Tanda-Tanda Kanker Otak

Tanda-Tanda Kanker Otak

 

Tanda-Tanda Kanker OtakKanker otak merupakan tumor ganas yang menyerang otak. Yang parahnya, ciri-ciri kanker otak tidak diketahui di awal pertumbuhannya. Di luar bahayanya, penting sekali mengetahui ciri-ciri yang menandakan bahwa seseorang mengidap kanker otak. Dilansir dari sebuah studi yang dilakukan oleh sebuah universitas di Bangladesh, terdapat Tanda-Tanda Kanker Otak yang wajib diwaspadai. Berikut ulasannya:

 

  1. Sakit kepala

Sakit kepala adalah Tanda-Tanda Kanker Otak paling Tanda-Tanda Kanker Otakumum. Pengidap kanker otak umumnya merasakan sakit kepala yang menjadi-jadi dengan disertai dengan mual, kejang-kejang, bahkan kesulitan melihat.

  1. Perubahan mental

Keberadaan tumor mengakibatkan fungsi otak tak berjalan dengan semestinya, hingga berpengaruh pada kesehatan mental. Umumnya pengidap kanker mengalami Tanda-Tanda Kanker Otak yang berpengaruh terhadap perubahan mental seperti kehilangan memori, sulit berkonsentrasi, kantuk berkepanjangan meskipun sudah cukup tidur, dan perubahan perilaku. Perubahan mental inilah yang membuat penderita sulit menyelesaikan pekerjaannya.

  1. Muntah-muntah

Biasanya pengidap kanker otak akan mengalami Tanda-Tanda Kanker Otak muntah-muntah pada pagi hari disertai dengan sakit kepala. Bahkan cairan muntah berwarna agak hijau.

  1. Gangguan penglihatan

Penderita kanker otak umumnya mengalami Tanda-Tanda Kanker Otak seperti gangguan penglihatan, seperti hanya bisa melihat lurus ke arah depan, melihat lampu seperti berkedip, “kehilangan” teks saat membaca, dan gangguan mata lainnya yang tidak lazim dialami.

  1. Sulit bergerak

Tumor otak menyebabkan fungsi otak menjadi terbatas, termasuk membatasi fungsi motorik tubuh yang membuat penderitanya sulit bergerak. Tanda-Tanda Kanker Otak penderita pada umumnya sulit berkoordinasi saat bergerak, berjalan tidak seimbang, dan sering tersandung.

  1. Kejang-kejang

Aktivitas motorik otak yang tidak normal mengakibatkan penderita kanker otak mengalami kejang-kejang. Karakteristik kejang-kejang di antaranya serangan terjadi tiba-tiba, kehilangan kesadaran, mengigit lidah, dan tidak bernafas selama 30 detik. Setelah kejang, penderita biasanya menderita sakit kepala, mengantuk, dan sakit otot.

  1. Kebutaan

Kebutaan terjadi jika kanker otak sudah memasuki tahap stadium lanjut. Tanda-Tanda Kanker Otak ini terjadi setelah sebagian tumor menjalar sampai mengganggu bagian mata.

  1. Ketidaksadaran

Tanda-Tanda Kanker Otak selanjutnya adalah ketidaksadaran. Gejala ini merupakan efek lanjut tumor otak setelah memasuki stadium lanjut. Jika penjalaran tumor di otak semakin besar, maka penderita akan mengalami ketidaksadaran. Bahkan ia tidak tahu tentang lingkungan & kejadian sekitarnya.

  1. Penurunan berat badan

Akibat kemampuan kognitif tidak berjalan normal, metabolisme tubuh pun menjadi terpengaruh secara keseluruhan. Alhasil, berat badan pun menjadi turun.

  1. Demam

Tanda-Tanda Kanker OtakDemam bisa menjadi gejala yang sangat mematikan. Meskipun terbilang umum, demam cukup berbahaya jika dikaitkan dengan kanker otak.

  1. Kehilangan sensasi

Hilangnya sensasi terkait erat dengan terganggunya perkembangan fungsi otak oleh keberadaan tumor. Tumor membuat otak tidak berfungsi dengan normal sehingga menyebabkan pikiran menjadi datar-datar saja seiring dengan penurunan kemampuan kognitif.

  1. Daya pendengaran dan penciuman berkurang

Selain mengalami gangguan penglihatan, penderita kanker otak juga mengalami penurunan daya pendengaran dan penciuman. Tanda-Tanda Kanker Otak ini semakin parah seiring dengan semakin bertambahnya sel-sel kanker.

  1. Kelumpuhan

Dalam kondisi tertentu, penderita kanker otak juga dapat mengalami kelumpuhan pada setengah wajah ataupun tubuh. Tanda-Tanda Kanker Otak ini merupakan tanda bahwa sel kanker telah melakukan serangan hebat terhadap salah satu bagian otak tengah.

  1. Haid berhenti tidak normal

Wanita harus mewaspadai jika mengalami haid yang berhenti secara tidak normal. Karena hal ini merupakan Tanda-Tanda Kanker Otak ataupun jenis kanker lainnya.

 

Demikianlah Tanda-Tanda Kanker Otak yang wajib diwaspadai. Semoga kita semua dapat peka dengan semua Tanda-Tanda Kanker Otak di atas dan mewaspadainya.

 

 

 

Tanda-Tanda Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Efek Kanker Otak

Efek Kanker Otak

Efek Kanker Otak

Efek Kanker Otak – Sebagian kita sudah sangat tidak asing dengan yang namanya kanker otak. Kanker Otak merupakan satu dari beberapa jenis kanker yang menghantui manusia, bahkan dapat menjadi pembunuh. Kanker menjadi momok menakutkan bagi masyarakat.

 

Apa Itu Kanker Otak?

Kanker otak disebabkan karena tumbuhnya sel-sel pada jaringan otak yang secara tidak normal dan tidak terkendali. Kanker yang menyerang bagian lain pada otak dan juga menyerang pada tulang belakang merupakan kanker otak yang ganas. Kanker otak terdiri atas dua, yaitu :

  • Kanker Otak Primer : Sel kanker yang tumbuh dan menyebar di otak
  • Kanker Otak Sekunder : Sel kanker yang berasal dari organ tubuh lainnya dan menyebar ke otak

Tidak semua orang mengetahui bagaimana Efek Kanker Otak yang menyerang secara diam-diam dalam tubuh. Hal ini perlu disadari, untuk melakukan cara mencegah kanker otak ini tumbuh lebih ganas. Berikut ini adalah Efek Kanker Otak diantaranya :

  1. Pusing

Efek Kanker OtakJika kamu sering merasakan pusing kepala yang berkepanjangan dan intensitasnya sangat lama, ini merupakan salah satu Efek Kanker Otak. Mulai merasakan sakit kepala yang memburuk yaitu ketika terbangun dari tidur dan merasakan sakit kepala yang tidak tertahankan, seperti gejala kanker otak.

