Obat Herbal Bisa Berbahaya, Kenali Cirinya !

Obat Herbal Bisa Berbahaya, Kenali Cirinya !

Obat Herbal Bisa Berbahaya, Kenali Cirinya !

Obat Herbal Bisa Berbahaya, Kenali Cirinya ! Ramuan obat herbal yang diracik dari dedaunan tanaman, kulit kayu, buah, bunga, dan akar-akaran wangi telah digunakan sejak zaman nenek moyang untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Namun, peredaran suplemen herbal tidak diatur seketat obat-obatan medis oleh BPOM.

 

Lantas, Apakah Obat Herbal Aman Dikonsumsi?

Menurut Prof. Maksum Radji, Guru Besar Tetap Ilmu Farmasi Universitas Indonesia, obat herbal bisa berbahaya maka agar sebuah obat herbal bisa dinyatakan aman, produk tersebut haruslah terlebih dulu dibuktikan secara ilmiah keamanannya melalui serangkaian uji klinis, antara lain uji toksisitas akut, uji toksisitas sub-akut, uji toksisitas kronik, dan uji teratogenik, dilansir dari Kompas. Obat herbal juga harus diuji dosis, cara penggunaan, efektivitas, monitoring efek samping, dan interaksinya dengan senyawa obat lain.

Sayangnya, kebanyakan obat herbal yang beredar di Indonesia tergolong dalam kategori jamu dan OHT (Obat Herbal Terstandar). Keduanya merupakan jenis obat tradisional yang belum terbukti keamanannya berdasarkan uji klinik. Khasiat OHT hanya dapat dibuktikan sejauh eksperiman pada hewan lab. Hasil percobaan praklinik inilah yang seringkali dijadikan dasar bahwa obat herbal dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Sementara itu, jamu yang biasanya menggunakan rebusan kombinasi rempah dan variasi resep turun temurun tidak memiliki dosis dan indikasi yang pasti.

Dr. Peter Canter dan Prof. Edzard Ernst dari Peninsula Medical, dilansir dari The Telegraph, mengungkapkan bahwa sampai sejauh ini bukti klinis kuat yang dapat membuktikan efektivitas jamu dan obat herbal untuk menyembuhkan penyakit masih sangat terbatas. Dan karena potensi efek samping dicurigai lebih besar dari manfaatnya, kurangnya bukti medis ini dapat diartikan bahwa penggunaan obat herbal bisa berbahaya dan tidak direkomendasikan.

 

Tak Semua Orang Boleh Minum Jamu dan Obat Herbal

Meski terbuat dari bahan alami, semua rempah juga mengandung senyawa kimia yang berpotensi menimbulkan risiko efek samping merugikan. Sebagai contoh, jamu temulawak. Temulawak diklaim ampuh sebagai obat peningkat nafsu makan dan mengatasi sembelit, namun tak banyak yang tahu bahwa temulawak memiliki sifat pengencer darah yang bisa menyebabkan perdarahan ginjal akut pada penderita penyakit hati.

Risiko efek samping juga mungkin termasuk dari produk impor yang terkontaminasi dengan bahan kimia pertanian atau organisme asing lain selama proses pembuatan di negara asalnya. Misalnya, obat-obatan herbal yang diragukan kesegaran dan kualitasnya berpotensi mengandung jamur Amanita phaloides yang memproduksi aflatoksin yang bisa merusak hati.

Selain itu, sejumlah suplemen viagra herbal impor asal Cina telah dibuktikan mengandung hingga empat kali lipat dosis campuran senyawa kimia dari obat medis resep yang biasa digunakan untuk menangani obesitas dan anti-impotensi, yang dapat menyebabkan efek samping serius seperti gangguan jantung dan tekanan darah. Padahal, yang namanya produk suplemen herbal sama sekali tidak boleh mengandung obat sintetik.

 

Perhatikan Ciri-Ciri Obat Herbal Sebelum Dibeli dan Dikonsumsi

Di balik berbagai khasiatnya, ternyata obat herbal bisa berbahaya bagi tubuh Anda. Pasalnya, sembarangan mengonsumsi obat herbal bisa berbahaya dan membuat gejala yang Anda alami jadi makin parah. Berbagai bahan dari obat herbal mungkin memberikan efek samping yang tidak Anda ketahui.

Selain itu, tanpa sepengatahuan konsumen, obat herbal juga mungkin sudah ditambahi berbagai bahan kimia berbahaya meski katanya alami. Karena itu, Anda harus bijak dan jeli dalam memilih obat herbal yang aman dan sudah teruji klinis. Berikut ini adalah ciri-ciri obat herbal bisa berbahaya bagi tubuh Anda.

 

  1. Tidak jelas siapa produsennya

Badan Kesehatan Dunia atau WHO sudah menetapkan standar yang harus diikuti oleh setiap negara mengenai kelengkapan informasi pada kemasan obat. Obat yang bagus seharusnya bukan hanya menyebut merek, tapi juga jelas mencantumkan siapa produsennya.

 

  1. Kandungan dari orbat herbal tidak jelas

Kandungan yang terdapat dalam obat seharusnya dijabarkan secara rinci pada kemasan. Jika tidak ada, Anda patut mencurigai obat tersebut. Selain jenis kandungannya, obat tradisional yang baik juga seharusnya menyebutkan berapa banyak kandungan setiap bahan yang digunakan. Dengan begitu, Anda bisa mengukur apakah takarannya terlalu banyak atau sedikit.

 

  1. Tidak ada izin edar dari Badan POM dan SNI

Seperti yang Anda ketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) adalah badan yang berwenang untuk mengawasi peredaran obat dan makanan di Indonesia. BPOM akan menulis nomor registrasi pada kemasan obat tersebut untuk menandakan bahwa obat tersebut sudah teruji klinis sehingga aman untuk dikonsumsi. Ini bukti bahwa obat tersebut sudah melewati berbagai macam tes yang resmi.

Namun, saat ini ada beberapa produsen obat yang menempelkan nomor izin palsu di kemasannya. Inilah yang harus diwaspadai. Anda bisa mengeceknya di website BPOM http://cekbpom.pom.go.id/. Caranya mudah. Anda tinggal mengetik hal-hal yang ada pada obat tersebut, misalnya nomor registrasi, nama produk, atau merek obat herbal yang ingin Anda ketahui.

Selain itu, obat jenis herbal yang aman seharusnya mencantumkan SNI atau Standar Nasional Indonesia. SNI akan dikeluarkan bila produknya sudah mengikuti standar produksi dan kualitas barang di Indonesia. Ini berarti produk yang ada SNI-nya punya pabrik yang bersih, aman, dan terjamin. Tanpa SNI, kualitas produk Anda dipertanyakan.

 

  1. Sekali minum, Anda merasa penyakit langsung hilang

Kebanyakan obat herbal membutuhkan proses untuk menyelesaikan masalah kesehatan Anda. Banyak obat yang khasiatnya akan baru muncul beberapa hari atau bahkan beberapa minggu setelah pertama kali mengonsumsinya. Jika Anda merasa penyakit Anda hilang sekejap setelah Anda meminum atau mengoleskan obat jenis ini, Anda patut mencurigainya. Bisa jadi, herbal tersebut mengandung Bahan Kimia Obat (BKO).

