nantinya akan berpengaruh pada peluang penderita untuk sembuh.

Menurut penelitian, seseorang yang terdiagnosis menderita Osteosarcoma terlokalisasi diperkirakan masih memiliki peluang hidup sebesar 60% selama setidaknya 5 tahun ke depan, dibandingkan mereka yang terdiagnosis menderita Osteosarcoma Metastasis yang hanya berpeluang 10%.

Sedangkan untuk kasus kanker tulang Ewing’s Sarcoma yang telah terdiagnosis, penderita kondisi terlokalisasinya diperkirakan masih memiliki peluang hidup sebesar 70% setidaknya selama 5 tahun ke depan dibandingkan penderita kondisi metastasis yang hanya memiliki peluang 30%. Sama seperti Osteosarcoma terlokalisasi, sebagian besar penderita Ewing’s Sarcoma terlokalisasi juga berhasil sembuh dari penyakitnya.

Selain tingkat penyebaran, seberapa parah jaringan sel yang terkena kanker juga bisa berdampak pada kesempatan penderita untuk sembuh. Menurut penelitian, rasio peluang hidup penderita kanker tulang Chondrosarcoma stadium rendah dengan penderita stadium tinggi selama setidaknya 5 tahun ke depan adalah 80% banding 30%.

 

 

Diagnosis Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Tulang

Kanker Tulang

Kanker Tulang adalah jenis kanker yang menyerang tulang. Penyakit ini dapat diidap oleh anak-anak hingga orang dewasa. Kanker Tulang terbagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Dinamakan kanker tulang primer bilamana kanker tersebut muncul dan berkembang langsung di dalam tulang. Sedangkan sekunder adalah kanker yang berasal dari bagian tubuh lain yang menjalar ke tulang.

Seluruh tulang di dalam tubuh bisa terserang oleh penyakit ini, namun sebagian besar terjadi pada tulang kaki dan lengan.

 

Gejala Kanker Tulang

Berikut ini beberapa gejala penyakit kanker tulang, diantaranya:

  • Seseorang yang terkena kanker tulang akan merasakan nyeri pada daerah tulang yang diserang. Nyeri ini biasanya berangsur-angsur meningkat dan memburuk, terutama ketika tulang digerakkan atau ketika malam hari.
  • Daerah sekitar tulang yang terkena kanker akan mengalami pembengkakan dan berwarna kemerahan. Bahkan jika pembengkakan terjadi di dekat suatu sendi, maka sendi tersebut akan sulit digerakkan.
  • Pelemahan tulang. Kanker tulang menyebabkan tulang menjadi lemah atau rapuh. Bahkan jika sudah parah, jatuh biasa atau cedera kecil saja bisa membuat tulang patah.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Penurunan berat badan.
  • Demam.
  • Berkeringat, terutama pada malam hari.

 

Pada orang dewasa, gejala nyeri tulang kadang-kadang disalahartikan sebagai radang sendi. Pada anak-anak dan remaja, kadang-kadang disalahartikan sebagai efek samping dari pertumbuhan tulang. Sebaiknya temui dokter jika Anda atau anak Anda terus-menerus merasakan nyeri pada tulang selama lebih dari tiga hari.

 

Penyebab Kanker Tulang

Penyebab pasti kanker ini belum diketahui, namun kondisi ini diduga disebabkan adanya perubahan atau mutasi di dalam struktur DNA yang mengendalikan pertumbuhan sel sehingga sel-sel tersebut terus tumbuh di luar kendali. Penumpukan sel-sel ini kemudian membentuk tumor yang dapat menyerang struktur tulang di dekatnya atau bahkan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Berikut ini beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker tulang :

  • Paparan radiasi tinggi dari suatu pengobatan yang pernah dialami penderita, misalnya radioterapi.
  • Pernah memiliki riwayat suatu jenis kanker mata yang disebut retinoblastoma saat kecil.
  • Pertumbuhan tulang yang cepat pada pubertas.
  • Menderita penyakit Paget, yaitu suatu kondisi yang dapat menyebabkan tulang lemah.
  • Menderita penyakit hernia umbilitikus sejak lahir.