  1. Terganggunya penglihatan dan pendengaran

Akan terjadinya penurunan tingkat pendengaran dan penglihatan, namun berbeda dengan penurunan tingkat pendengaran dan penglihatan karena Efek Kanker Otak ini juga berpengaruh terhadap faktor usia. Semakin parahnya sel-sel kanker menyerang otak, maka akan semakin bertambah parah pula gangguan kedua indra ini.

  1. Mual hingga muntah

Rasa mual merupakan Efek Kanker Otak pada penderita hingga menyebabkan muntah. Bukan karena faktor lingkungan ataupun konsumsi makanan yang salah.

  1. Konsentrasi berkurang

Konsentrasi pada penderita kanker otak akan berkurang, namun semakin lama Efek Kanker Otak pada penderita justru akan kehilangan konsentrasinya.

  1. Mengalami kejang

Efek Kanker Otak lainnya yaitu seseorang yang tidak memiliki riwayat penyakit kejang namun tiba-tiba kejang-kejang, mungkin teridentifikasi adanya pertumbuhan sel kanker otak.

  1. Berkurangnya kemampuan gerak kaki dan tangan

Kaki dan tangan cenderung akan menjadi pasif, hal ini diakibatkan karena pusat saraf yang berada pada otak sudah mulai terganggu.

  1. Keseimbangan terganggu

Efek Kanker Otak yang terakhir yaitu keseimbangan pada tubuh yang dikendalikan otak akan terganggu, seiring dengan bertambahnya stadium kanker otak yang mulai menggerogoti otak semakin parah jika ditangani.

 

Fakta Umum Penderita Kanker Otak

Kanker otak tidak membatasi penyerangan terhadap manusia karena umur. Namun, kanker otak lebih beresiko kepada mereka yang berumur 20-40 tahunan. Namun, bukan berarti baik usia diatas 40 tahunan maupun dibawah usia 20 tahun tidak terserang kanker otak. Efek Kanker Otak ini, cenderung lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Setiap tahun diketahui penderita yang meninggal karena kanker otak semakin meningkat.

 

Faktor Penyebab Kanker Otak

  • Gaya hidup yang tidak sehat. Pola makan yang terkadang berbahaya bagi kesehatan, justru membantu sel-sel kanker untuk berkembang
  • Riwayat keluarga. Faktor keturunan juga berpengaruh terhadap penginfeksian penyakit ini
  • Zat kimia. Mereka yang berkutat dengan zat-zat kimia berbahaya, seperti pestisida, pewarna ataupun formaldehida dll, yang berinteraksi di dalam jangka waktu yang sangat panjang dapat menimbulkan kanker otak.
  • Rokok. Pengkonsumsi rokok, memiliki tingkat resiko terhadap kanker telih tinggi. Karena kanker otak bukan hanya dari otak saja, tapi penderita kanker lainpun bisa menyebabkan sel kanker menyebar hingga ke otak.

Mungkin jika kita mulai merasakan salah satu dari gejala, lebih baik diperiksakan sedini mungkin, sehingga mampu meminimalisir pertumbuhan sel-sel kanker secara cepat. Penanganan dan pencegahan di awal lebih baik daripada telah terindikasi mengidap kanker mematikan ini.

 

 

Efek Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Kanker Tulang

Jenis Kanker Tulang

Jenis Kanker Tulang

Jenis Kanker Tulang – Kanker tulang mungkin berasal dari tulang atau mungkin berasal di tempat lain dalam tubuh dan menyebar ke tulang. Tipe pertama disebut kanker tulang utama sementara kedua disebut kanker tulang sekunder. Semua jenis kanker tulang sangat jarang tetapi utama tulang kanker langka. 1-6

 

Jenis Sel Tulang

Tulang adalah organ dinamis tidak seperti penampilan organ inert keras. Ada sel dalam itu, serta serat atau sulit jaringan disebut kolagen dan mineral seperti kalsium dan fosfat. Sel termasuk Osteoblas, Osteoclasts dan Chondrocytes.

  • Osteoblas adalah sel yang berkembang biak secara teratur untuk memberikan pertumbuhan dan struktur tulang.
  • Osteoclasts bantuan dalam penghapusan atau pembubaran jaringan kelebihan tulang. Ini membantu dalam cetakan remoulding tulang sesuai dengan struktur dan fungsi.
  • Chorndrocytes menimbulkan jaringan tulang rawan yang topi ujung tulang terutama pada sendi.

Semua sel-sel ini terus tumbuh dan mati untuk membuat tulang organ seperti lainnya dalam tubuh. Kanker terjadi ketika sel-sel ini memiliki kelainan dalam siklus pertumbuhan mereka dan tumbuh tanpa gangguan.

 

Jenis Kanker Tulang

Kanker tulang utama dapat mempengaruhi sel-sel tulang. Kanker ini adalah semua disebut “Kaposi”. Kaposi adalah kanker yang berasal dari sel-sel yang membangun jaringan penghubung (mendukung jaringan) tubuh. Ini termasuk sel tulang, otot, tulang rawan, ligamen, dll. Jenis Kanker Tulang termasuk osteosarkoma, Ewing Kaposi, sel spindle Kaposi dan chondrosarcome.

  1. Osteosarkoma

Ini adalah Jenis Kanker Tulang yang paling utama tetapi jarang di populasi umum. Di Inggris sekitar 150 kasus yang baru didiagnosa setiap tahun. Osteosarkoma umumnya mempengaruhi anak-anak dan remaja antara usia 5 dan 20 tahun. Di antara anak-anak osteosarkoma adalah ketiga paling umum kanker pada orang muda setelah leukemia dan otak tumor. Laki-laki : perempuan rasio adalah 1,4 : 1. Hal ini muncul dari tulang membentuk sel atau Osteoblas.

Jenis Kanker Tulang ini mempengaruhi tulang besar seperti tulang paha (tulang paha) atau shin bone (tibia) lebih umum daripada tulang lainnya. Ini biasanya berkembang di ujung tumbuh tulang dekat lutut dan dapat juga mempengaruhi tulang lengan atas. Namun, apa pun tulang dapat terpengaruh.

  1. Ewing Kaposi

Ewing Kaposi terdeteksi di sekitar 100 orang setiap tahun di Inggris. Jenis Kanker Tulang ini juga mempengaruhi anak-anak dan remaja terutama dengan kebanyakan kasus dilihat dalam orang-orang yang berusia antara 10 dan 20 tahun. Namun, sekitar 1% dari kasus dapat dideteksi dalam orang-orang lebih dari 20 juga.