BKO adalah bahan kimia yang biasa digunakan pada obat-obatan. Seharusnya BKO tidak digunakan dalam herbal. Selain itu, penggunaan obat haruslah sesuai dengan aturan. Misalnya pada beberapa jenis kortikosteroid seperti obat deksametason dan salep betametason. Penggunaan sembarangan akan membuat fungsi kelenjar adrenal pada tubuh Anda rusak dan menyebabkan berbagai macam gejala, mulai dari rasa lemas hingga kematian.

Produsen obat herbal yang tidak bertanggung jawab akan memasukkan BKO ke dalam produknya. Ini akan membuat produknya dipandang sangat berkhasiat. Saat ini ada banyak sekali produk herbal yang menggunakan BKO. Badan POM sendiri masih terus memantau dan menemukan berbagai produk herbal yang berbahaya. Karena itu, jangan sembarangan beli produk herbal karena tergiur harga murah dan khasiat yang menjanjikan.

 

 

Obat Herbal Bisa Berbahaya, Kenali Cirinya !

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Kanker Alternatif

Pengobatan Kanker Alternatif

Pengobatan Kanker Alternatif

Kanker masih menjadi penyakit terganas yang mematikan di Indonesia. Setidaknya 3 jenis penyakit kanker kerap mengisi daftar 10 penyakit mematikan. Hal ini disampaikan di Acara “Menepis Mitos tentang Kanker” di Aula Departemen Radioterapi Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Kamis (21/3). Setidaknya, dalam setahun RSCM dapat menerima 1.600 pasien kanker. Sementara, dalam sehari, sekitar 200 orang pasien kanker berobat ke RSCM.

Mitos seputar kanker banyak berkembang di masyarakat. “Beberapa orang menganggap kanker itu disebabkan oleh nasib buruk. Tentu saja hal ini tidak benar,” ujar dr. Gatot Purwoto. Ia menjelaskan bahwa kanker disebabkan oleh unsur genetik dan lingkungan. “Hanya saja, untuk banyak kasus kanker, unsur genetik hanya berperan 5-10%. Yang paling berpengaruh adalah pola hidup,” sambung Dr. Ahmad Kurnia.

Merasa takut saat didiagnosis kanker sangat wajar terjadi. Tetapi, jangan sampai ketakutan itu membuat Anda tidak segera pengobatan yang tepat. Kanker masih menjadi penyakit yang menakutkan bagi sebagian besar masyarakat. Tetapi, karena kemajuan di bidang medis, saat ini tingkat kesembuhan kanker semakin meningkat. Hal ini juga didukung dengan berbagai pengobatan kanker alternatif yang diberikan untuk membantu mengobati kanker. Lalu, apa saja pengobatan kanker alternatif yang dapat membantu mempercepat penyembuhan penyakitnya? Lalu, apakah pengobatan kanker alternatif ini aman dilakukan berbarengan dengan kemoterapi atau radioterapi?

Macam-macam pengobatan alternatif kanker untuk meringankan efek samping kemoterapi

Sebenarnya, pengobatan alternatif kanker saja tidak dapat membuat sel kanker mati atau menghambat pertumbuhannya. Namun, terapi dampingan ini lebih ditujukan untuk membuat pasien menjadi lebih nyaman, kuat, dan aman ketika mengalami pengobatan.

Selain itu, pengobatan kanker alternatif ini juga dianggap dapat mengurangi gejala dan efek samping yang ditimbulkan dari pengobatan medis sehingga terapi yang dilakukan dapat berjalan lancar dan lebih cepat. Apa saja terapi alternatif yang bisa dilakukan untuk membantu mengobati kanker?

 

  1. Yoga

Yoga adalah jenis olahraga yang dianggap aman untuk dilakukan oleh pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan alternatif. Olahraga ini melatih pernapasan dan membantu melenturkan tubuh sehingga tak membuat pasien kanker kelelahan, justru membuat rileks serta nyaman.

Beberapa penelitian sudah membuktikan kalau pasien kanker yang melakukan yoga dengan rutin selama menjalani pengobatan utamanya lebih merasa rileks dan tidak terlalu banyak mengalami efek samping pengobatan.

 

  1. Akupunktur

Pengobatan kanker alternatif yang berasal dari negeri bambu ini sekarang telah menjadi terapi tambahan yang dianjurkan bagi penderita kanker. Dalam berbagai penelitian telah dibuktikan bila memang akupunktur dapat meringankan gejala yang timbul akibat pengobatan kanker, seperti mual, muntah, mulut kering, kelelahan, dan depresi.

Selain itu, akupunktur juga terbukti dapat meningkatkan nafsu makan dan mencegah seseorang kehilangan berat badan yang berlebihan yang sering terjadi ketika seseorang menjalani kemoterapi atau radiasi. Jika Anda ingin melakukan terapi ini, maka cari lah ahli terapi akupunktur yang telah memiliki lisensi atau bersertifikat.

 

  1. Akupresur

Hampir mirip dengan akupunktur, namun tak menggunakan jarum, akupresur dianggap sebagai pengobatan kanker alternatif yang dapat membantu mengurangi efek samping kemoterapi atau radioterapi. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 100 orang pasien kanker yang diberikan terapi akupresur selama kemoterapi berlangsung menyatakan bahwa terapi ini cukup efektif untuk mencegah maupun meringankan rasa mual.

 

  1. Pijat

Pijat juga dapat menjadi pilihan Anda untuk membuat diri rileks, nyaman, dan tentunya mampu mengurangi efek samping pengobatan kanker alternatif. Bahkan metode ini cukup aman dilakukan bagi orang yang memiliki kanker stadium lanjut.

Tetapi, hati-hati dengan beberapa bagian tertentu. Bagi Anda yang memiliki jenis kanker padat, hindari pijatan pada bagian tubuh yang terkena kanker tersebut. Pijatan dapat memicu kanker padat tumbuh menjadi lebih besar. Jika Anda sedang menjalani radiasi, maka Anda juga harus menghindari pijatan bagian-bagian yang terkena sinar radiasi, sebab biasanya bagian kulit di sekitar tubuh tersebut lebih sensitif.

 

  1. Aromaterapi

Minyak aromaterapi dapat Anda gunakan untuk membuat diri Anda nyaman dan rileks selama pengobatan kanker alternatif berlangsung. Pilihlah minyak esensial seperti peppermint atau eucalyptus, yang memiliki aroma kuat, namun menenangkan. Anda dapat mengusapkannya pada beberapa bagian permukaan kulit Anda atau juga bisa Anda gunakan sebagai campuran air rendaman Anda.

 

 

Pengobatan Kanker Alternatif

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Kanker Pada Anak

Jenis Kanker Pada Anak

Jenis Kanker Pada Anak

Kanker adalah istilah untuk penyakit degeneratif yang ditandai dengan berkembangnya sel abnormal yang merusak dan mengambil nutrisi dari tubuh seseorang. Ini menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan lainnya, bahkan kematian. Orang dewasa adalah kelompok yang rentan mengalami kanker karena risiko kanker dapat meningkat seiring pertambahan usia. Lalu, bagaimana dengan kanker pada anak?

 

Definisi kanker pada anak

Definisi kasus kanker pada anak adalah suatu kejadian penyakit kanker yang muncul pada usia anak-anak hingga remaja. Hampir setiap sel pada tubuh manusia dapat berkembang secara abnormal menjadi tumor dan kanker. Namun, jenis kanker pada anak biasanya berbeda dengan kanker yang dialami oleh orang dewasa.