 

Jenis-jenis Kanker Tulang

Berdasarkan tempat sel kanker bermula, ada tiga jenis kanker tulang yang umum terjadi, di antaranya :

Kanker Tulang

  • Osteosarcoma. Kanker ini berkembang di dalam jaringan baru pada tulang yang sedang tumbuh. Jenis ini biasanya menyerang tulang paha dan tulang betis. Osteosarcoma bisa diidap siapa saja, namun yang paling umum adalah remaja dan orang-orang yang baru menginjak usia dewasa.
  • Chondrosarcoma. Kanker ini berkembang di dalam tulang rawan. Biasanya menyerang tulang paha, tulang panggul, tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang lengan bagian atas. Chondrosarcoma biasanya diidap oleh orang-orang yang berusia 30-60 tahun.
  • Ewing’s Sarcoma. Kanker ini berkembang di dalam jaringan saraf yang belum dewasa pada sumsum tulang. Jenis ini biasanya menyerang tulang paha, tulang betis, dan tulang panggul. Ewing’s sarcoma lebih sering diidap remaja ketimbang orang dewasa.

 

Tahapan Perkembangan Kanker Tulang

Ada empat tahapan yang menentukan tingkat keparahan suatu penyakit Kanker Tulang, di antaranya:

  • Stadium 1. Pada tahap ini kanker baru mengenai satu bagian tulang dan belum menyebar ke bagian lainnya.
  • Stadium 2. Hampir sama seperti stadium 1, tapi pada tahap ini kanker masih berada di satu bagian tulang dan belum menyebar. Pada tahap ini, agresivitas kanker sudah mulai terlihat.
  • Stadium 3. Pada tahap ini kanker sudah mulai menyebar ke lebih dari satu area pada tulang yang sama.
  • Stadium 4. Pada tahap ini, kanker yang menggerogoti tulang telah menyebar ke bagian-bagian lainnya di dalam tubuh, misalnya paru-paru, hati, atau otak.

 

Penentuan tingkat keparahan kanker ini bisa dilakukan melalui diagnosis. Hal ini berguna dalam membantu dokter untuk memberikan pengobatan yang tepat.

Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Mencegah Kanker Otak

Tips Mencegah Kanker Otak

 

Tips Mencegah Kanker OtakTips Mencegah Kanker Otak – Kanker otak merupakan sebuah tumor yang menyerang otak sehingga kesehatannya pun terganggu. Jika otak sudah tak sehat, maka organ lain akan ikut-ikutan terganggu dan akhirnya tak jarang manusia yang mengalami kematian karena penyakit ini. Tumor otak bisa menyerang kita kapan saja dan dimana saja, tapi soal usia biasanya penyakit ini menyerang seseorang yang telah dewasa.

Biasanya kanker otak memang tidak menimbulkan gejala khusus pada awal serangan. Hanya saja setelah masuk ke tahap yang lebih lanjut atau parah, biasanya akan membuat penderita merasa sangat pusing, gangguan penglihatan dan juga gangguan keseimbangan. Beberapa gejala kanker otak adalah seperti berikut ini :

  • Sakit kepala yang intens menyerang dan terkadang terletak pada bagian kepala tertentu
  • Awal gejala sering menyebabkan sakit kepala ringan dan kemudian menjadi lebih parah
  • Sering muntah atau tiba-tiba muntah meskipun sebelumnya belum pernah terjadi
  • Gangguan pada mata seperti sakit mata tiba-tiba, penglihatan kabur atau ganda
  • Beberapa bagian jari tangan dan kaki sering tidak terasa atau sulit digerakkan
  • Sering bermasalah ketika berjalan seperti gangguan keseimbangan
  • Timbul gangguan komunikasi seperti sulit berbicara
  • Sering merasa bingung dan panik
  • Perubahan tingkah laku dan sikap
  • Pada kondisi parah bisa menyebabkan kejang

 

Tips Mencegah Kanker Otak

Disini akan dikupas juga mengenai tindakan apa yang mesti Anda lakukan agar tumor yang akan tumbuh di otak akan tercegah. Hal ini diharapkan bisa mengurangi angka kematian seseorang akibat penyakit ini, berikut ini Tips Mencegah Kanker Otak yang sebenarnya sangat mudah untuk Anda lakukan :

