Faktor Pemicu Kanker Lidah

Faktor Pemicu Kanker Lidah

Faktor Pemicu Kanker Lidah

Faktor Pemicu Kanker Lidah – Kanker lidah tentu bukan hal baru karena jenis kanker ini cukup banyak juga dialami di negara kita walau kasusnya tak sebanyak kanker paru-paru, kanker serviks, atau kanker payudara. Jenis kanker ini adalah kondisi di mana ada pertumbuhan tumor di bagian sel-sel lidah dan perkembangannya biasanya di bagian sel-sel skuamosa. Sel-sel tersebut dapat dijumpai pada bagian permukaan lidah dan oleh karena itu jugalah kanker ini dinamakan karsinoma sel skuamosa.

Organ lidah kita sendiri ada 2 bagian, yakni bagian pangkal atau yang posisinya tak jauh dari tenggorokan serta bagian depan dengan posisi berada di dalam mulut. Perlu diketahui bahwa kanker lidah mampu berkembang di dua bagian itu. Untuk kanker yang pertumbuhannya di pangkal lidah, biasanya ini juga masih tergolong kanker orofaring, sedangkan yang pertumbuhannya ada pada bagian depan lidah, ini tergolong kanker mulut.

 

Kanker lidah sebetulnya masih tergolong kanker mulut, sama halnya dengan kanker yang terjadi pada bagian bibir, lapisan pipi di bagian dalam, langit-langkit keras, serta mulut bagian bawah depan lidah dan juga gusi. Kanker lidah juga dapat dianggap sebagai tumor lidah yang berkembang menjadi lebih ganas dan mampu memberikan serangan pada jaringan sekitar. Bahkan diketahui pula bahwa penyebarannya bisa sampai ke bagian tubuh lain walaupun cukup jauh dan inilah yang disebut dengan metastase.

Penyebab kanker lidah sendiri belumlah diketahui secara jelas, namun ada beberapa faktor pemicu kanker lidah yang berasal dari gaya hidup sehari-hari. Di bawah ini bisa dilihat apa saja yang menjadi faktor pemicu kanker lidah:

 

  1. Merokok

Kebiasaan merokok terlalu sering dan dalam takaran banyak adalah faktor pemicu kanker lidah yang utama dan menjadi kasus yang sering ditangani. Biasanya penderita kanker lidah adalah yang sebelumnya merupakan perokok aktif dengan merokok sebanyak 2 pack setiap harinya atau bahkan lebih dari itu. Kekeringan pun dapat terjadi pada lidah dikarenakan asap rokok yang memaparnya.

 

  1. Mengonsumsi Minuman Beralkohol

Faktor pemicu kanker lidah berikutnya yaitu salah satu kondisi yang dapat disebabkan oleh minuman keras, khususnya bagi pengonsumsi aktif. Para pecandu minuman beralkohol ditambah juga dengan perokok aktif akan mengakibatkan sel kanker dapat tumbuh dan menyebar lebih cepat di dalam mulut. Biasanya risiko perkembangan kanker yang dapat dipicu adalah yang berada pada kepala dan leher, tak terkecuali kanker lidah.

 

  1. Tingkat Kebersihan Mulut yang RendahFaktor Pemicu Kanker Lidah

Jarangnya menyikat gigi jangan dikira hanya akan memicu karies gigi atau bau mulut saja. Keadaan mulut dengan tingkat kebersihan yang rendah dan berlangsung cukup lama mampu menjadi faktor pemicu kanker lidah tumbuh dan berkembang di dalam mulut. Kanker lidah pun menjadi salah satu akibat dari tidak teraturnya dalam menjaga kebersihan area dalam mulut.

 

  1. Riwayat Kesehatan Keluarga

Anggota keluarga yang pernah atau tengah mengidap kanker lidah ternyata dapat berimbas juga terhadap keadaan tubuh anggota keluarga lainnya. Satu orang di dalam keluarga mengalami kanker lidah dapat meningkatkan faktor pemicu kanker lidah kepada anggota keluarga lainnya untuk mengalami jenis kanker yang sama. Maka penting untuk mengecek kesehatan ke dokter secara rutin demi mendeteksi ada tidaknya pertumbuhan jaringan abnormal dalam tubuh.

 

  1. Iritasi Membran Mukosa Mulut

Membran mukosa mulut dapat mengalami iritasi dan iritasi inilah yang kemungkinan besar dapat menjadi faktor pemicu kanker lidah. Iritasi faktor pemicu kanker lidah ini tak hanya terjadi sekali dua kali, tapi iritasi berulanglah yang memberikan peluang lebih besar pada penderita untuk mengidap penyakit kanker lidah. Berulangnya iritasi di bagian tersebut adalah bagian dari akibat konsumsi minuman keras dan merokok terlalu sering dan berlebihan. Maka semuanya masih ada kaitannya satu dengan yang lain, bahkan untuk iritasi sekalipun.

 

  1. Rendahnya Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh seseorang yang rendah akan dengan mudah diserang berbagai virus dan bakteri. Seseorang dengan sistem imun lemah, contohnya seperti penderita HIV, bakal lebih rentan untuk mengalami kanker lidah. Faktor pemicu kanker lidah i ini lebih besar ketika didukung dengan faktor pemicu kanker lidah lain yang sudah disebutkan sebelumnya.

 

 

Faktor Pemicu Kanker Lidah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak

Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak

Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak

Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak – Handphone adalah salah satu alat komunikasi yang paling sering digunakan pada masa seperti ini. Seiring dengan berkembangnya informasi, handphone pun semakin canggih pula yang mana kecanggihan ponsel ini biasa dikenal dalam wujud smartphone. Siapa yang tak mengenal smartphone? Dengan desain dan fitur yang dimilikinya, handphone seperti ini kian banyak dicari oleh orang-orang terutama untuk kalangan pebisnis.

Namun sayangnya dibalik kemegahan yang dimiliki oleh handphone, tersimpan bahaya yang jarang diketahui oleh pemiliknya. Salah satu bahaya tersesarnya yaitu radiasi dapat menyebabkan kanker otak. Berikut ulasan selengkapnya.

 

Penelitian Tentang Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa radiasi dapat menyebabkan kanker otak. Banyak ahli juga menetapkan bahwa handphone termasuk dalam kategori benda yang mempunyai resiko tinggi untuk kesehatan yang disamakan dengan pestisida, knalpot bensin dan kopi. Temuan ini telah diumumkan oleh IARC atau Badan Internasional untuk Penelitian Kanker yang berada dibawah WHO setelah melakukan beberapa riset selama satu minggu penuh.