Jika kanker pada orang dewasa disebabkan pola konsumsi dan gaya hidup, kanker pada anak dipicu oleh adanya mutasi gen. Hal tersebut menyebabkan perubahan DNA dari sel tubuh sejak dilahirkan, atau bahkan saat anak masih dalam kandungan. Kelainan genetik dalam keluarga seperti Down syndrome dan sindroma familial lainnya dapat meningkatkan risiko kanker pada anak. Sangat jarang kasus kanker pada anak disebabkan karena orangtua memiliki gen kanker, tetapi mutasi gen dapat terjadi akibat radiasi dan paparan rokok saat anak masih dalam kandungan.

 

Kanker pada anak di Indonesia

Menurut data Kementerian Kesehatan RI hingga 2013, kasus baru kanker pada anak mencapai 11.000 per tahun. Sebagian besar atau sekitar 30% kasus kanker pada anak yang terjadi di Indonesia adalah leukemia atau kanker yang terjadi pada sel darah putih, kemudian disusul dengan kanker yang menyerang sistem saraf pusat. Di samping faktor mutasi gen, penyebab kanker anak di Indonesia dapat terjadi akibat paparan zat kimia dan penyakit infeksi seperti hepatitis B dan HIV pada anak.

 

Bisakah kanker pada anak dicegah?

Tidak seperti kanker pada umumnya yang menyerang orang dewasa karena faktor risiko gaya hidup yang tidak sehat, kanker pada anak tidak memiliki faktor risiko yang dapat diubah. Mutasi gen yang merupakan penyebab kanker pada anak dapat disebabkan hilangnya kemampuan sel untuk menghambat dan menghentikan pertumbuhan yang abnormal. Meskipun demikian, orang tua dapat meminimalisir risiko kanker yang akan dialami anak mereka sebelum dilahirkan, dengan merencanakan kehamilan dengan matang, menjaga kesehatan organ reproduksi, tidak merokok, menghindari paparan radiasi, dan deteksi dini kesehatan kehamilan.

 

Tanda jika anak mengalami kanker

Kasus kanker pada anak cenderung lebih langka dibandingkan kanker pada orang dewasa dan gejalanya akan sulit dibedakan dengan masalah kesehatan lainnya. Namun, orang tua sebaiknya waspada dan memperhatikan kondisi kesehatan anak jika beberapa tanda berikut sering terjadi dan bertahan dalam waktu yang lama:

  • Terjadinya pembengkakan pada tubuh anak
  • Anak terlihat pucat dan sering tampak lemas
  • Anak sering mengalami luka, atau ada luka yang tidak kunjung sembuh
  • Terdapat keluhan rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu
  • Terlihat lesu atau pincang saat berjalan
  • Demam tanpa sebab atau infeksi yang tidak kunjung sembuh
  • Sering menderita sakit kepala disertai dengan muntah-muntah
  • Gangguan penglihatan
  • Penurunan berat badan tanpa sebab

Kanker pada anak tidak memiliki gejala yang spesifik, dan dapat bervariasi sesuai dengan jenis kanker yang dialami anak. Meskipun bukan disebabkan kanker, gejala tersebut perlu diatasi untuk memulihkan kesehatan anak.

 

Jenis Kanker Pada Anak

Terdapat beberapa jenis kanker pada anak yang sering ditemukan kasusnya, di antaranya:

 

  1. Leukimia

Jenis kanker pada anak ini terjadi pada sel darah putih dan sumsum tulang. Leukimia merupakan jenis kanker pada anak yang paling berbahaya karena menyebabkan pembentukan sel leukosit abnormal. Dampaknya adalah berhentinya pembentukan leukosit, diikuti gangguan produksi trombosit dan eritrosit. Leukimia juga berdampak pada organ otak dan kerusakan gusi, kulit, tulang, limpa, dan testis.

 

  1. Kanker sistem sarah pusat

Sel tumor pada umumnya bermula pada otak bagian bawah; cerebellum dan batang otak dan kemudian menyebar ke tulang belakang. Dampak dari kanker sistem saraf pusat adalah gangguan berpikir dan koordinasi, bahkan dapat terjadi kelumpuhan.

 

  1. Neuroblastoma

Merupakan jenis kanker pada anak yang menyerang sel saraf yang dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh. Jenis kanker pada anak ini dapat berkembang pada embrio atau janin dan jarang ditemukan pada anak di atas usia 10 tahun. Neuroblastoma biasanya ditemukan pada bagian perut yang ditandai dengan pembengkakan, nyeri tulang dan demam.

 

  1. Wilms tumor (nephroblastoma)

Jenis kanker pada anak yang berkembang pada salah satu atau kedua ginjal. Biasanya ditemukan pada anak dengan usia 3 sampai 4 tahun, dan sangat jarang ditemukan pada usai di atas 5 tahun. Gejala nefroblastoma antara lain pembengkakan pada perut dekat ginjal, disertai demam, mual dan kehilangan nafsu makan.

 

  1. Lymphoma

Jenis kanker pada anak yang menyerang sel imunitas atau limfosit dan pada organ nodus limfa, tonsil dan kelenjar thymus yang terletak pada leher, ketiak, dan sekitar selangkangan. Lymphoma menyebabkan pembengkakan di sekitar kelenjar yang terdapat sel kanker, dan beberapa gejala seperti berkeringat berlebih, lemas, demam serta penurunan berat badan secara drastis.

 

  1. Rhabdomyosarcoma

Bermula pada pertumbuhan sel abnormal otot rangka atau otot yang digunakan untuk menggerakan badan. Jenis kanker ini dapat terdapat di bagian tubuh manapun yang memiliki sel otot rangka. Rhabdomyosarcoma biasanya ditandai dengan nyeri dan/atau pembekakkan.

 

  1. Retinoblastoma

Atau dikenal juga dengan kanker mata yang hanya ditemukan pada usia bayi atau sekitar 2 tahun. Retinoblastoma dapat dikenali dengan adanya kejanggalan pada mata atau ada warna merah pada pupil akibat darah pada bagian belakang mata. Orang tua sebaiknya curiga jika mata anak terlihat sepeti “mata kucing” atau memantulkan cahaya warna putih jika terkena cahaya lampu atau dari flash.

 

  1. Kanker tulang

Biasanya ditemukan saat anak memasuki masa pubertas dan usia remaja. Kanker tulang dapat terjadi pada ujung tulang pipa pada kaki dan tangan (osteosarcoma) dan tulang pipih seperti pada pinggang dan punggung (ewing sarcoma). Gejala kanker tulang biasanya berupa rasa nyeri pada malam hari atau saat menggerakan tulang.

 

Jenis Kanker Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Mencegah Kanker

Tips Mencegah Kanker

Tips Mencegah Kanker

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat di rawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan di mulai sejak awal. Langkah-langkah atau bisa disebut sebagai tips mencegah kanker yang akan kita bahas ini ‘mungkin’ tampak sederhana sekali. Namun, jika kebiasaan positif ini kita bangun dan biasakan sejak dini, insyaAllah masa tua kita terhindar dari momok sakit kanker yang mengerikan. Berikut diantaranya:

 

  1. Makan bawang merah

Ini waktu yang tepat untuk membiasakan kita dan keluarga untuk bersahabat dengan bawang merah. Memang, mengkonsumsi bawang merah membuat seseorang mengalami bau nafas (bau mulut). Akan tetapi hal itu bukan berarti serta merta menjauhinya. Bawang merah merupakan makanan sumber antioksidan dan flavonoid paling ajib. Dimana fungsi senyawa tersebut adalah menghambat pertumbuhan sel kanker (termasuk kanker serviks, kanker rahim, dll.).