Kondisi ini sangat langka atas usia 40. Hal ini sangat jarang dalam populasi Afrika dan Asia. Laki-laki untuk perempuan di tingkat insiden adalah 1,5:1. Jenis Kanker Tulang ini juga mempengaruhi tulang paha, shin bone dan panggul atau tulang pinggul.

  1. Sel Spindle Kaposi

Ini adalah Jenis Kanker Tulang yang langka dengan sekitar 80 kasus setiap tahun. Jenis Kanker Tulang ini mirip dengan Osteosarkoma dalam hal penampilan, gejala dan protokol manajemen dan rencana. Namun, kanker jenis ini umumnya terjadi pada orang dewasa berusia di atas 40 tahun.

  1. Chondrosarcoma

Jenis Kanker Tulang ini terjadi di Chondrocytes dan jarang dengan sekitar 80 kasus didiagnosa setiap tahun di Inggris. Kanker ini dapat ditemukan di tengah umur dan orang-orang antara usia 40 dan 50 tahun. Laki-laki dan perempuan sama-sama terpengaruh. Situs yang paling umum dari Chrondrosarcoma adalah tulang panggul atau pinggul, tulang paha, tulang lengan atas (tulang lengan atas), tulang belikat (tulang belikat) dan tulang rusuk. Mereka mungkin timbul dari lesi yang sudah ada sebelumnya seperti Osteochondromas dan Chondromas atau mereka dapat utama.

 

Jenis Kanker Tulang Langka

Jenis Kanker Tulang yang langka utama meliputi:

  • Leiomyosarcoma
  • Fibrosarcoma (mempengaruhi jaringan berserat di kaki, lengan atau rahang)
  • Ganas histiocytoma berserat (mempengaruhi jaringan ikat)
  • Angiosarcoma (mempengaruhi pembuluh darah)
  • Chordoma (tulang punggung dan dasar tengkorak)
  • Ganas raksasa sel tumor

 

Itulah beberapa ulasan apa saja Jenis Kanker Tulang yang sering menyerang anak-anak, remaja maupun dewasa. Semoga bermanfaat…

 

 

Jenis Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Tulang

Ciri-Ciri Kanker Tulang

Ciri-Ciri Kanker TulangCiri-Ciri Kanker Tulang. Angka kejadian pengidap kanker akhir-akhir ini semakin tinggi. Secara nasional prevalensi penyakit kanker pada penduduk semua umur di Indonesia pada tahun 2013 sebesar 1,4‰ atau diperkirakan sekitar 347.792 orang.

Secara umum kanker tulang dibagi menjadi 2 jenis yaitu kanker tulang sekunder dan kanker tulang primer. Kanker tulang sekunder adalah kanker tulang yang disebabkan oleh sel-sel kanker yang berasal dari organ lain dan menyebar (metastatis) ke tulang, misalnya kanker paru-paru yang menyebar ke tulang dan menjadi kanker tulang. Tipe-tipe kanker yang paling umum dan dapat menyebar ke tulang adalah kanker paru-paru, kanker payudara,  dan kanker prostat. Sedangkan kanker tulang primer adalah kanker tulang yang disebabkan oleh sel-sel kanker yang berasal dari tulang.

Kasus kanker tulang primer lebih jarang terjadi dibandingkan kanker tulang sekunder. Hingga kini, penyebab kanker tulang belum dapat diketahui secara pasti. Ciri-Ciri Kanker Tulang meliputi rasa nyeri pada tulang, adanya suatu massa atau benjolan pada tulang dan jaringan di sekitarnya yang terkena kanker, demam, menggigil, keringat waktu malam, dan penurunan berat badan dapat terjadi.  –  Ciri-Ciri Kanker Tulang

Menurut seorang dokter spesialis bedah tulang di sebuah rumah sakit kanker mengatakan bahwa prevalensi kanker tulang di Indonesia belum diketahui karena tidak ada registrasi mengenai hal itu. Namun yang jelas dirumah sakitnya setiap tahun merawat 50-60 pasien kanker tulang ganas.   –  Ciri-Ciri Kanker Tulang

 

Ciri-Ciri Kanker Tulang

Adapun Ciri-Ciri Kanker Tulang atau gejala kanker tulang ini terdiri dari beberapa fase penting, diantaranya adalah:

 

  • Rasa sakit

Ciri-Ciri Kanker Tulang paling umum di tulang belakang adalah nyeri pada leher atau punggung. Rasa sakit akan terus-menerus dan disertai dengan gejala lainnya. Nyeri ini bisa hanya di daerah belakang, bisa juga menyebar ke anggota badan lain. Pengembangannya tergantung hanya pada lokasi pertumbuhan abnormal. Jika kanker menyebabkan sejumlah kecil peradangan dan iritasi, rasa sakit biasanya tetap di belakang. Jika kanker menekan saraf, rasa sakit berdifusi keluar ke “dahan” yang terkait. Tidak peduli sumber rasa sakit, kanker tulang belakang menyebabkan ketidaknyamanan kronis.

  • Kelemahan

Jika kanker tempat cukup tekanan pada saraf, seseorang akan menderita kelemahan. Ciri-Ciri Kanker Tulang ini sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada impuls dari tulang belakang. Jika kanker menyebabkan peradangan besar di belakang, otak tidak lagi mampu berkomunikasi dengan baik dengan kaki. Akibatnya, penderita mungkin merasa sulit untuk berjalan, membawa, meraih sesuatu, atau berpegangan.

  • Kepekaan berkurang

Kanker tulang belakang dapat mempengaruhi sensasi sentuhan. Karena sumsum tulang belakang adalah saraf pusat, peradangan atau tekanan di daerah ini dapat mengakibatkan pengurangan sensasi. Objek mungkin tidak lagi merasa panas atau dingin untuk disentuh. Serupa dengan ketidakmampuan otak untuk berkomunikasi dengan anggota badan, anggota badan menjadi tidak sepenuhnya berkomunikasi dengan otak. Ini adalah Ciri-Ciri Kanker Tulang yang jarang diketahui dan sadari orang banyak.

  • Inkontinensia

Kanker tulang belakang juga dapat menyebabkan inkontinensia. Ciri-Ciri Kanker Tulang ini sangat mirip dengan kelemahan, karena tekanan pada saraf tertentu dalam tulang belakang yang bertanggung jawab untuk mengontrol kinerja kandung kemih dan usus. Jika impuls terganggu, dapat menyebabkan seseorang kehilangan kontrol kandung kemih mereka, usus, atau keduanya.  –  Ciri-Ciri Kanker Tulang

  • Kelumpuhan

Seiring perkembangan kanker tulang belakang, seseorang mungkin Ciri-Ciri Kanker Tulang lainnya yaitu menderita kelumpuhan. Tergantung pada beratnya kanker, kelumpuhan dapat diisolasi untuk satu anggota badan. Ukuran dan lokasi pertumbuhan menentukan jumlah kelumpuhan, karena kanker bisa sampai ke titik di mana saraf tampaknya putus telah terbentuk pada saraf itu sendiri.