 

Penelitian tersebut menemukan adanya elektromagnetik dalam radiasi dapat menyebabkan kanker otak. Intensitas tinggi pemakaian handphone mengakibatkan peningkatan risiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas. Masih ingin diteliti lebih lanjut, anggota panel Kurt Straif mengatakan bahwa paparan tertinggi radiasi dapat menyebabkan kanker otak adalah saat handphone digunakan untuk menelepon. Sedangkan jika menggunakan pesan singkat SMS atau dengan menggunakan perangkat hands-free atau headset akan memperkecil paparan radiasi yang ditimbulkan.

 

Proses Radiasi HP

Mekanisme kerja handphone, pada dasarnya dilakukan dengan mengirimkan sinyal ke menara paling dekat dengan menggunakan frekuensi gelombang radio (bentuknya sama dengan gelombang radio FM dan microwave). Handphone yang menimbulkan gelombang elektromagnetik memang dapat diserap  dalam tubuh. Gelombang inilah yang mempengaruhi kekuatan signal dan kejernihan suara. Energi yang diserap oleh tubuh dari gelombang elektromagnetik, diukur dalam bentuk satuan SAR atau Specific Absorption Rate.

 

Disamping itu, radiasi handphone juga dapat menimbulkan dua efek yaitu:

  • Thermal effect

Yakni hal yang paling sering disebabkan oleh piranti yang memiliki kandungan gelombang elektromagnetik. Pada umumnya akan timbul panas karena adanya suhu yang meningkat. Biasanya, otak atau sirkulasi darah dapat mencegah pengaruh dari thermal effect Namun, kornea mata biasanya tidak tahan akan panas.

  • Non thermal effect

Yakni efek yang tidak disebabkan oleh panas. Biasanya bahkan akan mempengaruhi otak hingga bagian tubuh yang dekat dengan antena. Dan hasilnya, metabolisme glukosa di dalam darah akan meningkat. Menurut American Medical Association, efek non thermal dapat dirasakan dalam jangka panjang. Seperti pendarahan otak, kanker, sakit kepala, pusing, gangguan tidur sampai gangguan kepribadian.

 

Radiasi dapat menyebabkan kanker otak dari handphone secara tidak langsung bisa merusak DNA, karena memiliki perbedaan dengan tipe radiasi lebih kuat dari sinar X dan radiasi ultraviolet. Dalam level yang tinggi, gelombang dari handphone dapat memanaskan jaringan pada tubuh. Namun hal ini belum dapat dipastikan, apakah itu bisa merusak sel tubuh manusia atau tidak.

Walaupun begitu, seperti yang biasa terjadi pada penelitian sejenis ini, belum ada bukti yang betul-betul pasti mengenai kesimpulan bahwa radiasi dapat menyebabkan kanker otak yang dibuat oleh para dokter tersebut.

 

Untuk itu, agar dapat terhindar dari efek buruk radiasi handphone, maka disarankan agar:

  • Menyimpan atau menjauhkan handphone di tempat yang aman dan tidak bersentuhan secara langsung dengan tubuh.
  • Hindari aktifitas dengan handphone saat sinyal buruk. Sinyal buruk umumnya memiliki gelombang elektromagnetik yang justru jauh lebih tinggi.
  • Memakai hands-free atau headset saat berbicara.
  • Jika tidak ada hands-free atau headset, bicaralah dengan menggunakan sisi telinga secara bergantian.    Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak
  • Jauhkan handphone ketika menunggu panggilan. Dan dekatkan di telinga hanya jika ada suara jawaban.      Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak

 

Efek Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak Masih Pro Kontra

Sejauh ini, industri Telkom mendanai penelitian besar yang disebut dengan Studi Interphone. Penelitian ini menyatakan bahwa telepon genggam atau handphone tidak mendatangkan kanker, kecuali apabila pemakaian telepon terlalu berat, termasuk juga anak-anak. Tapi kenyataan yang ada, penelitian tidak melibatkan anak-anak, sehingga kesimpulannya sendiri masih mengambang.

Penelitian lebih lanjut sangat diperlukan untuk membuktikan dampak buruk yang terjadi dari pengguna atau pemakai berat handphone. Walaupun hasilnya belum jelas, namun semua pihak menyetujui untuk membatasi penggunaan handphone, sambil menunggu hasil pada penelitian-penelitian terbaru.

 

 

 

 

Radiasi Dapat Menyebabkan Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tingkatan Kanker Otak

Tingkatan Kanker Otak

Tingkatan Kanker Otak

Tingkatan Kanker Otak – Kanker otak adalah tumor otak ganas yang dapat menyebar dengan cepat ke bagian lain dari otak dan tulang belakang. Perlu diketahui, tidak semua tumor otak bersifat ganas dan bisa dikategorikan sebagai kanker. Ada juga tumor otak yang bersifat jinak. Tumor otak jinak adalah sekumpulan sel-sel otak yang tumbuh perlahan dan tidak menyebar ke bagian lain. Tumor otak sendiri adalah pertumbuhan sel-sel otak yang tidak wajar dan tidak terkendali. Pada otak, tumor dapat berkembang dari sel yang menyusun jaringan otak, dari saraf yang keluar-masuk ke otak, dan dari selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang (meninges).

 

Tumor otak tidak mengenal usia dan bisa menjangkiti siapa saja, termasuk anak-anak. Menurut data WHO, pada tahun 2012 ada sekitar 4900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia. Jika dilihat dari jenis kelaminnya, maka pengidap kanker otak berjenis kelamin pria sedikit lebih banyak dibanding wanita.

Penyakit genetik seperti neurofibromatosis (penyakit genetik yang menyebabkan tumor tumbuh di saraf) bisa meningkatkan risiko munculnya tumor otak. Namun, penyebab utama dari kebanyakan tumor otak belum diketahui.

 

Kanker otak dapat dikategorikan sebagai penyakit yang paling ditakuti oleh penderitanya. Tak heran, kebanyakan dari penderita yang divonis terkena penyakit ini akan merasa khawatir dan pesimis dalam hidupnya. Penyakit kanker otak ini disebabkan karena penurunan DNA pada otak atau pertumbuhan DNA yang melampaui batas.

Faktor penyebab penurunan atau pertumbuhannya yang terlalu pesat tersebut biasanya dikarenakan oleh beberapa hal seperti radiasi akibat sinyal-sinyal pada telepon genggam atau computer dan pola makan Anda yang tidak sehat pun juga bisa memicu pertumbuhan sel kanker pada otak Anda.

 

  • Kanker Otak Stadium 1

Tingkatan kanker otak ini bisa terjadi secara bertahap, yaitu stadium satu, stadium dua, stadium tiga, dan stadium akhir atau stadium empat. Namun, penderita tingkatan kanker otak stadium 1 sangat jarang ditemukan karena penderita biasanya tak begitu merasakannya.