 

  1. Minum teh hijau

Jika selama ini teh hijau hanya populer digunakan sebagai menu diet untuk menurunkan berat badan. Kini, siapa saja harus mulai menjadikan teh hijau sebagai daftar minuman rutin (meskipun tidak tiap hari). Senyawa kimia dalam teh hijau, EGCG disebut sebagai bahan kimia sebagai pembasmi sel kanker paling kuat. Direkomendasikan sebagai pencegahan kanker paru-paru, ovarium, prostat, payudara dan usus besar.

 

  1. Ngemil anggur

Sekarang jadi sedikit faham mengapa buah anggur termasuk salah satu buah yang disebut dalam Qur’anul Kariem (QS. An-Nahl:11). Ternyata, anggur ini memang istimewa looh.. Anggur memiliki kandungan yang bernama Resveratrol. Zat itu merupakan senyawa antioksidan aktif yang dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker di payudara, hati, kelenjar getah bening dan perut.

 

  1. Prioritas ikan laut

Makanan kaya protein berasal dari hewan tentunya bagus untuk fungsi sel dalam tubuh. Namun, konsumsi berlebih khususnya untuk kategori tinggi lemak justru meningkatkan resiko seseorang meninggal dikarenakan penyakit kanker dan serangan jantung. Kurangi daging sapi, stop daging babi. Gantikan dengan ikan laut ataupun ternak unggas organik.

 

  1. Kurangi gorengan

Masyarakat kita seakan tidak bisa lepas sehari tanpa makan menu gorengan (makanan di goreng). Padahal, menu gorengan (khususnya makanan mengandung pati, ex. kentang dan roti) mengandung senyawa kimia akrilamida sebagai bentuk perubahan kimiawi saat memasak dengan cara digoreng. Senyawa itu berpotensi sebagai penyebab kanker. Menggantikan dengan menu rebus adalah tips mencegah kanker paling mudah.

 

  1. Minum kopi

Kopi pada sebagian orang kadang memang menjadi sebuah minuman pantangan ketika orang yang bersangkutan memiliki penyakit tertentu seperti maag, hipertensi dan lain-lain. Namun dalam kondisi normal, minum kopi murni dalam jumlah ‘moderate’ (tidak berlebihan) disebut mampu sebagai tips mencegah kanker otak hingga 40%. (dalam Prevention, 11/12)

 

  1. Minum air putih

Sebelumnya juga telah disinggung betapa hebatnya manfaat air putih (mineral) untuk menjaga kesehatan serta stamina tubuh. Kaitannya dalam upaya tips mencegah kanker, ternyata menjaga kecukupan asupan air putih (cairan) dalam sehari dapat menurunkan resiko seseorang menderita kanker kandung kemih.

 

  1. Menambah asupan kalsium

Seiring dengan perjalanan usia, tubuh manusia akan mengalami kekurangan kalsium sejak usia sekitar 20 tahun-an. Padahal, kalsium merupakan mineral yang memiliki peranan penting dalam tubuh seperti menjaga kesehatan kardiovaskular dan usus. Menjaga kecukupan asupan kalsium sejak anak-anak hingga dewasa merupakan tips mencegah kanker usus besar.

 

  1. Rutin jalan kaki

Di negara-negara maju, seperti amerika dan eropa kini ada sebuah kampanye unik. Mereka sebut jalan kaki sebagai ‘the real medicine’. Karena ternyata, dari berbagai studi yang dirilis pada publik banyak disebutkan bahwa rutin berjalan kaki memiliki efek positif terhadap kesehatan tubuh. Jalan kaki setidaknya 30 menit per-hari dan 5 hari seminggu memiliki korelasi kuat sebagai tips mencegah kanker payudara dan kanker pankreas.

 

Itulah beberapa tips mencegah kanker yang sangat mudah untuk dilakukan. Kanker merupakan penyakit yang mematikan, jadi jangan sampai penyakit ini menyerang Anda. Selagi ada waktu untuk mencegah gunakanlah waktu yang sebaik-baiknya, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Semoga bermanfaat..

 

Tips Mencegah Kanker

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Agar Terhindar dari Kanker

Cara Agar Terhindar dari Kanker

Cara Agar Terhindar dari Kanker

Mayoritas penderita kanker terjadi di negara berkembang dan sebagai penyebab utama kematian di beberapa negara tersebut berkembang tapi Ilmuwan percaya bahwa kanker dapat dicegah dan disembuhkan dengan menghindari faktor penyebab penyakit kanker sejak awal.

Faktor internal dan lingkungan buruk yang memainkan peran pembentukan beragam jenis penyakit kanker, faktor internal penyebab penyakit kanker, yakni merokok dan pola gaya hidup buruk lainnya, seperti mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, kurang tidur, kekurangan vitamin dan masalah terkait lainnya. Selain itu, ada banyak orang yang percaya bahwa kanker adalah penyakit genetik yang tidak bisa dihindari. Namun, menurut American Cancer Society, Anda dapat benar-benar melakukan sesuatu yang positif untuk mencegah risiko kanker hingga 50%. Berikut ada mencegah cara agar terhindar dari kanker yang harus dilakukan oleh Anda, sebagai berikut:

 

  1. Hindari rokok

Cara agar terhindar dari kanker yang pertama ialah jangan merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya. Tembakau meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk yang dari paru-paru, bronkus, otak, tenggorokan, usus besar dan kandung kemih.

 

  1. Melakukan skrining kanker secara teratur

Banyak cara agar terhindar dari kanker pada tahap awal, kadang-kadang bahkan jauh sebelum pembentukan sel-sel tumor pertama. Mendeteksi kanker pada tahap awal meningkatkan kemungkinan penyembuhan dan mengurangi risiko kematian.

 

  1. Mengontrol penggunaan alkohol

Laki-laki dan perempuan harus menghindari penyalahgunaan alkohol. Alkohol di percaya ilmuwan bahwa meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk payudara, kerongkongan, usus, pankreas, otak dan tenggorokan.

 

  1. Hindari paparan zat karsinogenik

Paparan radiasi dan zat kimia tertentu dapat menyebabkan kanker. Membatasi paparan sinar-X adalah salah satu cara agar terhindar dari kanker yang sangat penting bagi anak-anak dan remaja serta orang dewasa. Selain itu, kurangi dari mengkonsumsi ikan asing karena dapat memicu pertumbuhan sel kanker, selain itu, makanan yang di panggang mengandung zat karsinogenik penyebab kanker.

Arang diketahui mengandung tinggi zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker. Penikmat sate sebaiknya mengurangi mengkonsumsi sate yang terdapat sisa pembakaran arang yang gosong mengandung zat karsinogenik pemicu kanker. Menurut National Cancer Institute, kanker kolon, perut dan keganasan sistem pencernaan lainnya berhubungan dengan asupan tinggi daging hangus atau dibakar.

 

  1. Mengikuti diet yang mengurangi risiko kanker

Diet yang salah dapat menyebabkan tubuh kekurangan gizi sebagai faktor penyebab penyakit kanker, sebaliknya cara agar terhindar dari kanker dengan melakukan diet sehat telah terbukti dapat mengurangi risiko tertular beberapa jenis kanker seperti usus. Selain itu, kuangi mengkonsumsi daging merah mentah dan sosis (makanan ini terdapat banyak bahan kimia yang digunakan dalam mempersiapan mereka).