 

 

 

Ciri-Ciri Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Kanker Tulang

Pengobatan Kanker Tulang

Pengobatan Kanker Tulang

Pengobatan Kanker Tulang – Kanker tulang merupakan penyakit yang relatif langka, dimana sel-sel kanker tumbuh pada jaringan tulang. Kanker tulang terjadi ketika sel-sel di dalam tulang membelah atau berkembang dengan tidak teratur. Biasanya sel-sel akan membelah dan berkembang dengan teratur. Jika sel-sel tulang terus membelah tak teratur sementara sel-sel baru yang tumbuh itu tidak dibutuhkan tubuh, maka akan membentuk massa atau jaringan, yang disebut sebagai tumor. Berbeda dengan tumor jinak yang tidak menyebar, kanker adalah tumor yang ganas dan cepat penyebarannya.

 

Jenis Kanker Tulang

Kanker tulang terjadi pada tulang atau menyebar ke tulang di bagian tubuh lain. Ketika kanker tulang terjadi hanya di salah satu jaringan tulang, maka disebut kanker tulang primer. Sedangkan ketika sel-sel kanker tersebut sudah menyebar ke tulang lain, maka disebut kanker tulang sekunder.

Terdapat beberapa jenis kanker tulang, antara lain:

  • Osteosarcoma. Biasanya terjadi di lengan, kaki atau panggul. Osteosarcoma merupakan kanker tulang yang paling umum terjadi.
  • Chondrosarcoma. Jenis kanker kedua dari kanker tulang yang paling umum terjadi.
  • Ewing Sarcoma. Tumor yang biasanya berkembang di rongga kaki dan tulang lengan.
  • Fibrosarcoma dan Malignant Fibrous Histiocytoma. Kanker pada jaringan lunak (misalnya tendon, ligamen, lemak dan otot) dan berpindah ke tulang-tulang kaki, lengan, hingga tulang rahang.
  • Giant cell tumor. Kanker tulang ganas yang paling sering mengenai tulang lengan atau kaki. Persentasenya mencapai 10% dari kasus kanker tulang.
  • Chordoma. Kanker tulang yang biasanya terjadi pada tulang tengkorak atau tulang belakang.

 

Pengobatan Kanker Tulang

Setelah kanker ditemukan staging test dilakukan untuk mengetahui apakah kanker telah menyebar dan jika benar,sudah sejauh mana Pengobatan Kanker Tulang akan tergantung pada jenis, stadium dan lokasi kanker, serta kondisi kesehatan umum Anda.

Jenis-jenis Pengobatan Kanker Tulang antara lain:

  1. Terapi radiasi

Pengobatan Kanker Tulang yang menggunakan radiasi untuk membunuh sel-sel kanker dan menyusutkan tumor.Pengobatan Kanker Tulang dengan terapi radiasi terdiri dari 2 teknik, yaitu:

  • Terapi radiasi eksternal. Diarahkan pada tumor dengan sumber radiasi dari luar tubuh.
  • Terapi radiasi internal. Radiasi ditempatkan ke dalam tubuh di dekat sel-sel kanker.

 

  1. Kemoterapi

Kemoterapi adalah Pengobatan Kanker Tulang dengan menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi sendiri dapat diberikan dalam berbagai bentuk, antara lain pil, suntik dan melalui kateter. Obat-obat kemoterapi akan memasuki aliran darah dan beredar ke seluruh tubuh, membunuh sebagian besar sel-sel kanker, tetapi juga membunuh sebagian sel-sel normal. Obat kemoterapi yang paling umum digunakan untuk mengobati kanker tulang adalah:

  • Methotrexate dengan kalsium
  • Leucovorin
  • Doxorubicin
  • Cisplatin
  • Ifosfamide
  • Etoposide

 

  1. Pembedahan

Pengobatan Kanker Tulang dengan metode pembedahan adalah cara pengangkatan tumor kanker dan jaringan sekitarnya, dan mungkin kelenjar getah bening di dekatnya. Mungkin dalam pembedahan diperlukan amputasi pada ekstremitas yang terkena kanker. Bila mungkin, dokter akan berusaha mengangkat bagian dari kanker tulang tanpa harus mengamputasi. Dalam hal ini, pelat logam atau cangkok tulang akan menggantikan jaringan kanker yang telah dibuang.

Terkadang, dengan menambahkan Pengobatan Kanker Tulang dengan terapi radiasi atau kemoterapi dapat menghindari kemungkinan amputasi. Jika tumornya besar dan agresif, atau risiko menyebarnya tinggi, kemoterapi dan terapi radiasi dapat dikombinasikan untuk membantu mencegah kekambuhan di lokasi operasi. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah penyebarannya ke organ yang lebih jauh.

 

  1. Terapi myeloablative dengan stem cell support

Untuk kanker yang telah menyebar, terapi kemoterapi yang intens terkadang juga diberikan untuk membunuh sel kanker. Namun Pengobatan Kanker Tulang dengan menggunakan terapi ini juga akan merusak sumsum tulang. Sel induk, yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi sel tipe lain, kemudian diberikan untuk menggantikan sumsum tulang yang hilang.

 

 

Pengobatan Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Tulang Primer

Kanker Tulang Primer

Kanker Tulang Primer

Kanker Tulang Primer merupakan kanker yang berasal dari tulang. Yang termasuk ke dalam kanker tulang primer adalah Mieloma multipel; Osteosarcoma; Fibrosarcoma dan Histiositoma Fibrosa Maligna; Chondrosarcoma; Ewingsarcoma; Limfoma Tulang Maligna.

Kanker tulang sekunder merupakan kanker dari organ lain yang menyebar ke tulang, jadi kankernya bukan berasal dari tulang. Contohnya adalah kanker paru yang menyebar ke tulang, dimana sel-sel kankernya menyerupai sel paru dan bukan merupakan sel tulang.

 

  • Mieloma Multipel

Mieloma Multipel merupakan Kanker Tulang Primer yang paling sering ditemukan, yang berasal dari sel sumsum tulang yang menghasilkan sel darah. Umumnya terjadi pada orang dewasa. Tumor ini dapat mengenai satu atau lebih tulang sehingga nyeri dapat muncul pada satu tempat atau lebih. Pengobatannya rumit, yaitu meliputi kemoterapi, terapi penyinaran, dan pembedahan.