Gejala-gejala penyakit kanker pada tingkatan kanker otak stadium 1 pun tidak terlalu jelas sehingga wajar jika penderita tak menyadari kehadiran sel kanker di otaknya. Biasanya, penderita akan mulai merasakan sakitnya ketika ia memasuki tingkatan kanker otak stadium 2.

 

  • Kanker Otak Stadium 2

Tingkatan kanker otak stadium 2 ini tentunya tak bisa Anda sepelekan meskipun Anda belum begitu merasakan sakitnya. Seorang penderita yang divonis menderita tingkatan kanker otak stadium dua, biasanya akan mengalami kelelahan yang sangat.

Tingkatan Kanker OtakPadahal, ia merasa tidak melakukan aktivitas yang berlebihan. Hal tersebut dikarenakan suplai oksigen ke otak yang tidak lancar sehingga menyebabkan penderita cepat lelah. Tidak hanya itu, penderita juga sering sekali drop yang menyebabkan ia sering pingsan jika mengalami kelelahan yang sangat. Jadi, bagi Anda yang sering pingsan, Anda perlu mewaspadainya.

 

  • Kanker Otak Stadium 3

Selanjutnya, tingkatan kanker otak stadium 3. Penderita yang sudah divonis menderita kanker otak stadium tiga biasanya akan sering mengalami sakit kepala yang hebat dan intensitasnya lumayan sering. Sakit kepala yang begitu menyiksa tersebut akan dibarengi juga dengan mimisan.

Mimisan pun terkadang tak terasa, sehingga Anda bisa saja darah mengalir begitu saja dari hidung Anda ketika Anda memikirkan sesuatu yang berat. Tak hanya itu, ketika Anda mengidap tingkatan kanker otak stadium tiga, terkadang Anda akan merasakan kaki dan tangan Anda sulit digerakkan. Andapun akan mudah terjatuh saat berjalan karena keseimbangan tubuh Anda sudah mulai terganggu.

 

  • Kanker Otak Stadium 4

Terakhir adalah tingkatan kanker otak stadium 4. Jika penderita sudah memasuki tingkatan kanker otak ini, maka hidupnya bisa dibilang sangat sulit. Penderita bisa saja terganggu penglihatannya. Saat ia melihat sebuah objek, objek tersebut akan terlihat menjadi dua. Penderita juga bisa mengalami kesulitan dalam mendengarkan suara.

Jika penderita tak rajin melakukan kemoterapi, maka sel kanker pada otaknya bisa menyebabkan ia mengalami kebutaan, tuli dan bahkan lumpuh. Sangat ironis bukan? Jadi, jika Anda sudah pernah merasakan gejala awal kanker otak, sebaiknya Anda langsung pergi ke dokter agar sel kanker cepat diatasi.

 

 

Tingkatan Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Risiko Kanker Otak Dari Lingkungan

Risiko Kanker Otak Dari Lingkungan

Risiko Kanker Otak Dari Lingkungan

Risiko Kanker Otak Dari Lingkungan – Meski belum ada bukti yang meyakinkan, sejumlah pakar sejauh ini sepakat bahwa ada kaitan antara paparan tekanan berlebihan dan kinerja dalam intensitas tinggi pada otak dengan peningkatan risiko seseorang mengalami kanker otak. Ada kemungkinan kanker otak berkaitan dengan beberapa kebiasaan buruk yang dijalankan seseorang dalam jangka panjang dan memicu terjadinya semacam stimulan abnormal pada sistem jaringan saraf dan jaringan sel dalam otak yang kemudian memicu terbentuknya sel-sel abnormal.

 

Menurut cancer.org, pada dasarnya sel dalam tubuh memiliki semacam masa kadaluwarsa, demikian juga dengan sel dalam otak. Dan ketika sel-sel tersebut mendapatkan tugas lebih berat, maka masa kadaluwarsa ini menjadi lebih cepat. Secara alami tubuh akan melakukan sistem regenerasi sel yang berfungsi mengganti sel-sel rusak ini dengan sel baru yang segar untuk mempertahankan fungsi organ dan jaringan. Hanya saja, ketika kerusakan dan keusangan sel-sel berjalan terlalu cepat, kadang fungsi regenerasi sel ini tidak bisa mengimbangi. Di saat inilah kemungkinan seseorang mengalami regenerasi sel abnormal yang bisa mengarah ke pembentukan sel tumor dan kanker. Dan hal demikian juga bisa terjadi pada sel-sel otak.

Tekanan pada otak jelas berbeda dengan tekanan pada usus atau tekanan pada otot. Bila usus menjadi rentan terhadap pembentukan sel kanker ketika kotoran di dalamnya tidak keluar dengan lancar sebagaimana mestinya, dan otot bisa mengalami kerusakan karena terlalu banyak bekerja dan mengangkat beban di luar kemampuan, maka otak akan mengalami masalah karena berpikir dan mengatur tubuh secara berlebihan.

 

Banyak penelitian telah dilakukan pada sejumlah potensi faktor risiko lingkungan. Dari sekian banyak faktor yang diteliti, hanya satu paparan radiasi ION yang telah jelas terbukti meningkatkan risiko mengembangkan tumor otak. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa riwayat alergi orang dewasa, ibu mengkonsumsi buah dan sayuran selama kehamilan, anak-anak yang mengkonsumsi sayuran dan telah mengalami cacar air, menunjukkan bahwa potensi untuk pengembangan tumor otak ini semakin berkurang.

 

  1. Medan elektromagnetik

Risiko kanker otak dari lingkungan yang pertama yaitu medan elektromagnetik. Banyak iformasi yang berkembang mengenai energi dari jaringan listrik atau penggunaan ponsel ini, memungkinkan dalam peningkatan resiko terjadinya tumor otak. Hal ini merupakan alasan dari tindakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang merekomendasikan pembatasan terhadap penggunaan ponsel dan menggantinya dengan headset atau hands free untuk orang dewasa dan anak-anak. Disebut studi Interphone internasional, dan diterbitkan pada tahun 2010, dilakukan oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker dan sebagian didanai oleh perusahaan telepon, bahkan jika kemungkinan mengembangkan glioma yang dua kali lipat atau tiga kali lipat, risiko masih akan tetap rendah.

 

  1. Radiasi

Teknik pengobatan radiasi ke arah kepala yang dilakukan pada sakit sebelumnya termasuk sinar-x pengion, dalam beberapa kasus telah menunjukkan keterkaitan terhadap faktor yang mengembangkan risiko kanker otak dari lingkungan.