Mengkonsumsi banyak buah-buahan dan sayuran, kaya serat dan vitamin. Kurangi makanan tinggi kalori seperti permen, tepung halus, gula, keripik dan permen. Mengkonsumsi makanan dengan jumlah tinggi kalsium dan vitamin D, yang penting untuk kesehatan Anda.

 

  1. Menghindari makanan yang memakai zat pewarna

Saat ini ada banyak makanan memakai zat pewarna supaya tampak menarik di mata konsumen, ternyata zat pewarna tersebut mengandung banyak zat berbahaya bagi kesehatan tubuh sebagai penyebab penyakit kanker. Cara agar terhindar dari kanker dengan menghindari konsumsi makanan berwarna resiko lebih tinggi terhindar dari penyakit kanker.

 

  1. Minum air putih 8 gelas sehari

Minum air putih di percaya sebagai salah satu cara agar terhindar dari kanker. Selain itu, minum air putih dapat meningkatkan aliran darah, mengurangi nyeri dan mengontrol berat badan.

 

  1. Tidur yang cukup

Ilmuwan percaya bahwa istirahat dengan cukup tidur memiliki peran penting untuk meningkatkan imun tubuh untuk membunuh bakteri dan kuman penyakit dari makanan dan faktor lingkungan dan mengembalikan energi yang hilang.

Selain itu, cara agar terhindar dari kanker menurut para ilmuwan menganjurkan untuk tidur dalam keadaan gelap atau tanpa lampu sebab tidur di malam hari dengan lampu menyala, ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Efek negatif tidur malam dengan kondisi lampu menyala akan meningkatkan resiko penyakit kanker, kardiovaskular, gangguan sistem metabolisme dan bahkan mungkin diabetes.

Hal itu disebabkan ritme srikandian tubuh menjadi terganggu karena tubuh salah menilai waktu sudah masih siang sehingga memicu tidur terganggu.

Menurut ilmuwan biologi Joan Robert mengatakan tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin jika tidak ada cahaya. Hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Cuma hormon ini hanya aktif ketika tidur seseorang tidur tanpa cahaya lampu dan sebaliknya bila tubuh terkena cahaya hormon ini akan berhenti bekerja.

 

  1. Rutin olahraga

Aktivitas positif ini sudah dipercaya sebagai obat alami paling mujarab di dunia, untuk meningkatkan kesehatan tubuh pada umumnya menjadi lebih dan mencegah dari jatuh sakit akibat penyakit kanker dan bahkan bisa mengobati masalah kesehatan terkait lainnya.

 

  1. Menghindari makanan fast food

Makanan fast food seperti hot dog atau burger dipercaya sebagai faktor penyebab risiko kanker perut dan kanker ganas lain dari sistem pencernaan. Daging olahan dan berpengawet seperti yang terdapat pada isian hamburger atau hotdog semakin berbahaya jika digabung dengan saos sambal atau tomat olahan yang tinggi sodium nitrat dan bahan pengawet.

 

 

Cara Agar Terhindar dari Kanker

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Bisa Diwariskan, Benarkah ?

Kanker Bisa Diwariskan, Benarkah ?

Kanker Bisa Diwariskan, Benarkah ? Kanker Bisa Diwariskan, Benarkah ?

Menurut ilmu biologi kanker, mutasi genetik atau hilangnya fungsi normal dari gen  adalah penyebab kanker. Dua jenis gen yang penting adalah gen pemicu kanker (onkogen) dan gen peredam kanker (tumor suppressor gene). Onkogen sendiri terjadi akibat termutasinya gen proto-onkogen yang fungsi asalnya adalah pengaturan perbanyakan sel. Mutasi gen proto-onkogen merubah jati-dirinya menjadi onkogen yang memicu perbanyakan sel tanpa kendali.

Di sisi lain, gen penekan tumor sebagaimana namanya memang berfungsi untuk memastikan tidak adanya kanker dalam tubuh. namun mutasi atau penghilangan fungsi gen ini akan menyebabkan tubuh rentan terhadap tercetusnya kanker.

 

Pertanyaannya, dari mana asal muasal kerusakan fungsi atau mutasi gen tersebut ?

Secara garis besar ada dua penyebab kerusakan genetik: faktor eksternal (sinar radiasi matahari, polusi, asap rokok, asbestos, asupan makanan, gaya hidup) dan internal (pewarisan gen yang rusak sejak lahir, paparan dari radikal bebas sebagai akibat metabolisme tubuh).

 

Lalu, apakah semua jenis kanker bisa diwariskan ?

Tidak. Kanker yang umumnya tercetus dari kerusakan gen akibat faktor eksternal seperti virus kelamin (HPV human papilloma virus), asbestos, asap rokok tidak diturunkan. Contohnya adalah kanker serviks (akibat paparan virus HPV secara terus menerus), kanker mesotelioma (salah satu jenis kanker paru akibat asbestos), dan kanker paru (akibat paparan rokok).

 

Apa saja jenis kanker bisa diwariskan atau diturunkan ?

Kanker bisa diwariskan adalah kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan rektum), kanker ovarium, kanker endometrium. Kanker bisa diwariskan seperti ini telah diketahui gen pencetusnya seperti gen BRCA1 dan gen BRCA2 (kanker payudara dan ovarium) dan gen MLH1 & MSH2 (kanker kolorektal dan kanker endometrium).

Akan tetapi dari 100 penderita kanker payudara atau kanker kolorektal, hanya 10-15 pasien saja yang akan menurunkan ke resiko kanker tersebut ke anak keturunannya. Hal ini disebabkan karena pewarisan gen yang telah rusak adalah kasus yang jarang ditemukan.

 

Bagaimana cara kerja gen BRCA1 dan 2, gen MLH1 dan MSH2 ?

Gen BRCA, MLH, and MSH adalah termasuk gen penekan tumor yang memiliki fungsi perbaikan DNA. fungsi ini penting mengingat kerusakan gen terjadi setiap hari akibat paparan eksternal (polusi) maupun internal (radikal bebas). Ketika gen tersebut sendiri juga rusak akibat mutasi atau terwariskan dari orang tua yang telah termutasi maka seseorang akan mulai mengakumulasi ketidakstabilan genomik akibat hilangnya kapasitas perbaikan DNA.

 

Bagaimana mengenali tipe pasien yang diduga kuat lahir dengan mewarisi gen yang rusak ?

Kenali umur saat terjadinya kanker dan jumlah anggota keluarga yang terkena kanker. Kanker umumnya lebih sering ditemukan pada usia di atas 60 tahun. Akumulasi paparan lingkungan dan metabolisme radikal bebas tentu bertumpuk pada kerusakan genomik (kumpulan gen). Namun apabila dalam keluarga besar ditemukan beberapa anggota keluarga yang terdiagnosa kanker dibawah 50 tahun, maka ada kerawanan di dalam keluarga tersebut adanya pewarisan gen yang sudah rusak.

Kanker tersebut juga harus ditegakkan dengan diagnosa patologi yang menyatakan kanker bukan sekedar tumor jinak. Misalnya, benjolan pada payudara yang disebut fibroadenoma bukanlah kanker.

 

Apakah hasil tes genetik menvonis secara pasti bahwa seseorang akan menderita kanker ?

Tidak. Seseorang yang saat ini masih sehat dan muda namun lahir dari orang tua penderita kanker memang memiliki resiko menderita kanker, tapi tidak 100%. Namun resiko dia menderita kanker ketika menginjak umur tua memang lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain yang lahir dari keluarga tanpa sejarah keluarga.

 

Apa yang bisa dilakukan bagi seorang wanita yang mewarisi mutasi gen dari orang tuanya ?