  • Osteosarcoma

Osteosarcoma (Sarkoma Osteogenik) adalah Kanker Tulang Primer yang termasuk kanker ganas, yang biasanya berhubungan dengan periode kecepatan pertumbuhan pada masa remaja. Osteosarcoma merupakan tumor ganas yang paling sering ditemukan pada anak-anak. Rata-rata penyakit ini terdiagnosis pada umur 15 tahun. Angka kejadian pada anak laki-laki dan anak perempuan adalah sama, tetapi pada akhir masa remaja penyakit ini lebih banyak ditemukan pada anak laki-laki.

Penyebab yang pasti tidak diketahui. Bukti-bukti mendukung bahwa osteosarcoma merupakan penyakit yang diturunkan. Osteosarcoma cenderung tumbuh di tulang paha (ujung bawah), tulang lengan atas (ujung atas), dan tulang kering (ujung atas). Ujung tulang-tulang tersebut merupakan daerah dimana terjadi perubahan dan kecepatan pertumbuhan yang terbesar. Meskipun demikian, osteosarcoma juga bisa tumbuh di tulang lainnya.

Gejala yang paling sering ditemukan adalah nyeri. Sejalan dengan pertumbuhan tumor, juga bisa terjadi pembengkakan dan pergerakan yang terbatas. Tumor di tungkai menyebabkan penderita berjalan timpang, sedangkan tumor di lengan menimbulkan nyeri ketika lengan dipakai untuk mengangkat suatu benda. Pembengkakan pada tumor mungkin teraba hangat dan agak memerah. Tanda awal dari penyakit ini bisa merupakan patah tulang karena tumor bisa menyebabkan tulang menjadi lemah. Patah tulang di tempat tumbuhnya tumor disebut fraktur patologis dan seringkali terjadi setelah suatu gerakan rutin.

  • Fibrosarcoma & Histiositoma Fibrosa Maligna

Kanker Tulang Primer ini biasanya berasal dari jaringan lunak (jaringan ikat selain tulang, yaitu ligamen, tendo, lemak dan otot) dan jarang berawal dari tulang. Kanker Tulang Primer ini biasanya ditemukan pada usia lanjut dan usia pertengahan. Tulang yang paling sering terkena adalah tulang pada tungkai, lengan, dan rahang. Fibrosarcoma dan Histiositoma Fibrosa Maligna mirip dengan osteosarcoma dalam bentuk, lokasi dan gejala-gejalanya. Pengobatannya juga sama.

  • Chondrosarcoma

Chondrosarcoma adalah Kanker Tulang Primer yang terdiri dari sel-sel kartilago (tulang rawan) yang ganas. Kebanyakan chondrosarcoma tumbuh lambat atau merupakan tumor derajat rendah, yang sering dapat disembuhkan dengan pembedahan. Tetapi, beberapa diantaranya adalah tumor derajat tinggi yang cenderung untuk menyebar. Untuk menegakkan diagnosis perlu dilakukan biopsi.

Chondrosarcoma harus diangkat seluruhnya melalui pembedahan karena tidak bereaksi terhadap kemoterapi maupun terapi penyinaran. Amputasi tungkai atau lengan jarang diperlukan. Jika tumor diangkat seluruhnya, lebih dari 75% penderita bertahan hidup.

  • Ewingsarcoma

Ewingsarcoma adalah Kanker Tulang Primer yang muncul pada masa pubertas, dimana tulang tumbuh sangat cepat. Jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 10 tahun dan hampir tidak pernah ditemukan pada anak-anak Afro-Amerika. Kanker Tulang Primer ini bisa tumbuh di bagian tubuh manapun, paling sering di tulang panjang anggota gerak, panggul, atau dada. Tumor juga bisa tumbuh di tulang tengkorak atau tulang pipih lainnya.

Gejala yang paling sering dikeluhkan adalah nyeri dan kadang pembengkakan di bagian tulang yang terkena. Penderita juga mungkin mengalami demam. Tumor mudah menyebar, seringkali menyebar ke paru-paru dan tulang lainnya. Pada saat terdiagnosis, penyebaran telah terjadi hampir pada 30% penderita.

  • Limfoma Tulang Maligna

Limfoma Tulang Maligna (Sarkoma Sel Retikulum) adalah Kanker Tulang Primer yang biasanya timbul pada usia 40-50 tahun. Bisa berasal dari tulang manapun atau berasal dari tempat lain di tubuh kemudian menyebar ke tulang. Biasanya Kanker Tulang Primer ini menimbulkan nyeri dan pembengkakan, dan tulang yang rusak lebih mudah patah. Pengobatan terdiri dari kombinasi kemoterapi dan terapi penyinaran, yang sama efektifnya dengan pengangkatan tumor. Amputasi jarang diperlukan.

 

 

Kanker Tulang Primer

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Kanker Tulang

Bahaya Kanker Tulang

Bahaya Kanker Tulang

Bahaya Kanker Tulang belakang merupakan salah satu sub bagian dari kanker tulang, dimana terdapat suatu sel kanker yang tumbuh dan juga berkembang dan menyerang bagian tulang belakang tubuh pasiennya. Kanker tulang merupakan salah satu jenis kanker yang cukup jarang terjadi pada manusia, apabila dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, seperti kanker payudara, kanker usus dan juga kanker hati. Meskipun demikian, kanker tulang belakang pun harus diperhatikan, karena dapat menyebabkan berbagai macam masalah bagi kesehatan tulang kita.

Penyebab kanker tulang sendiri masih sulit untuk di ketahui dan yang pasti gaya hidup yang tidak sehat menempati peringkat pertama yang dapat meningkatkan faktor resiko terserang kanker. Selain itu, konsumsi alkohol dan merokok yang berlebihan juga merupakan salah satu faktor lainnya yang dapat memunculkan kanker tulang belakang. Berbeda seperti jenis kanker lainnya, Bahaya Kanker Tulang belakang tidaklah disebabkan oleh penularan dari kanker, sehingga kanker tulang belakang ini merupakan kanker yang muncul dengan sendirinya. Di bawah ini ada beberapa Bahaya Kanker Tulang yang harus Anda ketahui, diantaranya :

 

  1. Dapat menyebabkan pengeroposan pada tulang belakang

Bahaya Kanker Tulang belakang adalah sudah pasti dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada tulang belakang. Hal ini akan menyebabkan bagian tulang belakang dapat mengalami pengeroposan, yang tentunya dapat menyebabkan struktur tulang belakang yang menjadi tidak normal.

  1. Posisi tubuh yang menjadi tidak normal

Bahaya Kanker Tulang ini merupakan lanjutan dan juga efek domino yang muncul karena terjadinya pengeroposan tulang. Pengeroposan tulang dapat menyebabkan posisi tubuh dari penderitanya menjadi tidak normal, seperti menjadi terlalu membungkuk, kondisi tulang punggung yang miring dan juga berbagai masalah lainnya.