 

  1. Infeksi virus dan Alergen

Risiko Kanker Otak Dari LingkunganInfeksi virus Epstein Barr (EBV) mempengaruhi peningkatan resiko limfoma. EBV juga lebih dikenal sebagai virus penyebab mononucleosis. Dalam penelitian lain, virus tingkat tinggi yang disebut cytomegalovirus (CMV) telah ditemukan pada jaringan tumor otak namun arti temuan ini masih dalam penelitian. Beberapa jenis virus lain telah terbukti menyebabkan tumor otak yang dilakukan dalam percobaan pada hewan, namun masih banyak diperlukan data untuk mengetahui apakah paparan infeksi virus dapat menjadi risiko kanker otak dari lingkungan.

 

  1. Senyawa N-nitroso

Beberapa penelitian yang dilakukan pada suplemen dan diet N-nitroso menunjukkan bahwa adanya peningkatan risiko kanker otak dari lingkungan pada anak dan dewasa. Senyawa N-nitroso ini terbentuk dalam tubuh, yang berasal dari zat nitrit atau nitrat yang banyak terkandung di beberapa daging, asap rokok, dan kosmetik. Namun, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk pembuktian akan risiko kanker otak dari lingkungan ini.

 

Penting untuk diketahui bahwa risiko kanker otak dari lingkungan tidak secara akurat karena faktor lingkungan, yang berarti bahwa hasil seluruh penelitian dapat menjadi tidak konsisten. Studi lebih lanjut harus dilakukan sebelum meyakini bahwa risiko kanker otak dari lingkungan seperti konsumsi pangan tertentu (nitrit), merokok, penggunaan telepon seluler merupakan faktor risiko kanker otak dari lingkungan.

 

 

 

Risiko Kanker Otak Dari Lingkungan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Indikasi Kanker Otak

Indikasi Kanker Otak

                             Indikasi Kanker Otak  

Indikasi Kanker Otak terkadang tidak terlalu terlihat bahkan tidak kita sadari. Maka dari itu kita perlu mengenal dan mempelajari apa-apa saja gejalanya. Kanker otak merupakan sejenis tumor ganas yang tumbuh di bagian otak. Otak adalah salah satu organ yang paling vital di dalam kepala kita, sehingga apabila organ ini terganggu maka akan terganggu juga fungsi organ-organ yang lain. Pada masalah yang lebih rumit, ternyata serangan kanker ini otak bisa menyebabkan kematian dan penderitanya juga bermacam, dimulai dari anak-anak, remaja ataupun orang dewasa.

 

Walau tumor tak selalu menyebabkan masalah kematian, tetapi pada masalah tumor jinak apabila tak mendapatkan penanganan yang cukup, bisa berubah menjadi kanker ganas yang dalam pertumbuhannya lama kelamaan bisa menekan dan memakan organ tubuh yang vital.

 

Oleh karena itu, diperlukan program deteksi dini pada beberapa jenis kanker, bukan cuma pada masalah kanker otak yang mematikan tetapi pada beberapa jenis kanker yang lain. Diagnosa awal pasien bisa meningkatkan harapan hidup pada pasien kanker otak ini. Oleh karena itu pentingnya deteksi dini harus senantiasa disosialisasikan supaya perkembangan kanker bisa ditekan serta akhirnya bisa dihilangkan. Di bawah ini adalah beberapa gejala kanker otak stadium awal sampai dengan akhir yang biasa dikenali, jadi jika ada indikasi kanker otak persis seperti dibawah maka segera konsultasikan pada dokter.

 

  1. Sering mengalami sakit kepala

Indikasi kanker otak yang tak dideteksi dini yaitu biasanya terjadi sakit kepala berkali-kali, sakit kepala yang dihadapi ini umumnya datang dengan cara tiba-tiba dan berkelanjutan.

 

  1. Sulit berjalan dan tubuh sering lemas

Pasien kanker biasanya tak bisa melakukan pekerjaan berat,dikarenakan keadaan tubuh pasien kadang-kadang mudah lemas. Ketidakseimbangan metabolisme menjadikan suplai energi dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Indikasi kanker otak ini akan menyebabkan kesulitan dalam melangkah dikarenakan energi tak bisa tersalur dengan baik.

 

  1. Sering mengalami mualIndikasi Kanker Otak

Dikarenakan tidak normalnya kerja otak, indikasi kanker otak yang kemungkinan berlangsung yakni pasien akan kerap mengalami mual dan keadaan metabolisme tubuh yang kurang seimbang.

 

  1. Ketidakseimbangan sistem penciuman, pendengaran dan penglihatan

Pasien yang terkena kanker otak akan mengalami gejala penglihatan dan pendengarannya akan semakin menurun. Daya pendengaran dan penglihatan yang mengalami penurunan itu disebabkan oleh tidak seimbangnya suplai nutrisi ke organ penting di dalam tubuh secara berkala dan terjadi dalam waktu yang cukup lama. Indikasi kanker otak ini akan berkembang bersamaan dengan bertumbuhnya beberapa sel kanker yang ada di dalam otak. Organ penciuman juga akan mengalami masalah oleh serangan kanker ini, selain itu ketepatan dan daya penciuman juga tak bisa seperti halnya keadaan saat normal.

 

  1. Sulit berkonsentrasi

Pasien di stadium kanker otak akhir akan susah untuk berkonsentrasi dikarenakan aktivitas sel yang masih dalam tahap awal, mudah lupa serta daya ingat yang semakin mengalami penurunan dan respons tubuh yang mulai tak bisa dikendalikan. Indikasi kanker otak itu karena otak pasien telah mulai dikuasai oleh beberapa sel kanker.

 

  1. Kaki dan tangan yang tak bisa merasakan apa-apa

Kanker otak pada stadium yang cukup kronis akan mulai kehilangan rangsangan rasa pada anggota tubuh seperti halnya pada tangan dan kaki. Indikasi kanker otak yang terjadi itu karena organ syaraf pusat telah mengalami masalah karena beberapa sel kanker.

 

  1. Kelumpuhan pada wajah dan badan

Keadaan extreme pasien (stadium akhir) akan mengakibatkan organ-organ vital yang telah dikuasai oleh kanker tak akan bisa tertolong lagi. Kondisi ini akan mengakibatkan lumpuh pada bagian-bagian spesifik, seperti halnya wajah dan bagian tubuh yang lain. Indikasi kanker otak ini merupakan keadaan yang sudah tak bisa ditolong lagi dikarenakan teknik operasi dan beragam cara lain tak bisa mengangkat beberapa sel kanker otak tanpa mengorbankan organ yang di hinggapinya.

 

  1. Rasa kantuk yang berkelanjutan dan haid yang tidak normal bagi wanita

Indikasi Kanker OtakWalau pasien telah melakukan istirahat yang cukup (pada keadaan normal waktu tidur yaitu sepanjang 8 jam) perasaan kantuk masih akan berlangsung. Kondisi ini terjadi karena lumpuhnya beberapa sistem vital dalam tubuh sehingga tubuh akan merasa capek dan memerlukan istirahat.