Sekali lagi mewarisi mutasi gen tidak berarti berakhirnya kehidupan. Kanker bisa diwariskan secara umum mudah disembuhkan selama terdeteksi dini. Dengan adanya informasi bahwa seseorang telah mewarisi mutasi genetik, tentu ini merupakan berkah untuk bisa mengantisipasi secara lebih cermat dalam menjalankan kehidupan.

 

Konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, gaya hidup yang menjauhi minuman keras dan rokok, serta checkup secara teratur minimal setahun sekali tentu bisa dijalani. Pewaris mutasi gen kanker payudara juga bisa berkonsultasi kepada dokter mengenai konsumsi anti hormon sebagai tindakan preventif. Untuk pewaris mutasi gen kanker kolorektal juga bisa menjalani kolonoskopi secara rutin untuk memonitor terjadinya lesi pra kanker pada usus besar dan rektumnya.

 

Kanker Bisa Diwariskan, Benarkah ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Sangat Mematikan

Kanker Sangat Mematikan

Kanker Sangat Mematikan

Kanker Sangat Mematikan – Lebih dari satu dari tiga orang akan menderita beberapa bentuk kanker selama hidup mereka, Para peneliti Perancis memperkirakan angka kejadian kanker akan meningkat lebih dari 75% pada tahun 2030 di negara maju, dan lebih dari 90% di negara berkembang.

Kanker bukan hanya terdiri dari satu penyakit saja, melainkan ada lebih dari 200 jenis kanker  yang berbeda, masing-masing dengan gejala, metode diagnosis dan pengobatan yang berbeda pula. Kanker terjadi ketika sel-sel dalam tubuh kita mulai bereproduksi di luar kendali dan membentuk sel-sel baru yang abnormal, sel-sel abnormal tersebut kemudian membentuk benjolan, yang dikenal sebagai tumor. Jika sel-sel dari tumor tersebut tidak dapat menyebar, maka ia disebut tumor jinak. Mereka tidak bersifat kanker dan biasanya dapat diangkat melalui prosedur pembedahan.

Jika sel mampu menyerang jaringan sehat dan organ terdekat, atau menyebar ke seluruh tubuh melalui darah atau sistem limfatik, maka tumor bersifat ganas atau kanker sangat mematikan. Sel-sel kanker cenderung menyebar jika tumor tidak diobati.

Bahkan ketika dalam proses penyembuhan, mereka yang menderita kanker memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena lagi. Namun dalam banyak kasus, penyebab pasti atau urutan peristiwa dengan mana kanker berkembang masih belum diketahui.

Sebuah penelitian terbaru telah menemukan bahwa ada lebih dari 80 penanda genetik (gen yang bermutasi) dapat meningkatkan risiko untuk terkena kanker payudara, prostat atau kanker ovarium, misalnya. Para ilmuwan yakin hasil penelitian ini bisa segera menyebabkan meluasnya penggunaan profil DNA untuk mengobati kanker sangat mematikan, meskipun pengujian genetik individu bagi mereka yang cenderung memiliki resiko seperti ketika ada riwayat keluarga menderita kanker sudah digunakan.

 

Mengapa Kanker Sangat Mematikan?

Kanker sangat mematikan karena sel-sel kanker dapat menyerang bagian lain dari tubuh, di mana mereka menetap dan tumbuh untuk membentuk tumor baru yang dikenal sebagai tumor sekunder, lokasi asli dikenal sebagai tumor primer. Sel-sel menyebar dengan masuk ke darah atau pembuluh getah bening dan menyebar ke seluruh tubuh.

Sebagai contoh, jika kanker usus telah menyebar melalui dinding usus itu sendiri, ia bisa mulai tumbuh juga di kandung kemih. Jika sel memasuki aliran darah, ia dapat melakukan perjalanan ke organ jauh, seperti paru-paru atau otak. Seiring waktu, tumor kemudian akan menggantikan jaringan normal.

Proses dari sel kanker menyebar disebut metastasis. Setelah kanker telah mulai menyebar, kemungkinan untuk sembuh sering mulai turun, karena menjadi lebih sulit untuk mengobati karena berbagai alasan.

Kanker sangat mematikan karena merugikan tubuh dalam beberapa cara. Ukuran tumor dapat mengganggu organ atau saluran di dekatnya yang membawa bahan kimia penting. Misalnya, tumor pada pankreas dapat tumbuh sehingga memblokir saluran empedu, menyebabkan pasien terkena ikterus obstruktif. Tumor otak dapat menekan bagian-bagian penting dari otak, menyebabkan hilang kesadaran, pingsan dan masalah kesehatan serius lainnya. Ada juga lebih banyak yang masalah luas, seperti kehilangan nafsu makan dan meningkatnya penggunaan energi ditandai dengan kehilangan berat badan, atau perubahan dalam sistem pembekuan darah yang menyebabkan trombosis vena dalam.

 

Bagaimana Masa Depan Pengobatan Kanker?

Bidang penelitian kanker sekarang telah berkembang begitu maju, para ilmuwan telah mencoba mencari lebih dalam untuk mengetahui apa yang salah di dalam sel-sel kanker sangat mematikan. Para peneliti menemukan bahwa tumor dapat memiliki 100.000 mutasi genetik dan berubah dari waktu ke waktu.

Dengan penentuan mutasi yang dapat menyebabkan kanker tertentu, ilmuwan berharap terbentuknya personalisasi dalam pengobatan sehingga memungkinkan memilih obat yang paling sesuai untuk bekerja pada jenis tumor tertentu.

Para ilmuwan telah menciptakan terapi kanker bertarget yang menggunakan wawasan terbaru mereka pada tingkat molekul, Pengobatan ini menghambat pertumbuhan kanker dengan mengganggu proses pertukaran genetik dan protein khusus yang terlibat dalam pertumbuhan tumor dan penyebarannya.

Peneliti di Pusat Aplikasi Laser di University of Tennessee Space Institute di Tullahoma telah mengembangkan teknologi yang bertujuan untuk mencari dan menghancurkan kanker sangat mematikan. Mereka telah memanfaatkan kekuatan laser untuk menemukan, memetakan dan menghancurkan kanker tanpa merusak organ yang sehat. Uji klinis menggunakan terapi gen juga sedang berlangsung, perawatan eksperimental ini melibatkan penambahan materi genetik ke dalam sel seseorang untuk melawan atau mencegah penyakit.

 

Kanker Sangat Mematikan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Otak Jember SMS / WA 0812 9127 3879

https://www.youtube.com/watch?v=o3mIO7jfj0A

 

Kanker otak adalah tumor otak ganas yang dapat menular dengan singkat kebagian lain dari otak dan tulang belakang. Perlu diketahui, tidak semua tumor otak bersifat ganas & bisa dikategorikan sebagai kanker. Ada juga tumor otak yang bersifat jinak. Tumor otak jinak adalah sekumpulan sel-sel otak yang tumbuh perlahan dan tidak menyebar ke bagian lain.

Tumor otak sendiri ialah pertumbuhan jaringan-jaringan otak yang tidak wajar & tidak terkendali. Pada otak, tumor dapat berkembang dari sel yang menyusun sel otak, dari saraf yang keluar-masuk ke otak, dan dari selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang (meninges).

Berdasarkan asalnya, tumor otak terbagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder. Tumor otak primer adalah tumor yang nampak pada otak, sedangkan tumor otak sekunder adalah tumor yang berasal dari bagian tubuh lain tapi menjalar ke otak.