  1. Rasa nyeri dan sakit yang luar biasa pada punggung

Munculnya sel kanker pada bagian tulang belakang juga akan menyebabkan munculnya rasa sakit dan juga nyeri yang luar biasa dan juga berlebihan pada bagian punggung. Bahaya Kanker Tulang ini akan terasa sangat menyiksa dan juga tidak tertahankan, seperti merasakan sakit punggung, namun terjadi secara terus menerus.

Rasa sakit luar biasa pada punggung juga menjadi tanda kanker lainnya seperti :

  • kanker hati
  • kanker ginjal
  1. Sulit untuk bergerak

Rasa sakit yang muncul pada bagian tulang belakang dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih sulit dalam bergerak, sehingga penderita kanker tulang belakang akan lebih banyak diam. Bahaya Kanker Tulang ini akan berefek pada kondisi tubuh yang tidak terlalu banyak bergerak, sehingga dapat berpengaruh pada penurunan metabolisme tubuh dan dapat menyebabkan tubuh mengalami berbagai macam gangguan kesehatan. Namun kesulitan bergerak in juga ditemui pada gejala kanker otak.

  1. Pembengkakan pada bagian tulang belakang

Bahaya Kanker Tulang belakang adalah munculnya pembengkakan pada bagian punggung dan juga tulang belakang, sama seperti ciri-ciri dari kanker lainnya. Dalam tahapan yang parah dan sudah mencapai stadium akhir, kanker tulang belakang dapat lebih berbahaya, karena dapat menyebabkan:

  • Kelelahan
  • Anemia
  • Menyebarnya sel kanker pada bagian tubuh lainnya
  • Berkurangnya imunnitas tubuh
  • Rasa nyeri pada bagian tubuh lain yang terinfeksi kanker
  • Mudah terinfeksi oleh penyakit
  • Rasa sakit kepala dan pusing yang berlebihan

 

Gejala kanker tulang belakang stadium lanjut ini akan sangat berbahaya, karena memiliki kemungkinan yang sangat besar untuk menginfeksi kelenjar getah bening. Apabila kelenjar getah bening sudah terinfeksi oleh kanker, maka kanker akan lebih mudah menyebar ke bagian tubuh lainnya, sehingga dapat menyebabkan terjadinya komplikasi penyakit.

Demikianlah artikel mengenai Bahaya Kanker Tulang belakang. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi anda semua dan juga dapat menambah wawasan anda semua.

 

 

Bahaya Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Tulang

Cara Mencegah Kanker Tulang

Cara Mencegah Kanker Tulang

Cara Mencegah Kanker Tulang – Tidak ada yang bisa membantah jika penyakit kanker merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh semua orang. Pasalnya, tentu saja rekam medis yang selama ini tersebar tentang betapa mematikannya penyakit kanker. Parahnya, menurut para pakar kesehatan yang juga ditunjang dengan hasil penelitian menyebut jika ternyata setiap bagian tubuh tidak hanya di bagian tapi juga di bagian dalam memiliki risiko terjangkit penyakit kanker. Mungkin hal tersebut sangat mengejutkan tapi selain hati, usus, paru-paru, kulit dan payudara tulang juga bisa menjadi tempat pertumbuhan sel-sel kanker.

Tulang juga bisa terjangkit penyakit berbahaya, tidak hanya masalah pengeroposan tulang tapi juga penyakit kanker. Kanker tulang mungkin belum terlalu populer tapi hasil penelitian menyebut setiap tahunnya angka penderita terus bertambah. Hal tersebut tentu membuat kita harus bertindak untuk mencegah kanker tulang, pasalnya penyakit mematikan ini tidak hanya bisa membuat tulang mengeropos tapi benar-benar menghancurkan tulang dari dalam, mengerikan bukan. Tapi tenang hasil studi dari sejumlah pakar kesehatan mengungkan beberapa Cara Mencegah Kanker Tulang yang mengerikan tersebut. Apa saja? Berikut ulasannya.

 

  1. Meningkatkan asupan vitamin D

Cara Mencegah Kanker Tulang yang pertama yaitu meningkatkan asupan vitamin D. Vitamin D merupakan asupan yang penting untuk menguatkan tulang. Nah, dengan memenuhi asupan vitamin D dan juga meningkatkan cadangan vitamin D secara alami sangat baik untuk mencegah penyakit kanker tulang. Sering terpapar sinar matahari merupakan Cara Mencegah Kanker Tulang yang alami karena sinar matahari sangat baik untuk meningkatkan cadangan vitamin D dari dalam tubuh. Sinar matahari yang baik yaitu sinar matahari pagi dari mulai pagi hari sampai pukul 10 pagi.

  1. Mengonsumsi lidah buaya

Lidah buaya mungkin selama ini dikenal sebagai bahan alami yang bermanfaat untuk rambut. Tapi ternyata lidah buaya juga bermanfaat Cara Mencegah Kanker Tulangsebagai Cara Mencegah Kanker Tulang yang sangat baik. Hasil penelitian menyebut, lidah buaya memiliki sifat aloeride yang merupakan senyawa alami bersifat anti-kanker. Maka dari itu mengonsumsi lidah buaya disebut sebagai bahan alami untuk Cara Mencegah Kanker Tulang.

  1. Memenuhi asupan vitamin A

Selain vitamin D yang sangat baik untuk tulang, vitamin A juga menjadi asupan penting sebagai Cara Mencegah Kanker Tulang yang sangat mengerikan ini. Vitamin A merupakan asupan tubuh yang sangat ampuh melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Untuk itu mulai sekarang perbanyaklah konsumsi sayuran dan buah seperti apel atau wortel.

  1. Mengonsumsi jahe atau kunyit

Jahe dan kunyit menurut pakar kesehatan juga menjadi bahan alami untuk mencegah penyakit kanker tulang. Hasil penelitian pun sudah membuktikan jika rutin mengkonsumsi jahe atau kunyit bisa digunakan sebagai Cara Mencegah Kanker Tulang juga bisa menyembuhkan kanker tulang secara bertahap.

  1. Mengonsumsi teh hijau

Teh hijau memang sudah terkenal sebagai bahan alternatif untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang datang di dalam tubuh. Namun, perlu diketahui juga ada beberapa kandungan yang dapat di manfaatkan didalam teh hijau untuk melawan serangan sel kanker terutamanya kanker tulang. Oleh karena itu Cara Mencegah Kanker Tulang yang disarankan banyak orang yaitu untuk mengkonsumsi teh hijau ini dengan maksimal. Dengan berbagai olahan berupa jus teh hijau dan membuat teh seperti biasanya.