  • Tips Mencegah Kanker Otak yang pertama yaitu hindari atau kurangi konsumsi makanan yang sudah dibekukan karena bisa meningkatkan resiko kanker otak.
  • Tips Mencegah Kanker Otak yang kedua hindari juga konsumsi makanan cepat saji dan semua jenis makanan instan terlalu sering karena makanan ini mengandung bahan kimia makanan yang ditambahkan dalam proses pengolahan.
  • Tips Mencegah Kanker Otak berikutnya dengan hindari semua jenis agen penyebab kanker otak seperti radiasi, paparan bahan bakar kendaraan secara langsung dan polutan dari udara.Tips Mencegah Kanker Otak
  • Tips Mencegah Kanker Otak yang bagus yaitu memilih konsumsi sayuran dan buah organik yang tidak memakai pestisida, karena pestisida bisa meningkatkan resiko kanker otak.
  • Tips Mencegah Kanker Otak lainnya yaitu dengan memilih ikan untuk dikonsumsi dengan selektif. Lebih sering makan ikan alami dari lingkungan bebas daripada ikan yang sudah diternakkan karena makanan ikan sering mengandung bahan campuran yang bisa menyebabkan kanker otak.
  • Usahakan untuk menjaga kepala Anda agar tidak terbentur pada benda yang keras karena bisa membahayakan kesehatan otak dan menambah risiko terserang kanker otak. Tips Mencegah Kanker Otak dengan hal ini yaitu untuk selalu tidak lupa gunakan helm saat berkendara.
  • Jangan terlalu sering menggunakan benda dengan radiasi tinggi seperti handphone karena aliran sinyal yang melintasi otak dengan level tertentu bisa menyebabkan perubah sel abnormal. Tips Mencegah Kanker Otak ini yaitu ketika tidur usahakan untuk mematikan ponsel Anda atau pada smartphone dengan OS Android bisa menjadikan mode pesawat.
  • Tips Mencegah Kanker Otak yang lainnya yaitu jauhkan bahan yang mengandung karsinogenik seperti minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang, maka dari itu ganti secara bertahap.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang kaya serat dan biasakan untuk menjauhi makanan yang berlemak.
  • Tips Mencegah Kanker Otak yang terakhir yaitu dengan konsumsi juga buah-buahan segar yang memiliki kandungan antioksidan seperti kurma, jeruk, kismis, stroberi, buah plum dan anggur merah sebab kandungan antioksidan mampu melancarkan peredaran darah pada saraf otak sehingga bisa menghindari terjadinya penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah.

 

Kanker otak merupakan penyakit yang berbahaya dan tak pandang bulu ingin menjangkiti siapa saja. Maka dari itu Anda harus melek kesehatan agar tidak mengidap penyakit yang mengerikan seperti ini, biasakan untuk bergaya hidup sehat dan rajin ke dokter untuk mengecek kondisi. Dan semoga dengan membaca apa saja Tips Mencegah Kanker Otak tersebut Anda jadi lebih mengetahui hal apa saja yang bisa menjadi Tips Mencegah Kanker Otak.

 

Tips Mencegah Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Otak

Cara Mencegah Kanker Otak

Cara Mencegah Kanker Otak

Bagaimana Cara Mencegah Kanker Otak? Kali ini kita akan membahas tentang bagaimana Cara Mencegah Kanker Otak. Saya yakin, Anda sudah mengenal kanker otak. Bila belum, Anda bisa membaca artikel tentang kanker otak yang sudah di sediakan dalam artikel ini.

Berikut ini adalah Cara Mencegah Kanker Otak.

  1. Menghindari zat-zat karsinogenik

Cara Mencegah Kanker Otak yang pertama adalah menghindari zat karsinogenik. Zat karsinogenik adalah zat penyebab kanker, zat ini juga bisa dihasilkan dari proses pemasakan dengan cara digoreng, ditumis atau dibakar. Akan jauh lebih baik memasak dengan cara mengukus atau merebus. Buah dan sayuran non-organik juga kemungkinan bersifat karsinogen. Jadi, tetap waspada!