Tetapi pada wanita yang terserang, indikasi kanker otak lain yang muncul pada pasien yaitu berhentinya haid secara tak normal maupun tiba-tiba (bukan dikarenakan faktor menopouse) maupun karena penyakit yang lain. Pentingnya indikasi kanker otak ini akan begitu memberi bantuan untuk mencegah perkembangan dan menyingkirkan penyakitnya, walau tumor yang tumbuh masih jinak tetapi lama kelamaan akan berubah menjadi ganas (kanker).

 

Itulah beberapa indikasi kanker otak yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat dan tulisan ini bisa menjadi referensi untuk Anda dalam mengenal indikasi kanker otak.

 

 

Indikasi Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Mencegah Kanker Lidah

Tips Mencegah Kanker Lidah

 

Tips Mencegah Kanker LidahiTips Mencegah Kanker Lidah – Kanker lidah merupakan jenis kanker yang menyerang sel-sel pada lidah. Pertumbuhan sel kanker bisa muncul pada bagian depan lidah dengan menyerang sel-sel perasa berupa jonjot kecil pada permukaan lidah yang dikenal dengan nama skuamosa. Atau justru menyerang pangkal lidah sehingga akan termasuk dalam kategori kanker orofaring. Di dalam mulut kita terdapat ribuan bakteri yang menyerang, Jika tidak menjaga kesehatan mulut  dengan baik dan benar. Itu sebabnya kita harus menjaga kebersihan mulut. Tak hanya itu saja, kita juga harus rajin menggosok gigi setiap harinya, karena pada mulut juga ada gusi tempat berpijaknya gigi. Selain gigi dan gusi, juga terdapat lidah.

 

Manfaat Menjaga Kesehatan Lidah Kita

Banyak gunanya menjaga kesehatan lidah. Salah satunya untuk mencegah timbulnya bau mulut yang tak sedap. Bau mulut bisa dicegah dengan kita menjaga kebersihan lidah kita. Masalah bau mulut sering membuat kita jengkel, memalukan, dan merusak suasana saat berkomunikasi dengan orang lain. Tidak hanya itu saja, jika kita kurang memperhatikan kebersihan lidah, maka bakteri pada lidah semakin lama semakin menumpuk, maka akibatnya mudah terkena sariawan.

Oleh karena itu, lidah pun harus dibersihkan secara teratur, seperti halnya membersihkan gigi kita. Cara membersihkan lidah, tidak serumit seperti menggosok gigi. Lalu bagaimana cara membersihkan lidah kita untuk menjaga kesehatannya?

 

Tips Mencegah Kanker Lidah dengan Membersihkan Lidah

Seperti yang dikatakan di atas, untuk membersihkan lidah sangatlah mudah dibandingkan dengan cara membersihkan gigi. Anda cukup menggunakan alat pembersih lidah dengan gerakan menarik dari arah dalam ke luar. Jika Anda tidak mempunyai alat pembersih lidah khusus, Anda bisa menggunakan sikat gigi. Memang hal ini menyebabkan kurang nyaman, bahkan terasa mau muntah. Lakukan secara pelan-pelan saja. Anda juga bisa menambahkan pasta gigi dalam membersihkan lidah.

Selain itu, menjaga kesehatan lidah dapat dilakukan dengan memperbanyak minum air putih. Minum secara teratur air putih akan menekan pertumbuhan bakteri di dalam mulut Anda. Dan juga dapat melarutkan sisa-sisa makanan atau plak-plak yang ada dan menempel di lidah. Sebagai langkah terakhir. Biasakan dengan berkumur setelah Anda selesai makan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan mulut dan menghindari bau mulut dari sisa-sisa makanan yang menempel pada sela-sela gigi Anda.

 

Tips Mencegah Kanker Lidah

Disamping untuk mencegah masalah bau mulut. Menjaga kebersihan lidah juga berguna untuk menghindari terjadinya kanker lidah. Ada beberapa Tips Mencegah Kanker Lidah yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan risikonya antara lain:

 

  1. Berhenti Merokok Dan Minum Alkohol

Khusunya para perokok yang merokok cigarette, cerutu, dan merokok dengan menggunakan pipa. Merokok merupakan faktor pemicu resiko kanker lidah paling utama. Semua jenis tembakau membuat Anda akan terkena berTips Mencegah Kanker Lidahesiko terserang kanker. Tips Mencegah Kanker Lidah dengan menghindari tembakau atau memutuskan untuk berhenti merokok, merupakan keputusan yang paling penting. Hal ini adalah bagian dari Tips Mencegah Kanker Lidah.

Minuman Alkohol juga merupakan penyebab lain risiko terserang kanker lidah. Dengan Anda memutuskan untuk berhenti atau menghindari alkohol merupakan Tips Mencegah Kanker Lidah ini.

 

  1. Menjaga Kesehatan Lidah Dan Mulut

Dengan Anda melalukan pemeriksaan secara rutin 6 bulan sekali ke dokter gigi, dan menjaga kebersihan lidah Anda. Tips Mencegah Kanker Lidah itu bisa mencegah karang gigi, gusi sakit, gigi berlubang, kanker mulut, kanker lidah, dan penyakit gigi lainnya.

Dianjurkan jangan tunggu sampai Anda punya masalah, lalu baru memutuskan pergi ke dokter. Karena Tips Mencegah Kanker Lidah tentu lebih baik untuk Anda. Lakukan Pencegahan sebelum terjadi masalah-masalah pada kesehatan mulut.

 

  1. Menggunakan Obat Kumur

Tips Mencegah Kanker Lidah terakhir dalam menjaga kesehatan lidah dan mulut adalah dengan menggunakan obat kumur. Disarankan untuk Anda menggunakannya setelah selesai menggosok gigi. Hal ini bisa menghindarkan Anda dari masalah-masalah mulut, seperti bau mulut atau masalah kesehatan mulut lainnya.

 

Demikianlah beberapa ulasan mengenai Tips Mencegah Kanker Lidah. Semoga info ini memberi manfaat bagi pembaca semuanya dan salam sehat!!

 

 

 

Tips Mencegah Kanker Lidah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Lidah

Ciri-Ciri Kanker Lidah

Ciri-Ciri Kanker Lidah

Kanker lidah adalah salah satu jenis kanker yang jarang dibahas dan diketahui oleh banyak orang. Meski hingga saat ini kanker lidah masih jarang terjadi dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, namun sebaiknya jangan remehkan Ciri-Ciri Kanker Lidah.

Terlebih lagi, berdasarkan situs Tongue Cancer Symptoms gejala awal munculnya kanker lidah hampir menyerupai sariawan pada lidah. Pertama-tama akan muncul bercak putih yang terasa sakit pada lidah. Ini sama persis seperti ketika kalian sedang mengalami sariawan. Terkadang bercak ini tidak berwarna putih, melainkan merah.

Hati-hati, Ciri-Ciri Kanker Lidah bisa jadi tampak seperti sariawan yang biasa terjadi di lidah. Apabila Anda sengaja membiarkannya, tentu dapat bertambah parah. Lalu, apa yang membedakannya dengan sariawan biasa? Beberapa orang baru menyadari setelah rasa sakitnya mencapai leher dan telinga. Kalau begitu, bagaimana cara mengenali gejala-gejala kanker lidah dari sejak awak kemunculannya? Jika kalian mendapati sariawan di lidah yang tak sembuh dalam kurun waktu dua minggu, sebaiknya segera periksakan diri dan waspada. Bisa jadi, itu adalah Ciri-Ciri Kanker Lidah. Berikut ini adalah beberapa Ciri-Ciri Kanker Lidah:

 

  1. Munculnya bercak putih atau merah pada lidah

Ciri-Ciri Kanker Lidah yang umum yaitu munculnya bercak purih atau merah pada bagian lidah. Bentuknya sama seperti sariawan dan bisa ada di bagian mana saja dari lidah. Seiring berjalannya waktu, bercak tersebut akan semakin besar dan semakin keras.

 

  1. Pendarahan bagian lidah

Bagian tengah dari bercak berwarna putih atau merah ini biasanya lunak dan mudah berdarah. Biasanya pendarahan terjadi karena adanya tekanan yang terlalu besar pada bagian yang terkena kanker saat makan, mengunyah, minum, atau menelan makanan. Inilah yang membedakan sariawan dengan Ciri-Ciri Kanker Lidah.

 

  1. Sakit di tenggorokan ketika menelan

Terkadang Ciri-Ciri Kanker Lidah ini juga dibarengi dengan rasa sakit pada tenggorokan ketika digunakan untuk menelan makanan atau disfagia.

 

  1. Mati rasa

Lama kelamaan lidah dan mulut mengalami mati rasa. Terjadi perubahan pada suara, lidah menjadi sulit bergerak, dan pasien terkadang juga mengalami kesulitan membuka mulut. Bila terus menerus dibiarkan, penderita akan merasakan kebal atau mati rasa terhadap area seputar mulutnya, meliputi bibir, mulut dan terutama bagian lidah. Bila terus berlanjut, rasa sakit dan nyeri ini bahkan bisa sampai ke telinga.

 

  1. Terdapat benjolan

Beberapa Ciri-Ciri Kanker Ciri-Ciri Kanker LidahLidah yang terjadi pada penderita terkadang juga mengalami sakit pada bagian telinga. Selain itu juga terdapat benjolan pada bagian belakang tenggorokan.

 

Selain daripada Ciri-Ciri Kanker Lidah di atas, terdapat beberapa gejala lain yang tidak boleh Anda abaikan. Tetapi ingatlah bahwa memiliki Ciri-Ciri Kanker Lidah seperti di bawah ini bukan berarti Anda pasti mengidap kanker, karena beberapa keluhan ini bisa juga disebabkan oleh masalah kesehatan lainnya.

  • Kesulitan berbicara
  • Penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya
  • Gigi menjadi kendur tanpa penyebab yang jelas
  • Sulit menggerakkan rahang.

 

Jika ingin disimpulkan, Ciri-Ciri Kanker Lidah sebenarnya dapat dilihat dengan jelas, berawal dari bercak yang aneh, timbulnya peradangan dalam waktu yang lama, dan sakit yang membatasi aktivitas lidah sebagai indera pengecap.

Jika kanker dideteksi masih dalam tahap awal perkembangannya, kemungkinan besar Anda belum perlu menjalani proses pengobatan atau pembedahan yang menyakitkan karena kanker masih lebih mudah dihilangkan. Herbal pun dapat dimanfaatkan untuk mencegah agar gejala-gejala kanker lidah tidak bertambah parah.

Untuk memastikan penyakit kanker yang diderita, setelah menanyakan gejala yang muncul maka dokter akan melakukan pemeriksaan bagian lidah. Dokter biasanya merekomendasikan tes pengujian menggunakan X-ray atau CT Scan. Selain itu dokter pun akan melakukan biopsi dengan mengambil contoh jaringan di dalam lidah. Beberapa kasus kanker lidah juga dibarengi dengan penurunan berat badan. Jika kalian mengalami tanda-tanda di atas, terutama sariawan pada lidah yang tak kunjung sembuh dan terus membesar, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Semoga bermanfaat…

 

 

 

 

Ciri-Ciri Kanker Lidah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Kanker Lidah

Faktor Penyebab Kanker Lidah

 

Faktor Penyebab Kanker LidahFaktor Penyebab Kanker Lidah – Kanker bisa tumbuh dimana saja, salah satunya adalah tumbuh di lidah. Tidak hanya kanker mulut saja yang bisa muncul di mulut, namun kanker lidah pun bisa muncul di dalam mulut. Justru persentase angka penderita kanker lidah lebih banyak dibandingkan dengan kanker mulut.Seseorang kadang tidak menyadari jika dirinya terkena kanker lidah, alasannya adalah gejala kanker lidah itu sama dengan penyakit lainnya.

Ciri-ciri kanker lidah stadium awal dan sering menjadi tanda spesifik dari kanker lidah adalah sariawan yang banyak dan tidak hilang dalam waktu yang lama. Bentuk sariawan ciri kanker lidah berbeda dengan sariawan pada umumnya sehingga sering dijadikan patokan untuk mendeteksi kanker. Kanker lidah merupakan sel abnormal yang muncul pada lidah. Sel abnormal ini bisa menyerang sel normal yang ada pada lidah. Agar terhindar dari kanker lidah, simak beberapa Faktor Penyebab Kanker Lidah berikut ini :

 

  1. Rokok

Apa Faktor Penyebab Kanker Lidah yang berbahaya?, ketika ada pertanyaan seperti tersebut tentu saja yang menjadi penyebab pertama adalah rokok. Rokok merupakan Faktor Penyebab Kanker Lidahsumber masalah yang serius bagi kesehatan. Meski sudah digalakkan program anti rokok namun tetap saja, rokok ini laris manis di Indonesia. Dampak rokok sangat berbahaya dimana rokok diyakini bisa menyebabkan penyakit paru-paru dan juga kanker.

Kanker yang bisa disebabkan oleh rokok adalah kanker lidah, kanker paru-paru dan juga kanker tenggorokan. Dampak ini tidak hanya bisa dirasakan oleh perokok aktif saja namun juga bisa dirasakan oleh perokok pasif. Di dalam rokok terdapat banyak sekali kandungan zat berbahaya seperti tar, nikotin dan lain sebagainya. Zat itulah yang menjadi penyebab utama berbagai macam gangguan kesehatan.

 

  1. Minuman Keras

Faktor Penyebab Kanker Lidah yang lain adalah minuman keras. Di dalam minuman keras terutama minuman keras yang di oplos dengan bahan berbahaya lainnya bisa menyebabkan kanker lidah. Kandungan pada miras oplosan itu menyebabkan masalah di bagian lidah, leher dan juga otak. Lidah merupakan organ pertama yang merasakan kandungan berbahaya tersebut sehingga tidak mengherankan jika lidah lah yang pertama kali akan terkena imbasnya.

Selain itu, minuman keras juga bisa menyebabkan gangguan organ. Orang pertama yang tidak kuat menerima cairan minuman keras tersebut adalah ginjal, setelah ginjal organ yang akan rusak akibat kandungan pada minuman keras tersebut adalah jantung dan juga hati. Racun yang ada di dalam minuman keras akan membuat kerusakan pada jantung dan juga hati manusia.

 

  1. HPV (Human Papilloma Virus)

Faktor Penyebab Kanker Lidah juga disebabkan oleh virus HPV. Tidak hanya kanker serviks dan juga kanker rahim saja yang disebabkan oleh virus HPV, namun kanker lidah pun bisa disebabkan oleh virus ini. Orang yang memiliki virus ini dan tidak berobat, rentan sekali untuk bisa menularkan virus ini ke pasangannya. Virus ini biasanya akan ditularkan lewat oral seks, sehingga bagi Anda yang tidak ingin terkena berbagai macam penyakit yang berbahaya sebaiknya selalu setia pada pasangan, hindari seks bebas dan selalu jaga kebersihan organ dalam maupun organ luar Anda.

 

Itulah informasi mengenai Faktor Penyebab Kanker Lidah yang berbahaya. Yang namanya kanker memang tidak bisa disembuhkan, pengobatan yang dilakukan saat ini hanyalah untuk memperpanjang usia penderitanya. Tidak ada kata sembuh dalam penyakit kanker. Orang bisa dikatakan terbebas dari kanker jika setelah selesai pengobatan, kanker tersebut tidak tumbuh lagi dalam jangka waktu 5 tahun.

Mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati. Cegahlah kanker lidah dengan pola makan sehat dan pola hidup yang sehat. Semoga penjelasan Faktor Penyebab Kanker Lidah diatas membantu menjawab pertanyaan Anda tentang apa saja Faktor Penyebab Kanker Lidah yang berbahaya tersebut. Semoga bermanfaat.. 🙂

 

 

 

Faktor Penyebab Kanker Lidah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diagnosis Kanker Lidah

Diagnosis Kanker Lidah

Diagnosis Kanker Lidah

Diagnosis Kanker Lidah – Kurangnya pengetahuan kita tentang kanker lidah ini membuat kita sering mengabaikannya dan menganggap itu sariawan biasa. Namun setelah di obati sariawan tersebut tidak kunjung sembuh yang berakibat tumbuh benjolan pada lidah. Kanker lidah menyerang jaringan epitel pada lidah yang diakibatkan oleh ragsangan menahun dan penyakit tertentu seperti syphilis dan plumer vision. Kanker lidah ini di awali dengan sariawan yang berkepanjang sehingga tumbuh seperti bung kol pada lidah.

 

Hal mengenai kanker lidah yang harus diketahui

Penyebab kanker lidah terjadi karena beberapa faktor :

  • Faktor fisik yang di akibatkan gesekan lidah yang berkepanjangan akibat sariawan yang tidak kunjung sembuh.
  • Faktor kimia seperti kandungan tembakau pada rokok dan konsumsi alkohol. Kandungan nikotin yang terdapat pada rokok memicu berkembangnya kanker lidah karena nikotin mengandung zat karsinogenik sedangkan alkohol membantu penyerapan zat karsinogenik menjadi lebih baik.
  • Faktor biologi yang disebabkan papilomavirus yang menyerang beberapa bagian di lidah.
  • Faktor lainnya karena nutris dan metabolisme tubuh terganggu sehingga rentan terhadap penyakit termasuk kanker lidah ini.

 

Umumnya yang menderita kanker lidah ini adalah pria. Namun tidak tertutup kemungkinan perempuan juga mengidap penyakit ini. Gejala kanker lidah ini di mulai dengan sariawan yang berkepanjangan sehingga darah sering keluar.

Kadang sakitnya bisa menjalar ke telinga dan leher. Akibatnya saat makan sangat sulit menelannya dan mengakibat gerak lidah semakin terbatas. Gejala lain yang perlu di waspadai adalah timbulnya bercak merah dan putih pada lidah, radang tenggorokan dalam waktu yang lama.  – Diagnosis Kanker Lidah

Selain gejala di atas, ciri-ciri kanker lidah lainnya yang menandakan Anda harus waspada dan untuk lebih pastinya ada baiknya Anda melakukan Diagnosis Kanker Lidah lebih lanjut ke dokter ahli jika lidah Anda terasa terbakar dan mengalami pembesaran pada kelenjar leher. Berikut beberapa cara Diagnosis Kanker Lidah yang mungkin bisa Anda jalani, antara lain:

 

  1. Pemeriksaan Mulut Secara Rutin

Diagnosis Kanker LidahDiagnosis Kanker Lidah palpasi lebih penting daripada pandangan dokter bagi penderita kanker lidah. Dokter ahli melalui pengamatan dan menyentuh bagian lidah, menarik keluar lidah ke kiri dan kanan, apakah terdapat sisi lesi pada lidah.

 

  1. Penelitian Sitopatologi

Meninggalkan Diagnosis Kanker Lidah para ahli mengenai sel kanker, dapat membantu dalam proses mengdiagnosis penyakit. Kanker pada lidah, di atas 95% dikarenakan Karsinoma sel skuamosa, sedangkan adenocarcinoma yang berasal dari kelenjar ludah sangat jarang ditemukan dan tingkat adenokarsinoma pada kanker lidah mencapai 30%.

 

  1. Biopsi

Pada kanker lidah banyak terjadi pergeseran pada kelenjar getah bening, sebaiknya melakukan Diagnosis Kanker Lidah pada bagian leher, juga harus melakukan biopsi kelenjar getah bening di bagian leher.

 

  1. Melakukan Diagnosis Kanker Lidah dengan Rontgen

X-ray, Tomography dan CT Scan dapat menjadi pilihan alternatif untuk Diagnosis Kanker Lidah. Karena bisa dipastikan sel kanker pada bagian tersebut merupakan sel kanker yang termasuk jinak atau ganas, jika sel kanker merupakan sel kanker ganas maka langkah yang paling tepat untuk diambil adalah langkah pengobatan.

 

Dibawah ini ada beberapa langkah yang bisa menjadi pilihan jika dokter sudah memvonis bahwa sel kanker yang berada di tubuh kita adalah sel kanker ganas diantaranya :

 

  1. Terapi bedah

Terapi bedah yaitu terapi operasi untuk mengangkat tumur itu sendiri dan jaringan yang ada di dekatnya. Dan jika diperlukan kelenjar getah bening yang ada didekatnya juga akan ikut diangkat. Metode operasi ini dilakukan ketika tumor pada lidah terlihat kurang dari 2 cm, dan ketika itu pada satu sisi tidak melibatkan pangkal lidah.

 

  1. Terapi radiasi

Terapi radiasi atau radioterapi diperlukan ketika kanker lidah sudah sampai hingga pangkal lidah atau lidah bagian belakang. Terapi ini dilakukan menggunakan radiasi untuk membunuh sel kanker sehingga membuat tumor menyusut. – Diagnosis Kanker Lidah

 

  1. Kemoterapi

Kemoterapi yaitu penyembuhan kanker Diagnosis Kanker Lidahlidah menggunakan obat-obat kanker lidah. Sering kali selain menggunakan obat juga dikombinasikan dengan terapi untuk mempercepat penyembuhan. Kemoterapi menggunakan obat anti kanker untuk menghancurkan sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh termasuk lidah.

 

 

 

Diagnosis Kanker Lidah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Kanker Lidah

Pengobatan Kanker Lidah

 

Pengobatan Kanker Lidah – Jika gejala kanker di atas Anda rasakan, terlebih dalam jangka waktu yang cukup lama, ada baiknya untuk Anda berkonsultasi pada dokter. Dokter akan melakukan diagnosa untuk memastikan penyebab masalah mulut yang Anda alami. Pengobatan Kanker LidahDokter akan memeriksa Anda secara fisik, hingga melakukan biopsi terhadap jaringan yang dicurigai sebagai kanker.

Kanker pada lidah bagian depan akan lebih mudah terdeteksi dibandingkan kanker pada pangkal lidah. Kanker di lidah bagian depan lebih mudah terdeteksi sehingga penanganan sejak dini bisa dilakukan dan meningkatkan kemungkinan untuk sembuh. Sedangkan kanker di pangkal lidah akan lebih sulit terdeteksi. Hal ini membuat pasien mungkin baru ditangani saat sudah memasuki stadium lanjut dan telah menyebar ke jaringan lainnya.

Setelah pasien telah positif divonis menderita kanker lidah, maka ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan. Pengobatan untuk kanker lidah akan disesuaikan dengan stadium, ukuran, serta letak kanker di lidah. Berikut ini beberapa cara Pengobatan Kanker Lidah :

 

  1. Operasi

Pengobatan Kanker Lidah akan cocok dilakukan jika pasien masih mengalami kanker lidah stadium awal. Dengan operasi, jaringan sel kanker dapat diangkat. Pengobatan Kanker Lidah dengan operasi ini bisa dikombinasikan dengan metode radioterapi maupun kemoterapi untuk meningkatkan kemungkinan sembuh total.

Jika ukuran kanker lidah yang dialami pasien sudah cukup besar, maka akan dilakukan operasi pengangkatan lidah, disebut sebagai glosektomi. Setelah operasi glosektomi dokter akan melakukan rekonstruksi lidah untuk menggantikan bagian lidah yang diangkat. Efek samping dari Pengobatan Kanker Lidah dengan glosektomi ini adalah gangguan bicara serta kesulitan menelan makanan pada pasien.

Tindakan bedah ini hanya akan dapat dilakukan jika ukuran kanker tidak lebih dari 2 cm. Selain itu, operasi pengangkatan juga tidak dapat dilakukan jika kanker berada di pangkal lidah. Bagi pasien kanker lidah yang telah menyebar hingga ke kelenjar getah bening di leher, maka akan dilakukan pengangkatan juga pada kelenjar getah bening tersebut. Pengobatan Kanker Lidah ini bertujuan untuk mencegak sel-sel kanker tumbuh kembali.

 

  1. Radioterapi

Pengobatan Kanker Lidah dengan radioterapi akan dipilih untuk dilakukan jika kanker lidah telah mencapai bagian pangkal lidah. Pada tahap ini, mungkin juga kanker lidah telah menyebar ke tenggorokan dan lebih sulit untuk ditangani. Terapi ini akan memanfaatkan gelombang radiasi untuk membunuh sel kanker dan menyusutkan ukuran tumor.

 

  1. Kemoterapi

Kemoterapi pada penderita kanker lidah akan memanfaatkan obat untuk kanker lidah, biasanya juga dengan Pengobatan Kanker Lidahdikombinasikan dengan terapi radiasi. Pengobatan Kanker Lidah ini dilakukan untuk menghancurkan sel-sel kanker di seluruh tubuh. Pengobatan Kanker Lidah ini sangat dianjurkan, terlebih jika kanker telah menyebar ke organ tubuh lain. Dokter dapat mengkombinasikan beberapa jenis obat kanker lidah, menyesuaikan dengan siklus pertumbuhan sel kanker. Pengobatan Kanker Lidah ini berguna untuk mengurangi kemungkinan resistensi terhadap obat yang diberikan.

 

Perawatan Pasca Operasi Kanker Lidah

Pasien kanker lidah memerlukan perawatan khusus setelah menjalani operasi kanker lidah. Hal ini dikarenakan, Pengobatan Kanker Lidah dengan operasi akan mempengaruhi kemampuan lidah untuk menelan, bergerak, atau bahkan berbicara. Untuk itu, pasien kanker lidah memerlukan rehabilitasi pasca operasi sebagai berikut:

  • Terapi gerakan lidah, untuk membantu pasien kembali menyesuaikan gerakan mengunyah dan menelan
  • Terapi bicara, untuk membantu pasien kembali mempelajari pengucapan kata dengan gerakan lidah yang benar
  • Pemantauan area mulut, juga memantau area tenggorokan dan sekitarnya, untuk mewaspadai jika ada tanda-tanda sel kanker kembali tumbuh atau menyebar.

 

Alangkah baiknya jika kita mulai melakukan tindakan pencegahan dari penyakit kanker. Dengan melakukan tindakan pencegahan, diharapkan kita akan terhindar dari kanker. Dengan begitu, kita bisa mempertahankan kualitas hidup kita saat ini. Stay healthy, ya!

 

 

 

 

Pengobatan Kanker Lidah

Posted in Uncategorized | Leave a comment