Keseringan kasus kanker otak merupakan tipe kanker otak sekunder, dimana kanker berawal dari organ tubuh lain lalu menjalar ke otak. Jika dilihat dari stadium perkembangannya serta kecepatan pertumbuhan & penyebarannya, keganasan tumor otak dibagi menjadi empat stadium yaitu:

  • Level 1 dan 2: biasanya bersifat jinak.
  • Tingkat 3 dan 4: normalnya bersifat ganas, & dapat disebut sebagai ‘kanker’.

 

Tingkatan Kanker Otak

Penderita Kanker Otak di Indonesia

Tumor otak tidak mengenal umur dan bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Menurut data WHO, pada tahun 2012 terdapat sekitar 4900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia. Bila dilihat dari jenis kelaminnya, maka pengidap kanker otak berjenis kelamin laki-laki sedikit lebih banyak dibanding perempuan.

Penyakit genetik seperti neurofibromatosis (penyakit genetik yang menyebabkan tumor tumbuh di saraf) bisa meningkatkan risiko munculnya tumor otak. Akan tetapi, penyebab utama dari kebanyakan tumor otak belum diketahui.

 

Ciri Kanker Otak

Ciri tumor otak bervariasi dari satu penderita ke pengidap lain tergantung pada ukuran dan bagian otak yang terjangkit. Tumor bisa membuat area otak yang terjangkiti tidak berfungsi dengan baik & menekan sel otak sehingga menyebabkan sakit kepala serta kejang-kejang.

Berikut ini beberapa gejala normal tumor otak yang lain:

  • Kelelahan berlebihan dan mudah mengantuk
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan berjalan & berbicara
  • Muntah-muntah

 

Pengobatan Kanker Otak

Kanker otak primer memiliki tiga faktor yang dapat memengaruhi hasil penyembuhan:

  • Jenis sel otak yang menjadi tumor
  • Letak tumor di dalam otak
  • Keadaan kesehatan dan umur pengidap saat di diagnosis dengan tumor

 

Penyakit ini perlu ditangani secepat mungkin, seringnya dengan tindakan pembedahan untuk mengangkat sel-sel kanker sebanyak mungkin. Proses pengobatan dapat dilanjutkan dengan radioterapi, kemoterapi, / kombinasi keduanya. Bila tidak cepat dilakukan pengangkatan, kanker bisa berpotensi menyebar & merusak bagian dari otak & saraf tulang belakang, bahkan sampai ke organ lainnya.

Sedangkan pada kanker otak sekunder, manfaat perawatan hanya buat menurunkan gejala & memperpanjang usia saja. Sebab kecilnya kemungkinan bagi penderita buat sembuh total, terutama tumor ataupun kanker yang ada telah menyebar ke bagian tubuh lainnya.

 

Bagi Pengidap Kanker Otak

Merasa takut adalah hal yang wajar buat pengidap kanker otak. Seluruh keluarga pengidap wajib dikaitkan dalam segala penentuan keputusan dan langkah menjalani kehidupan sehari-hari. Keluarga juga harus memahami & mengerti tentang apa yang sedang dan mungkin akan terjadi.

Berikut ini beberapa hal yang mungkin membantu Anda, keluarga, & teman dekat buat mengatasi perubahan di dalam hidup :

  • Mencari informasi medis yang akurat tentang penyakit dan pilihan proses pengobatan kanker otak
  • Bila Anda merasa kesulitan mengingat pertanyaan & jawaban, tulis semuanya sebagai pengingat. Siapkan sesuatu untuk mencatat.
  • Sangat baik buat Anda mengambil keputusan secara aktif dalam pilihan tips penanganan dan perawatan Anda. Ini dapat menolong menghilangkan rasa takut karena ketidak pahaman & Anda pun dapat merasa punya kendali atas apa yang terjadi.
  • Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas seperti sebelum di diagnosis. Tentukan batas buat diri sendiri.

Kanker otak dapat berdampak pada kemampuan motorik, bicara, visual, serta struktur pikiran pada waktu & setelah pengobatan. Ada berbagai jenis terapi dapat dilakukan buat membantu proses pemulihan. Anda dapat menjalani konseling bila ingin membahas mengenai aspek emosional dari diagnosis dan perawatan Anda.

 

Kanker Otak

Posted in Kanker Otak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Otak Parigi SMS / WA 0812 9127 3879

https://www.youtube.com/watch?v=o3mIO7jfj0A

 

Kanker otak merupakan tumor otak ganas yang dapat menjalar dengan singkat kebagian lain dari otak dan tulang belakang. Perlu diketahui, tidak semua tumor otak bersifat ganas & bisa dikategorikan sebagai kanker. Ada juga tumor otak yang bersifat jinak. Tumor otak jinak adalah sekumpulan sel-sel otak yang tumbuh perlahan & tidak menjalar ke bagian lain.

Tumor otak sendiri ialah pertumbuhan sel-sel otak yang tidak wajar & tidak terkendali. Pada otak, tumor dapat berkembang dari sel yang menyusun jaringan otak, dari saraf yang keluar-masuk ke otak, dan dari selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang (meninges).

Menurut mulanya, tumor otak terbagi menjadi 2 yaitu primer & sekunder. Tumor otak primer ialah tumor yang timbul pada otak, sedangkan tumor otak sekunder ialah tumor yang berasal dari bagian tubuh lain namun menjalar ke otak.

Kebanyakan kasus kanker otak ialah tipe kanker otak sekunder, dimana kanker bermula dari organ tubuh lain kemudian menyebar ke otak. Jika dilihat dari level perkembangannya serta kecepatan pertumbuhan dan penyebarannya, keganasan tumor otak dibagi menjadi 4 stadium yaitu:

  • Tahap 1 dan 2: biasanya bersifat jinak.
  • Level 3 dan 4: biasanya bersifat ganas, & bisa dibilang sebagai ‘kanker’.

 

Tingkatan Kanker Otak

Penderita Kanker Otak di Indonesia

Tumor otak tidak mengenal umur dan dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Berdasarkan data WHO, pada tahun 2012 ada sekitar 4900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia. Jika dilihat dari jenis kelaminnya, maka pengidap kanker otak berjenis kelamin laki-laki sedikit lebih banyak dibanding wanita.

Penyakit genetik seperti neurofibromatosis (penyakit genetik yang menyebabkan tumor tumbuh di saraf) bisa menaikkan risiko nampaknya tumor otak. Akan tetapi, pemicu utama dari kebanyakan tumor otak belum diketahui.

 

Tanda Kanker Otak

Indikasi tumor otak beragam dari satu pengidap ke pengidap lain tergantung pada ukuran dan bagian otak yang terjangkit. Tumor dapat membuat area otak yang terjangkiti tidak berfungsi dengan baik & menekan jaringan otak sehingga menyebabkan sakit kepala serta kejang-kejang.

Berikut ini beberapa ciri normal tumor otak yang lain:

  • Kecapekan berlebihan & mudah mengantuk
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan berjalan dan berbicara
  • Muntah-muntah

 

Pengobatan Kanker Otak

Kanker otak primer mempunyai tiga faktor yang dapat memengaruhi hasil pengobatan:

  • Jenis sel otak yang menjadi tumor
  • Letak tumor di dalam otak
  • Kondisi kesehatan & umur pengidap saat di diagnosis dengan tumor

 

Penyakit ini perlu ditangani secepat mungkin, seringnya dengan tindakan pembedahan buat mengangkat sel-sel kanker sebanyak mungkin. Proses pengobatan dapat dilanjutkan dengan radioterapi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya. Bila tidak cepat dilakukan pembedahan, kanker bisa berpotensi menjalar & merusak bagian dari otak & saraf tulang belakang, bahkan sampai ke organ lainnya.