 

Namun, perlu diketahui juga kanker tulang ini juga memiliki gejala dan tanda-tanda yang dapat diketahui dengan mudah. Tanda-tanda itu berupa menurunnya berat badan, demam tinggi mendadak, keringat dingin pada malam hari dan juga terdapat menjolan kecil yang ada dilutut kaki anda. Penyakit kanker tulang merupakan penyakit yang mengerikan dan umumnya sulit dideteksi. Memeriksakan kondisi kesehatan dan melakukan Cara Mencegah Kanker Tulang adalah cara yang terbaik.

 

 

Cara Mencegah Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang – Kanker tulang merupakan tumor ganas pada tulang yang dapat menghancurkan jaringan tulang yang normal. Perlu diketahui, tidak semua tumor tulang itu ganas. Bahkan, tumor tulang yang jinak lebih banyak daripada yang ganas (kanker). Bedanya, tumor jinak hanya tumbuh membesar dan menekan tulang yang sehat serta jaringan disekitarnya, sedangkan kanker tulang akan merusak struktur tulang, dapat menyebar, dan mengancam nyawa.

Atas dasar itulah mengetahui ciri-ciri atau gejala kanker tulang serta penyebab kanker tulang akan sangat diperlukan guna mendapatkan terapi secara dini serta mengupayakan langkah pencegahan. Karena semakin dini ditangani angka keberhasilan terapi akan lebih tinggi.

 

Gejala Kanker Tulang

Gejala kanker tulang meliputi:

  • Nyeri pada tulang
  • Pembengkakan dan nyeri di dekat daerah yang terkena
  • Patah tulang tak wajar (kesenggol sedikit atau kebentur sedikit, patah)
  • Lemah
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Rasa sakit atau nyeri pada tulang adalah gejala kanker tulang yang paling sering muncul, akan tetapi tidak semua kanker tulang menyebabkan nyeri. Rasa sakit yang persisten atau tidak biasa atau pembengkakan pada tulang atau daerah sekitarnya dapat disebabkan oleh kanker tulang atau kondisi medis lainnya.

 

Penyebab Kanker Tulang

Meskipun kanker tulang tidak memiliki Penyebab Kanker Tulang yang jelas, para peneliti telah mengidentifikasi beberapa faktor yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker tulang ini, diantaranya :

  1. Kelainan tulang

Penyebab Kanker Tulang dapat timbul karena terdapat kelainan pada tulang tersebut. Kelainan itu seperti penyakit paget bone. Penyakit Paget bone adalah kelainan formasi tulang. Sel tulang (osteoblast) biasanya membentuk tulang baru di permukaan yang lunak dan rata. Penyakit Paget tulang mengganggu proses daur ulang tulang yang normal di dalam tubuh. Sepanjang waktu, tulang yang terpengaruh mungkin menjadi rapuh dan cacat. Tulang apapun dapat terpengaruh, tapi yang paling umum adalah tengkorak, tulang punggung, kaki, pelvis, dan selangka.

  1. Radioterapi

Penyebab Kanker Tulang yang kedua adalah efek pengobatan radioterapi. DNA sel-sel tulang dapat rusak karena pengobatan radioterapi. Dan sel-sel yang rusak tersebut dapat menjadi kanker pada tulang.

  1. Genetik predisposisi

Penyebab Kanker Tulang berikutnya yaitu dapat di sebabkan oleh kelainan gen yang diturunkan oleh orang tua. Orang tua yang mempunyai riwayat pernah mengalami kanker tulang sebelumnya akan mewarisi genetiknya kepada sang anak. Maka dari itu para peneliti mengidentifikasi hal ini juga sebagai Penyebab Kanker Tulang.

  1. Jenis kelaminPenyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang selanjutnya yaitu jenis kelamin. Laki-laki lebih besar beresiko terkena kanker tulang daripada wanita, karena mayoritas laki-laki lebih tinggi daripada wanita.

  1. Tinggi badan

Penyebab Kanker Tulang sangat dipengaruhi oleh tinggi badan. Orang yang memiliki badan yang tinggi lebih beresiko karena perkembangan pada tulang lebih cepat dari orang yang memiliki tubuh kurang tinggi.

  1. Lingkungan

Lingkungan dapat menjadi Penyebab Kanker Tulang, ini dikarenakan udara lingkungan tercemar oleh berbagai virus dan bakteri. Paparan dari pestisida dan fluoride dan perawatan radioterapi dapat memicu tumbuhnya sel kanker pada tulang.

  1. Pembengkakan

Penyebab Kanker Tulang lainnya yaitu juga bisa disebabkan karena pembengkakan. Pembengkakan yang terjadi akibat patah tulang saat kecelakaan dapat memicu timbulnya sel kanker jika tidak segera melakukan pengobatan dengan operasi atau pengobatan lainnya. Karena pembengkakan yang terjadi sangat mudah memicu virus yang membawa sel kanker masuk ke dalamnya.

  1. Warna kulitPenyebab Kanker Tulang

Penyebab Kanker Tulang yang telah diidentifikasi berikutnya yaitu warna kulit. Anak yang memiliki kulit putih lebih beresiko terkena kanker tulang daripada anak berkulit gelap.

  1. DNA

Jumlah DNA yang berubah juga dapat memicu terdapatnya sel kanker pada tulang. DNA adalah seperti sebuah paket yang terdiri dari gen-gen dalam jumlah besar. Tiap gen membawa “instruksi” yang mengatur fungsi tiap sel di dalam tubuh. Kesalahan “instruksi” dapat menyebabkan sel tidak berfungsi secara normal sehingga menjadikannya bersifat kanker.

  1. Mutasi gen

Gen sering bermutasi pada saat proses pertumbuhan sel-sel tubuh terjadi. Normalnya, sel-sel memiliki mekanisme yang dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam DNA. Namun ada kalanya kesalahan ini terlewatkan dan akhirnya sel ini pun bersifat kanker.

 

Walaupun belum jelas apa Penyebab Kanker Tulang yang sebenarnya namun para peneliti sudah mengidentifikasi faktor yang menjadi Penyebab Kanker Tulang tersebut. Hati-hatilah karena kemungkinan tentang Penyebab Kanker Tulang di atas benar adanya. Tetaplah menjaga pola hidup sehat dengan konsumsi makanan yang sehat dan berolahraga teratur. Semoga bermanfaat…

 

Penyebab Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Tulang

Gejala Kanker Tulang

Gejala Kanker Tulang

Gejala Kanker Tulang awal lainnya berupa benjolan yang muncul pada permukaan tulang, terjadinya peradangan, rasa lelah yang berlebihan, turunnya berat badan, turunnya kemampuan beraktifitas, serta bengkak dan rasa sakit yang terus menerus pada bagian persendian tulang. Bermula dari Gejala Kanker Tulang awal itulah kanker tulang terus berkembang melalui beberapa fase atau tahapan dengan Gejala Kanker Tulang sebagai berikut:

 

  1. Rasa Sakit / Nyeri Berkepanjangan Pada Tulang

Gejala Kanker Tulang yang paling mudah dideteksi adalah rasa sakit yang berkepanjangan pada tulang belakang, utamanya bagian punggung dan leher disertai dengan Gejala Kanker Tulang lainnya seperti rasa nyeri dan ngilu. Rasa sakit tersebut tidak hanya berhenti pada bagian tulang belakang saja, tapi lambat laun menyebar ke bagian-bagian tubuh yang lain. Penyebaran tersebut dipengaruhi oleh tempat pertumbuhan abnormal. Jika sel-sel kanker hanya menyebabkan iritasi dan peradangan kecil, maka rasa sakit pada umumnya hanya muncul di bagian belakang tubuh. Namun jika syaraf ditekan oleh sel-sel kanker, maka rasa sakit akan menyebar ke bagian-bagian yang menjadi tempat penyebaran sel kanker tersebut.

 

  1. Turunnya Kemampuan Beraktifitas

Gejala Kanker Tulang yang selanjutnya adalah akan Gejala Kanker Tulangmempengaruhi aktifitas anda. Sel-sel kanker yang menekan syaraf dengan sangat kuat, dapat membuat kemampuan seseorang dalam beraktifitas menurun. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya gangguan terhadap tulang belakang terutama pada impuls-impulsnya. Karena saat kanker memicu terjadinya peradangan besar, kemampuan otak dalam berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain tidak lagi dapat berjalan dengan maksimal, sehingga kaki terasa sulit untuk dipakai berjalan, tangan terasa kaku untuk dipakai berpegangan atau meraih sesuatu, dan Gejala Kanker Tulang lainnya.

 

  1. Kepekaan Menurun

Gejala Kanker Tulang lainnya yaitu kepekaan menurun. Sensasi sentuhan juga semakin melemah disebabkan peradangan, tekanan dan pengaruh kanker tulang belakang, karena syaraf pusat berada pada bagian sumsung tulang belakang. Karena menurunnya kepekaan inilah maka penderita kanker tulang mulai sulit untuk dapat merasakan suhu yang panas atau dingin saat menyentuh sesuatu, sama halnya dengan menurunnya kemampuan otak saat berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain.

 

  1. Inkontinensia

Gejala Kanker Tulang inkontinensia hampir sama dengan menurunnya kemampuan beraktifitas, hanya saja Gejala Kanker Tulang ini berakibat pada hilangnya kemampuan seseorang dalam mengontrol kinreja dari usus serta kandung kemih disebabkan karena impuls impuls syaraf yang terganggu.

 

  1. Kelumpuhan

Pada stadium tertentu, seseorang yang terkena kanker tulang dapat mengalami kelumpuhan, baik pada salah satu, beberapa, atau bahkan pada keseluruhan anggota badan, tergantung dari lokasi dan ukuran pertumbuhan sel-sel kanker, karena syaraf yang terserang kanker seolah terputus dari rangkaian syaraf secara keseluruhan.

 

  1. Pembengkakan

Gejala Kanker Tulang yang bisa diketahui lainnya yaitu pembengkakan. Anda mungkin mengalami rasa sakit di sekitar terjadinya kanker, dan mungkin akan menunjukkan pembengkakan pada tulang, benjolan atau ada sesuatu yang ada di dalamnya.

 

  1. Fraktur

Sel kanker dapat melemahkan tulang, dan ini kadang-kadang menyebabkan patah tulang. Kerusakan tulang mungkin terjadi pada tulang yang sebelumnya terasa sakit.

 

  1. Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan kelelahan yang menyertai nyeri tulang mungkin merupakan tanda dari kanker tulang. Gejala Kanker Tulang lain, seperti kesulitan bernapas, mungkin berkembang jika kanker telah menyebar ke organ lain.

 

Metode Diagnosis Kanker Tulang

Untuk memastikan apakah Gejala Kanker Tulang sebagaimana tersebut di atas yang diderita oleh seseorang merupakan kanker tulang atau jenis penyakit lainnya, maka perlu dilakukan diagnosis dengan beberapa metode berikut ini:

  • Pencitraan. Yakni dengan menggunakan peralatan pemeriksaan seperti CT Scan, Sinar X, MRI serta peralatan lainnya yang dilakukan oleh dokter.
  • Scan Tulang. Yakni menyuntikkan bahan kontras serta memakai perangkat kamera khusus guna menampilkan struktur dan gambaran tulang.
  • Biopsi. Yakni pengambilan jaringan tumor untuk diperiksa. Biopsi sendiri terdiri atas dua macam, yakni biopsi dengan menggunakan aspirasi jarum atau memakai jarum untuk mengambil potongan kecil jaringan tumor, serta biopsi bedah, yakni memotong sebagian kecil kulit penderita untuk diangkat jaringan tumornya, baik secara keseluruhan maupun sebagian untuk dilakukan pemeriksaan.

 

Pengobatan Kanker Tulang

Jika seseorang memang dipastikan menderita kanker tulang, maka langkah-langkah pengobatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah:

 

  1. Pembedahan

Pembedahan dilakukan jika kanker masih belum terlalu menyebar. Upaya pembedahan sendiri terdiri atas 3 jenis, yakni:

  • Kuretase atau memotong bagian dinding tulang yang terserang kanker, serta menguret bersih seluruh jaringan tumor yang ada, reseksi
  • Reseksi, yakni mengangkat tumor yang keluar dari tulang dengan melakukan pembedahan dari dalam.
  • Amputasi, adalah memotong keseluruhan bagian daru tulang yang menjadi tempat pertumbuhan tumor.

 

  1. KemoterapiGejala Kanker Tulang

Kemoterapi dilakukan dengan cara memasukkan obat tertentu yang memiliki kemampuan dalam membunuh sel-sel kanker yang membelah diri dengan sangat cepat.

 

  1. Terapi Radiasi

Terapi radiasi dilakukan dengan cara menyinari atau memberikan energi tertentu guna mengurangi atau mengecilkan sel-sel kanker dengan cara merusal DNA dari sel tersebut sehingga tidak memiliki kemampuan lagi untuk berkembang.

 

Kanker tulang memang tergolong penyakit yang langka, namun mengingat besarnya risiko bagi para penderita, maka sebisa mungkin bagi siapa saja untuk senantiasa mencegah, mengetahui Gejala Kanker Tulang, serta melakukan pengobatan sedini mungkin sebelum penyakit kanker yang satu ini semakin berkembang dan berakibat fatal.

 

Gejala Kanker Tulang

Posted in Uncategorized | Leave a comment