  1. Menghindari radiasi

Cara Mencegah Kanker Otak yang kedua yaitu dengan menghindari radiasi juga termasuk upaya pencegahan kanker otak. Salah satu contohnya adalah radiasi pada ponsel. Badan kesehatan internasional, WHO mengungkapkan bahwa radiasi pada ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Berkomunikasi melalui telepon lebih dari 15 menit tanpa menggunakan headhone dapat meningkatkan resiko kanker otak. Jadi, ada baiknya menggunakan alat bantu bila mau menelpon dalam waktu lama.

  1. Hindari stress yang berat

Stres juga berbahaya dan dapat menyebabkan risiko kanker otak. Jadi, Cara Mencegah Kanker Otak yaitu dengan Anda menghindarinya. Jika Anda sudah merasa lelah telah bekerja maka beristirahatlah atau sisihkan waktu Anda untuk melakukan refreshing. Jangan lupa juga untuk menerapkan pola tidur yang baik. Sebuah penelitian yang dilakukan di University of cologne menyimpulkan bahwa begadang dapat menyebabkan penyakit kanker.

  1. Berolahraga rutin

Berolahraga jelas akan menyehatkan. Selain menyehatkan olahraga juga mampu sebagai Cara Mencegah Kanker Otak dan berbagai jenis penyakit lainnya. Lakukan olahraga rutin setiap hari meskipun hanya beberapa menit saja.

  1. Makan makanan anti kanker

Banyak makanan yang bisa dikonsumsi sebagai Cara Mencegah Kanker Otak. Sebagai contoh adalah bawang putih dan makanan yang mengandung omega 3. Kandungan anti kanker dalam bawang putih efektif mengontrol kecenderungan kanker dalam sel-sel tubuh. Sementara makanan yang mengandung omega 3 lainnya yaitu minyak biji rami dan kenari. Biji rami kaya akan serat dan asam linolenic alfa (ALA) yang efektif melindungi tubuh dari serangan kanker. Pada kacang kenari, kandungan antioksidannya dua kali lipat lebih besar dari jenis kacang lainnya. Sumber asam lemak omega 3 diantaranya adalah kenari dan minyak biji rami. Ini membantu tubuh dalam meningkatkan kekebalan dan kemampuan untuk melawan kanker.

  1. Hindari rokok dan alkohol

Pola hidup yang tidak sehat akan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, termasuk kanker. Salah satu penyebab utama semua jenis kankCara Mencegah Kanker Otaker adalah kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok dan konsumsi alkohol.  Untuk hal di luar makanan, kebiasaan merokok menjadi penyebab terserangnya berbagai jenis kanker. Pengidap kanker paru-paru yang disebabkan oleh rokok dapat menyebar ke organ lain seperti otak dan akhirnya juga menderita kanker otak. Cara Mencegah Kanker Otak yang efektif yaitu dengan menghindari rokok serta alkohol.

  1. Konsumsi obat herbal

Salah satu Cara Mencegah Kanker Otak yang paling efektif saat ini adalah dengan mengkonsumsi obat herbal. Ada banyak obat herbal yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah obat herbal S Lutena yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker.

Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi S Lutena sudah mendapat sertifikat HALAL dari JMA (Japanese Muslim Assotiation) jadi Anda tidak perlu khawatir atau ragu untuk mengonsumsi S Lutena. S. Lutena merupakan produk hasil kerja sama beberapa perusahaan farmasi ternama : – KEMIN IDUSTRY, Inc., membuat bahan baku “FloraGLO Lutein”, proses dipantenkan. – RIKEN VITAMIN Co., Ltd, membuat bahan baku ‘crocetin’. Perusahaan spesialis research & ektraksi pigmen warna dari bahan baku alami. – ALIMEN INDUSTRY Co., Ltd. – Zeria Pharmaceutical Co., Ltd. Diproduksi dengan standar ISO9001 dan GMP. Proses produksi S. Lutena pun sangat aman terbebas dari pengaruh udara. Sehingga, tidak teroksidasi yang mengakibatkan fungsi anti oksidannya berkurang.

 

Itulah beberapa Cara Mencegah Kanker Otak. Anda juga bisa mencegah kanker otak ini dengan cara menghindari apa saja yang menjadi penyebab kanker otak ini. Semoga bermanfaat dan bisa menjawab pertanyaan Anda seputar Cara Mencegah Kanker Otak ini. Terimakasih telah membaca artikel Cara Mencegah Kanker Otak…

 

Cara Mencegah Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Leave a comment