Sedangkan pada kanker otak sekunder, manfaat perawatan cuma untuk menurunkan tanda & memperpanjang umur saja. Karena kecilnya kemungkinan bagi penderita buat sembuh tuntas, terutama tumor ataupun kanker yang ada sudah menular ke bagian tubuh lainnya.

 

Bagi Pengidap Kanker Otak

Merasa takut ialah hal yang wajar bagi pengidap kanker otak. Seluruh keluarga pengidap harus dihubungkan dalam segala penentuan keputusan & cara menjalani kehidupan sehari-hari. Keluarga juga harus memahami dan mengerti tentang apa yang sedang & mungkin akan terjadi.

Berikut ini beberapa hal yang mungkin membantu Anda, keluarga, & teman dekat untuk mengatasi perubahan di dalam hidup :

  • Mencari informasi medis yang akurat tentang penyakit dan pilihan proses penyembuhan kanker otak
  • Bila Anda merasa kesulitan mengingat pertanyaan dan jawaban, tulis semuanya sebagai pengingat. Siapkan sesuatu untuk mencatat.
  • Sangat baik untuk Anda mengambil keputusan secara aktif dalam pilihan tips penanganan dan perawatan Anda. Ini dapat membantu menghilangkan rasa takut karena ketidak pahaman & Anda pun dapat merasa punya kendali atas apa yang terjadi.
  • Jangan memaksakan diri buat beraktivitas seperti sebelum di diagnosis. Tentukan batas buat diri sendiri.

Kanker otak dapat berakibat pada kemampuan motorik, bicara, visual, serta pola pikiran pada saat & setelah pengobatan. Ada berbagai jenis terapi bisa dilakukan buat membantu proses pemulihan. Anda dapat menjalani konseling jika ingin membahas tentang aspek emosional dari diagnosis dan perawatan Anda.

 

Kanker Otak

Posted in Kanker Otak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Otak Blora SMS / WA 0812 9127 3879

https://www.youtube.com/watch?v=o3mIO7jfj0A

 

Kanker otak adalah tumor otak ganas yang bisa menyebar dengan cepat kebagian lain dari otak & tulang belakang. Perlu diketahui, tidak semua tumor otak bersifat ganas & bisa dikategorikan sebagai kanker. Ada juga tumor otak yang bersifat jinak. Tumor otak jinak ialah sekumpulan sel-sel otak yang tumbuh perlahan & tidak menjalar ke bagian lain.

Tumor otak sendiri adalah pertumbuhan sel-sel otak yang tidak wajar dan tidak terkendali. Pada otak, tumor dapat berkembang dari sel yang menyusun sel otak, dari saraf yang keluar-masuk ke otak, dan dari selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang (meninges).

Menurut mulanya, tumor otak terbagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder. Tumor otak primer ialah tumor yang timbul pada otak, sedangkan tumor otak sekunder adalah tumor yang berasal dari bagian tubuh lain namun menjalar ke otak.

Kebanyakan kasus kanker otak ialah macam kanker otak sekunder, dimana kanker berawal dari organ tubuh lain lalu menyebar ke otak. Bila dilihat dari tingkat perkembangannya serta kecepatan pertumbuhan dan penularannya, keganasan tumor otak dibagi menjadi 4 tingkat yaitu:

  • Stadium 1 dan 2: normalnya bersifat jinak.
  • Tahap 3 dan 4: normalnya bersifat ganas, dan dapat dibilang sebagai ‘kanker’.

 

Tingkatan Kanker Otak

Penderita Kanker Otak di Indonesia

Tumor otak tidak mengenal usia & bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Menurut data WHO, pada tahun 2012 terdapat sekitar 4900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia. Bila dilihat dari jenis kelaminnya, jadi penderita kanker otak berjenis kelamin pria sedikit lebih banyak dibanding perempuan.

Penyakit genetik seperti neurofibromatosis (penyakit genetik yang mengakibatkan tumor tumbuh di saraf) bisa menaikkan risiko munculnya tumor otak. Akan tetapi, pemicu utama dari kebanyakan tumor otak belum diketahui.

 

Gejala Kanker Otak

Indikasi tumor otak beragam dari satu pengidap ke pengidap lain tergantung pada ukuran & bagian otak yang terjangkit. Tumor dapat membuat area otak yang terserang tidak berfungsi dengan baik dan menekan jaringan otak sehingga menyebabkan sakit kepala serta kejang-kejang.

Berikut ini beberapa gejala umum tumor otak yang lain:

  • Kelelahan berlebihan & mudah mengantuk
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan berjalan & berbicara
  • Muntah-muntah

 

Penyembuhan Kanker Otak

Kanker otak primer mempunyai tiga faktor yang dapat memengaruhi hasil penyembuhan:

  • Jenis sel otak yang menjadi tumor
  • Letak tumor di dalam otak
  • Kondisi kesehatan & usia penderita saat di diagnosis dengan tumor

 

Penyakit ini perlu ditangani secepat mungkin, biasanya dengan tindakan pembedahan buat mengangkat sel-sel kanker sebanyak mungkin. Proses penyembuhan bisa dilanjutkan dengan radioterapi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya. Bila tidak cepat dilakukan pembedahan, kanker dapat berpotensi menular & merusak bagian dari otak & saraf tulang belakang, bahkan sampai ke organ lainnya.

Sedangkan pada kanker otak sekunder, manfaat perawatan hanya untuk menurunkan gejala & memperpanjang umur saja. Sebab kecilnya kemungkinan bagi penderita buat sembuh total, terutama tumor ataupun kanker yang ada telah menular ke bagian tubuh lainnya.

 

Bagi Penderita Kanker Otak

Merasa takut adalah hal yang wajar bagi penderita kanker otak. Seluruh keluarga pengidap wajib dilibatkan dalam segala penentuan keputusan dan langkah menjalani kehidupan sehari-hari. Keluarga juga harus memahami dan mengerti tentang apa yang sedang dan mungkin akan terjadi.

Berikut ini beberapa hal yang mungkin membantu Anda, keluarga, dan teman dekat buat menangani perubahan di dalam hidup :

  • Mencari informasi medis yang akurat mengenai penyakit dan pilihan proses pengobatan kanker otak
  • Jika Anda merasa kesulitan mengingat pertanyaan & jawaban, tulis semuanya sebagai pengingat. Siapkan sesuatu buat mencatat.
  • Sangat baik untuk Anda mengambil keputusan secara aktif dalam pilihan cara penanganan & perawatan Anda. Ini bisa membantu menghilangkan rasa takut akibat ketidak pahaman & Anda pun dapat merasa punya kendali atas apa yang terjadi.
  • Jangan memaksakan diri buat beraktivitas seperti sebelum di diagnosis. Tentukan batas buat diri sendiri.

Kanker otak dapat berdampak pada kemampuan motorik, bicara, visual, serta struktur pikiran pada waktu dan setelah pengobatan. Ada berbagai tipe terapi bisa dilakukan untuk membantu proses pemulihan. Anda bisa menjalani konseling bila ingin membahas tentang aspek emosional dari diagnosis dan perawatan Anda.

 

Kanker Otak

Posted in Kanker Otak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment